√ Jenis Kelinci Yang ada Di Indonesia (Dibahas Lengkap)

2 min read

Jenis Kelinci Yang ada Di Indonesia (Dibahas Lengkap)

Jenis Kelinci Yang ada Di Indonesia (Dibahas Lengkap) – Hai sobat Berkebun kembali lagi kita bertemu, kali ini kita akan membahas lengkap mengenai jenis kelinci yang ada di negara kita Indonesia. Dapat kita lihat dari perkembangan beberapa tahun belakangan ini. Penggemar jenis ternak kelinci hias masih mendominasi dibandingkan dengan ternak jenis kelinci potong. Bagi para penggemar hewan, kelinci memang masih menjadi pilihan untuk anda semua yang senang memelihara binatang peliharaan.

Jenis Kelinci Yang ada Di Indonesia (Dibahas Lengkap)

Bagi anda semua yang ingin membeli kelinci atau hanya untuk mendapatkan informasi tentang varietas kelinci. Berikut ini adalah beberapa jenis kelinci yang ada di dunia dan sebagian ada di Indonesia.

1. New Zealand White Rabbit

Meskipun jenis kelinci ini bernama New Zealand White namun sebenarnya bukan berasal dari New Zealand melainkan dari Amerika lo sobat berkebun.

Jenis kelinci ini merupakan hasil persilangan Flemish Giant dengan bobot mencapai 5,5 kg dan bisa bertahan hidup hingga 10 tahun jika dipelihara dengan benar. Untuk sekali kelahiran biasanya jenis kelinci New Zealand White mampu melahirkan anak 8-12 ekor. Jenis kelinci ini memiliki ciri khas bulu putih albino dan mata berwarna merah seperti kelinci lokal (kelinci Jawa).

2. Angora Giant Rabbit

Selanjutnya ialah kelinci anggora giant, ras ini tercipta dari hasil persilangan antara flemish giant dengan kelinci english angora yang menciptakan kelinci angora raksasa, berat rata-rata kelinci ini saat dewasa adalah 10kg lebih ringan dari kelinci Flemish tetapi karena bulunya yang lebat membuat kelinci ini terlihat lebih besar.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Mudah dan Praktis untuk Pemula (Sukses)

3. Belgian Rabbit

Jenis kelinci Belgia sebenarnya bukan termasuk jenis kelinci liar, tetapi jenis kelinci ini merupakan kelinci domestik yang berpenampilan mirip dengan kelinci liar. Kelinci ini pertama kali diperkenalkan di Belgia pada awal tahun 1700-an dan mulai menyebar ke Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1800-an.

Jika dibandingkan dengan jenis kelinci domestik lainnya, kelinci Belgia memiliki tubuh yang lebih ramping dengan telinga panjang dan kaki belakang yang lebih panjang. Mereka memiliki julukan sebagai “poor man’s racehorse” atau kuda pacuan untuk orang menengah ke bawah.

Kelinci Belgia ini dikenal sebagai kelinci dengan tingkat kepintaran yang tinggi, bahkan mereka dianggap oleh banyak orang sebagai spesies kelinci domestik yang paling cerdas. Mereka juga dikenal ramah, walaupun terdapat beberapa diantaranya tidak bisa diam. Ini karena mereka sangat suka bermain serta membutuhkan banyak latihan.

4. Havana Rabbit

Untuk jenis kelinci Havana ini termasuk ras kelinci tertua di dunia karena sudah dikembangkan di Belanda sejak tahun 1898 silam. Penyebaran kelinci Havana terbilang cepat, sebab memasuki tahun 1908 jenis kelinci ini sudah tersebar diseluruh daratan Eropa.

Baru pada tahun 1916 kelinci Havana dipasarkan di Amerika dan Asia termasuk Indonesia. Dulunya mereka di kembangbiakan oleh beberapa orang antara lain, Fee de Marbourg, Perle Biaya dan Gris Perle de Hal.

Kelinci jenis ini telah diakui oleh American Rabbit Breeders Association dalam empat jenis varian warna yang mereka miliki antaranya: coklat, biru, dan hitam. Berat rata-rata mereka adalah antara (2,0 kg) dan (2,9 kg).

5. Himalayan Rabbit

Kelinci ini mirip dengan kelinci English Spot, jenis kelinci Himalayan didominasi bulu warna putih namun memiliki warna lain di bagian hidung, kaki, dan telinga.

Uniknya lagi kelinci Himalayan memiliki mata warna pink, mungkin warna mata paling unik diantara jenis-jenis kelinci lainnya. Kelinci yang memiliki bobot rata-rata 3 kg ini suka tidur di siang hari dan akan sangat aktif pada malam hari.

Baca Juga:  Ikan Mas Hias Ras : Sejarah, Jenis dan Cara Memelihara

6. English Spot

Seperti namanya, jenis kelinci English Spot berasal dari Inggris dan mulai dibudidayakan lebih dari satu abad yang lalu. Kelinci yang juga populer disebut English Rabbit ini awalnya adalah hasil perkawinan silang antara kelinci jenis English Lop, Flemish Giant, Angora, Himalayan, Dutch, Silver, dan Patagonian.

Kelinci English Spot mempunyai warna bulu putih dominan dengan beberapa spot warna coklat, abu-abu, juga hitam. Kelinci ini juga memiliki ciri khas garis spot berwarna coklat, abu-abu, atu hitam pada bagian punggungnya.

7. Angora Rabbit

Jenis kelinci yang satu ini memiliki khas tersendiri yaitu dengan bulunya yang sangat tebal dan halus. Bagi masyarakat menengah keatas justru banyak yang memelihara kelinci Angora sebagai kelinci hias dirumahnya. Di dunia ada beberapa jenis kelinci Angora yang sangat terkenal yaitu kelinci Angora peranakan Flemish Giant, Angora peranakan Satin, Angora Jerman, Angora Inggris, dan Angora Perancis.

Ras kelinci Angora Inggris adalah jenis kelinci Angora paling kecil. Ketika dewasa kelinci Angora Inggris rata-rata hanya berbobot 2,3 kg. Sedangkan untuk kelinci Angora yang paling bongsor adalah jenis Angora peranakan Flemish Giant yang bobotnya bisa mencapai 5 kg ketika berusia dewasa.

Demikian pembahasan singkat untuk mengenal mengenai Jenis Kelinci Yang ada Di Indonesia (Dibahas Lengkap) mudah-mudahan menambah wawasan kita akan dunia hewan, semoga bermanfaat trimakasih.