Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula

4 min read

Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula

Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Budidaya Ulat Jerman.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula


Tidak hanya jual beli burung, kebutuhan pakan buat burung pula bertambah ,jadi kesempatan bisnis lain yang bisa dicoba bersamaan berjalannya trend memelihara burung tersebut terbuka peluangnya.

Salah satu tipe pakan burung yang bisa diberikan merupakan ulat dengan bermacam jenisnya, salah satunya merupakan ulat jerman.

Ulat Jerman yang diketahui dengan nama superworm ini lumayan banyak peminatnya. Tipe ulat yang satu ini banyak dimanfaatkan buat pakan burung.

Perihal inilah yang mendukung banyak orang buat melaksanakan budidaya terhadap tipe ulat tersebut.Ada sebagian panduan budidaya Ulat Jerman buat pendatang baru supaya dapat dicoba dengan sukses.

Isi gizi yang tercantum di dalam Ulat Jerman sangatlah bagus buat penuhi konsumsi nutrisi yang diperlukan hewan peliharaan semacam burung.


Panduan Budidaya Ulat Jerman Untuk Pemula

Berikut panduan budidaya ulat jerman buat pemula yang efisien supaya membagikan hasil panen yang melimpah dalam uraian di bawah ini.

  • Persiapan Kandang

Saat sebelum membudidayakan ulat Jerman pastinya kita memerlukan kandang ataupun tempat pembudidayaannya terlebih dulu,kita wajib pintar memilah tempat pembudidayaan.

Tempat yang sesuai buat ulat Jerman ini yaitu jauh dari kebisingan ataupun hening, jangan hingga kita buatnya di pinggir jalur.

Kemudian jauhkan dari tempat yang suhunya sangat panas, sebab perihal itu dapat menimbulkan ulat kilat mati, begitu juga dengan tempat yang dingin.

Jauhi tempat yang bersebelahan dengan pemangsa, semacam peternakan ayam, cicak, katak, semut, tikus, serta lain- lainnya.

  • Pembuatan Gubuk

Sebenanya gubuk ataupun raungan budidaya ini tidak lah wajib terbuat, tetapi bila kita tidak mempunyai ruang lebih kita dapat buatnya dengan simpel, berikut cara- cara pembuatannya.

Metode Membuat Rumah/ Gubuk Kandang ulat jerman yang Benar serta Hemat:

Mengirit pengeluaran bayaran dini, zona dasar gubuk jangkrik lumayan dengan tanah, asalkan tidak becek.

Upayakan posisi dasar kandang lebih besar, perihal ini buat mengestimasi air masuk di dikala masa penghujan.

Buat jenis gubuk yang semi batako ialah bagian dasar lumayan dengan 1, 5 m batako, serta di atasnya diberi asbes serta angin- angin. Dapat lebih hemat bila bilik gubuk memakai asbes dengan ketinggian minimun 2 m.

Bagian atap gubuk upayakan memakai asbes saja. Asbes sangat bagus melindungi temperatur sebab sifatnya yang menyerap panas.

Besar gubuk  ini buatlah cuma dekat 2–4 m, perihal ini bertujuan supaya tidak banyak ruang yang bisa memunculkan temperatur dingin di dalam rumah jangkrik.

Baca Juga:  Karakteristik Ikan Mas : Sejarah, Ciri Morfologi, Jenis, Klasifikasi dan Fakta Unik

Bila gubuk buat tempat box telah clear, hingga berikutnya membuat box yang cocok dengan kriteria bidang dalamnya gubuk ulat jerman.

Buatlah senyaman bisa jadi dengan dimensi yang pas, serta dimensi ini pastinya membiasakan ruangan yang terdapat di dalam gubuk yang sudah terbuat.

  • Pembuatan box

Bahan- bahan pembuatan box

    • Papan dengan dimensi panjang 60 centimeter, lebar 40 centimeter, besar minimun 7 centimeter serta tebal kurang lebih 1 cm
    • Teriplek dimensi 4mm( lebih tebal lebih bagus)
    • Lakban
    • Kompon
    • Paku 4 centimeter serta paku triplek

Langkah- langkah pembuatan

    • Awal, sambungkan papan dengan dimensi semacam di atas sampai membentuk kotak memakai paku dimensi 4cm.
    • Taruh kotak tersebut di atas triplek yang masih belum dipotong- potong.
    • Buatlah garis dengan pensil menjajaki dimensi kotak.
    • Sehabis itu gergaji teriplek menjajaki garis pensil.
    • Sehabis triplek terpotong, lekas tempelkan pada kotak kemudian paku hingga dirasa lumayan kokoh.
    • Rekatkan lakban mengelilingi bagian dalam box, serta pemasangan lakban hendaknya agak keatas
    • Bila telah berakhir oleskan kompon yang telah dicampur dengan air ke tiap sambungan papan serta triplek bagian dalam box.
    • Terakhir, kaki penyangga buat box dapat dipasangi gelas plastik kecil yang telah diisi oli. Perihal tersebut bertujuan buat menghindarkannya dari semut.
    • Pembuatan tutup box

Jadi sistem buat menutup boxnya merupakan terbuat semacam lemari laci. Kita menumpukan sebagian box keatas, optimal 10 supaya tidak sangat besar. Kita tidak butuh repot- repot buat membuat banyak penutup box, lumayan satu penutup buat tiap 10 box.

