Tanaman Pare, Cara Menanam & Merawatnya (Sukses)

2 min read

Tanaman Pare, Cara Menanam & Merawatnya (Sukses)

Tanaman Pare, Cara Menanam & Merawatnya (Sukses) – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang cara menanam dan merawat tanaman pare, yang mana pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara singkat dan terperinci melalui artikel berikut ini :

Tanaman Pare, Cara Menanam & Merawatnya (Sukses)

Pare atau paria adalah salah satu tanaman sayuran yang hidupnya dengan cara merambat, memiliki warna hijau terang dan rasanya yang pahit. Meski rasanya yang pahit tetapi buah pare sangat digemari dan diolah dengan benar.

Buah pare banyak mengandung zat yang berguna bagi kebutuhan tubuh, diantaranya vitamin A, vitamin C, fosfor dan zat besi.

Selain itu juga kandungan serat yang terdapat pada buah pare sangat baik untuk membantu proses pencernaan. Protein, tiamin dan pro-vit A yang terdapat pada ujung buah pare itu sangat baik untuk kebutuhan tubuh kita.

Oleh sebab itu jika anda akan belajar bercocok tanam, berikut ini adalah cara menanam dan merawat pare yang baik dan benar untuk menghasilkan buah pare yang melimpah.

Lahan Tanam

Langkah pertama adalah anda harus mempersiapkan lahan tanam yang baik, sesuai kebutuhan syarat tumbuh tanaman pare tersebut. Pengolahan tanah yang baik adalah melakukan penggemburan tanah terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul.

Selanjutnya campur tanah tersebut dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Buatlah bedengan dengan ukuran lebar kurang lebih 60 – 80 cm dan tinggi kurang lebih 15 – 20 cm. Sedangkan panjang bedengan disesuaikan dengan lahan. Jarak antar bedengan antara 1,5 – 2,5 m, disesuaikan dengan kondisi kesuburan tanah.

Baca Juga:  √ Cara Mudah Menanam Bunga Mawar Putih (Panduan Lengkap)

Jangan lupa pare adalah tanaman yang hidupnya merambat, maka buatlah lanjaran dengan menggunakan bambu atau ranting yang kokoh, tancapkan di setiap dekat dengan lubang benih.

Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar sangat dibutuhkan untuk menjaga kesuburan tanah, dengan tujuan agar tanaman yang akan ditanam tumbuh dengan sehat dan sempurna.

Pupuk dasar ditaburkan secara merata diatas bedengan kemudian ditutup/diaduk secara merata dengan tanah.  Pupuk dasar yang baik adalah TSP,Kcl dan ZA (Perbandingan 2 : 1 : 1) dengan dosis 15 – 20 kg/400 m2. Sebaiknya pupuk dasar ditabur sekitar 15-20 hari sebelum tanam.

Benih Pare

Dalam bercocok tanam benih yang baik adalah salah satu pokok utama dalam keberhasilan berbudidaya. Usahakan pilihlah benih yang unggul tahan terhadap serangan penyakit dan produktivitas tinggi. Sebeleum ditanam anda bisa melakukan pemecahan benih lalu rendam benih tersebut dalam air agar memudahkan dalam berkecambah.

Penanaman Benih

Benih dapat ditanam dengan dua cara yaitu dengan cara disemai terlebih dahulu, dan dengan cara di tanam secara langsung. Jika dimusim penghujan sebaikya anda dapat langsung menanamnya tanpa harus melakukan penyemaian.

Isilah 2-3 biji disetiap lubang tanam, dengan kedalaman sekitar 2-3 cm, biasanya kecambah akan muncul setelah umur 1-2 minggu. Jika benih tumbuh semua maka sisakan 1 tanaman saja, pilih tanaman yang tumbuh dengan sehat.

Perawatan Tanaman

Proses perawatan tanaman pare sebetulnya tidak terlalu sulit, tetapi jika anda ingin menghasilkan buah pare yang maksimal maka anda tetap harus melakukan perawatan yang optimal. Berikut ini adalah perawatan yang harus anda lakukan.

  • Penyiraman, jika penanaman dimusim kemarau maka anda harus rajin melakukan penyiraman di pagi dan sore hari, dengan tujuan agar kebutuhan air terhadap tanaman tetap terjaga.
  • Pemupukan, Pemupukan susulan sebaiknya dilakukan pertamakali pada saat tanaman berusia sekitar 3-4 minggu. Pemupukan bisa dilakukan dengan cara ditabur merata disekeliling tanaman kemudian ditutup dengan tanah,. atau dengan cara dikocor dengan cara dicampur dengan air dengan dosis 5 – 10 gram / tanaman.
  • Pengikatan, lakukan pengikatan tanaman yang mulai tumbuh ke tiang ajir dengan menggunakan tali, agar tanaman dapat tumbuh merambat dengan rapih dan tidak roboh jika diterpa oleh angin.
Baca Juga:  Cara Menanam Binahong : Manfaat, Cara Budidaya Dan Hasil Panen

Pengendalian Hama dan Penyakit

Lakukan pengamatan secara rutin terhadap hama dan penyakit pada tanaman anda, jika tanaman tetap terserang hama dan penyakit maka lakukan pengendalian dengan menggunakan fungisida secara selektif.

Pemanenan

Tanaman pare dapat anda panen setelah tanaman berumur sekitar 50-60 hari setelah tanam. Selanjutnya bisa dilakukan setiap 2 hari. Buah siap panen adalah buah yang beratnya sudah mencapai sekitar 250 gram.

Demikian ulasan mengenai  Tanaman Pare, Cara Menanam & Merawatnya (Sukses) yang dapat dijelaskan dengan singkat dan terperinci oleh berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.