√ Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap)

2 min read

√ Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap)

Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap)Hai sobat berkebun, kali ini berkebun.co.id akan membahas secara lengkap mengenai Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap) oleh sebab itu mari kita simak artiker berikut ini :

Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap)

Kacang tanah atau bahasa latinnya disebut Arachis Hypogaea, tanaman kacang tanah ini merupakan tanaman yang paling banyak ditanam oleh para petani dan juga sebagai tanaman tumpang sari atau bisa di tanam disela-sela tanaman lain.

Budidaya kacang tanah ini cocok jika di tanam di daerah dengan curah hujan sedang. Curah hujan yang terlalu tinggi akan menyebabkan bunga kacang sulit diserbuki dan zona perakaran terlalu lembab sehingga menyuburkan pertumbuhan jamur dan penyakit yang dapat menyerang buah kacang. Penyinaran matahari yang penuh sangat dibutuhkan saat perkembangan daun dan pembesaran buah pada tanaman kacang tanah. Budidaya kacang tanah ini idealnya berada di ketinggian 50 hingga 500 meter dari permukaan laut. Namun, tanaman kacang tanah ini juga bisa beradaptasi hingga ketinggian 1500 meter.

Untuk budidaya kacang tanah sangat efektif dilakukan pada tanah yang gembur dengan kandungan unsur hara kalsium, nitrogen, kalium dan pospat yang cukup. Derajat keasaman (pH) idealnya bagi tumbuhan ini sekitar 5-6,3. Memiliki tanah gembur dengan struktur yang ringan sangat baik untuk perkembangan ginofor, buah yang akan memanjang ke dalam tanah.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menanam kacang tanah agar berhasil dan mendapatkan buah kacang yang berkualitas.

1. Mempersiapkan lahan tanam kacang yang baik

Pengolahan tanah yang baik dengan cara membajak dan menggemburkan tanah yang menggumpal, itu sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman kacang tanah ini. Kemudian anda dapat menambahkan kapur sebanyak dua ton per hektar, lalu campurkan secara merata dengan tanah yang telah dihancurkan, dan diamkan selama dua hari.

Baca Juga:  Makanan Yang Mengandung Fosfor

Selanjutnya anda bisa gunakan pupuk kandang yang sudah jadi atau pupuk kompos sebagai pupuk dasarnya. Apabila tersedia, gunakan campuran pupuk kandang dari kotoran ayam dengan kotoran kambing atau sapi,  aduk secara merata dengan tanah yang sudah halus tadi. Budidaya kacang tanah bisa dilakukan dengan bedengan atau tanpa bedengan. Bedengan dapat digunakan apabila area lahan yang digunakan rawan dengan genangan air.

2. Pemilihan benih yang unggul

Jika anda ingin menghasilkan buah kacang yang baik dan mendapatkan hasil panen yang maksimal, maka benih yang anda pilih harus benar-benar berkualitas. Benih kacang tanah didapatkan dari kacang yang dibiarkan sampai berumur tua, yang diperkirakan berumur 100 hari. Buah yang siap dijadikan bibit memiliki warna kehitaman dan apabila dibuka tidak memiliki selaput pada bagian dalam cangkang kacang. Setelah benih dipanen, sortasi terlebih dahulu kacang yang akan dijadikan bibit kemudian jemur selama 4-5 hari samapai benar-benar kering. Untuk menjaga kualitas benih kacang tanah sebaiknya anda simpan selama 3-6 bulan saja. Cangkang kacang sebaiknya tidak dikupas selama masa penyimpanan. Buka cangkang hanya apabila benih akan ditanamkan. Benih yang paling baik untuk ditanam adalah benih yang baru.

3. Penanaman benih

Setelah anda mendapatkan benih kacang tanah yang berkualitas maka lakukan penanaman. Pada saat penanaman sebaiknya tanah dalam kondisi lembab, jika tanah dalam kondisi kering maka sebaiknya lakukan pengairan sebelum penugalan. Penanaman kacang tanah dapat dilakukan dengan cara ditugal dengan jarak tanam kurang lebih 25×25 cm. Isi setiap lubang yang sudah ditugal dengan satu atau 2 butir benih kacang tanah. Diperlukan kurang lebih 50 kg benih untuk satu hektarnya. Setelah benih ditanam, siram setiap pagi dan sore. Kacang tanah akan berkecambah setelah 4-7 hari.

Baca Juga:  Lavender Belanda : Sejarah, Jenis, Morfologi dan Cara Tanamnya

4. Perawatan dan pengendalian hama penyakit

Tanaman kacang tanah biasanya sudah tumbuh serempak setelah satu minggu dan mulai berbunga pada umur kurang lebih 20 hari dan berlanjut hingga umur 75 hari. Hanya bunga yang keluar diatas umur 30 hari yang akan menjadi polong. Setelah terjadi penyerbukan dan pembuahan, maka akan tumbuh ginofor atau bakal buah pada hari ke-3 sampai ke-4. Kemudian ginofor tersebut akan menuju dan menembus tanah untuk membentuk sebuah polong.

Perawatan yang anda perlukan pada saat tanaman kacang berbunga adalah, pemberian pupuk tambahan, dan sebaiknya tambahkan pupuk yang banyak mengandung posfor, supaya akan menghasilkan buah yang bagus dan lebat. Selain itu juga, lakukan penyiangan dan pembubunan tanah sehingga menutupi akar, batang dan daun bagian bawahnya. Hal ini bertujuan untuk memperbanyak biji.

Tanaman kacang tanah ini termasuk rentan terhadap hama dan penyakit, hama yang menyerang biasanya seperti wereng kacang, thrip dan ulat grayap. Untuk cara pengendaliannya adalah gunakan dengan insektisida imidakloprid, insektisida permetrin, dan betasiflurin. sedangkan untuk penyakit biasanya bercak daun, karat daun dan layu bakteri.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Menanam Kacang Tanah 100% Berhasil (Panduan Lengkap) yang dapat dijelaskan dengan terperinci oleh berkebun.co.id mudah-mudahan bermanfaat bagi pembacanya selamat mencoba semoga sukses terimakasih.