Cara- cara membuat tutup box

Penutup ini bisa memakai waring/ jaring ikan. Guna penutup ini merupakan buat menghindari ulat jerman supaya tidak dimakan pemangsa yang masuk ke dalam box.

Jangan buat penutup yang menutupi seluruhnya, perputaran udara wajib senantiasa wajar supaya membuat temperatur normal.

Berikutnya dibutuhkan pecahan bambu yang telah disisiki( dihaluskan), bambu ini berperan bagaikan kerangka waring supaya kaku serta gampang di pakai buat menutup box.

Bahan terakhir merupakan terpal/ plastik tebal. Terpal digunakan buat menutup kandang jangkrik pada dikala temperatur dingin. Buatlah kerangka bambu supaya tutup terpal gampang digunakan.

  • Membeli Kumbang Ulat Jerman

Bibit ulat jerman ialah” Kumbang Jerman”.  Tiap Kotak bibit kumbang jerman merupakan beberapa 500 ekor Kumbang yang bisa menciptakan minimun 10 Kilogram Ulat jerman dikala panen.

Dalam Panduan ini kami menganjurkan Kamu membeli 10 Kotak Kumbang Jerman sebab memanglah mayoritas peternak awal mulanya membeli 10 Kotak Kumbang.

  • Proses Pembibitan

Kotak Kumbang( Bibit) telah didesain sedemikian rupa sehingga kita tinggal menyimpan Kotak Kumbang diatas kotak kosong yang telah diisi Pollard seperlunya.

Pollard merupakan santapan ulat jerman tiap harinya. Kita mendiamkan Kotak kumbang sepanjang 15 hari tujuannya merupakan supaya Kumbang bertelur di kotak kosong yang kita sajikan tadi.

Sehabis 15 hari, Kotak ulat kosong telah berisi telur ulat jerman, serta kita hendak memindahkan Kotak Kumbang ke kotak ulat kosong yang lain serta begitu seterusnya.

Baca Juga:  √ Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)

Sepanjang Kumbang bertelur Kamu harus berikan makan kumbang dengan potongan- potongan buah manisa/ wortel/ labu seperlunya 2 hari sekali.

  • Proses Perkembangbiakkan Ulat Jerman

Telur ulat jerman hendak menetas jadi ulat dengan dimensi yang sangat kecil. Sehabis 15 hari ulat telah mulai nampak pergerakkannya.

Kamu harus berikan santapan( Pollard) serta minuman( Potongan Manisa/ Wortel/ Labu) pada ulat jerman. Pemberian santapan( Pollard) tidak didetetapkan banyaknya, jika habis lekas diberikan lagi.

Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula

Perawatan Ulat Jerman

Larva ulat jerman ini membutuhkan konsumsi santapan serta minuman buat mengoptimalkan berkembang kembangnya. Polard gandum ataupun dedak ialah santapan yang cocok buat larva ulat jerman.

Berikutnya buat memadai konsumsi cairan ulat jerman ialah lumayan dengan membagikan potongan ataupun irisan kecil buah- buahan yang sudah dicuci bersih. Buah- buahan yang kerap digunakan merupakan pepaya mentah serta waluh.

Pencucian santapan ini menjauhi isi zat insektisida yang masih melekat pada buah yang hendak berdampak parah untuk ulat Jerman bila memakannya.

  • Pemeliharaan Kandang

pemeliharaan kotak bisa dicoba dengan metode menyemprot ruangan dengan kombinasi larutan formalin dengan dosis 25ppm ataupun kalium permanganat dengan dosis 20ppm.

Sehabis penyemprotan dicoba diamkan kotak serta ruangan 7- 10 hari sehabis itu siap buat digunakan.

  • Pemberian Pakan

Telur ulat jerman hendak menetas jadi ulat dengan dimensi yang sangat kecil. Sehabis 15 hari ulat telah mulai nampak pergerakkannya.

Teman Biru harus berikan santapan Pollard serta minuman Potongan buah pada ulat jerman. Pemberian santapan Pollard tidak didetetapkan banyaknya, jika habis lekas diberikan lagi.

Sebaliknya pemberian minuman merupakan membagikan potongan buah- buah tersebut satu hari sekali pada jam yang sama.Keteraturan pemberian minuman ini sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan ulat jerman.


Pemanenan

Sehabis 3 bulan, telah dapat memanen ulat Jerman, krena ukurannya telah jadi besar, dan dapat menjualnya ke pengepul terdekat ataupun menjual secara online.

Berikut merupakan simulasi perhitungan bisnis ulat jerman:

Bila 1 kotak Kumbang( bibit) berisi 500 ekor Kumbang.

1 Kotak Kumbang bisa menciptakan rata- rata sedikitnya 10 Kg Ulat Jerman dikala panen.

Masing- masing bulan terdapat 2 kali panen, sebab pembibitan dicoba tiap 15 hari otomatis panennya pula tiap 15 hari.

Harga per Kg Ulat Jerman akan kami beli dengan harga 25. 000, dan Harga ini tidak sempat turun malah kebalikannya terus naik.

Jadi kita tarik kesimpulan buat menghitung pemasukan per bulan merupakan bagaikan berikut:

Jumlah Kotak x Hasil Panen( Kilogram) x 2 kali panen perbulan x Harga per Kg= Pemasukan Masing- masing Bulan.

Maka Bila Kamu mempunyai 10 Kotak Kumbang hingga: 10 x 10 x 2 x 25. 000= 5. 000. 000/ Bulan.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Ulat Jerman : Panduan Sukses Modal Ringan Untuk Pemula , yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.