Cara Merawat Pohon Anggur

Cara Merawat Pohon Anggur – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Merawat Pohon Anggur.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Cara Merawat Pohon Anggur


Buah anggur ialah salah satu tumbuhan yang sangat banyak dimakan serta digemari oleh mayoritas orang di segala dunia termasuk di Indonesia sendiri.

Anggur ialah salah satu tipe tumbuhan buah yang mempunyai ciri merambat serta banyak sekali yang memakainya buat di budidayakan baik buat skala besar ataupun skala kecil.

Buah ini mempunyai cita rasa yang lezat serta mempunyai banyak sekali khasiatnya, salah satunya buat metabolism badan serta terkenal jitu buat menghindari perkembangan sel kanker.

Perihal ini disebabkan anggur mempunyai 2 senyawa aktif antioksidan ialah resveratrol serta polifenol.

Kamu dapat komsumsi buah anggur ini dengan metode di juice maupun di makan secara langsung tanpa diolah terlebih dulu.

Nilai jual dari tumbuhan anggur ini pula masih termasuk besar, sebab anggur mempunyai konsumen baik dari golongan kanak-kanak ataupun dewasa.

Maka dari itu banyak orang yang mulai berupaya buat menanam tumbuhan buah anggur ini buat di budidayakan.

Tingkatan kesusahan yang besar kala menanam anggur juga jadi perihal yang menakutkan untuk mayoritas orang, cuma sedikit petani anggur yang dapat dibilang sukses.


Berikut langkah-langkah penanaman serta perawatan anggur

Syarat tumbuh

Tumbuhan anggur merah membutuhkan tanah yang produktif, gembur, serta kaya bahan organik dengan pH dekat 6–7.

Termasuk tumbuhan dataran rendah, anggur merah berkembang baik di ketinggian 25–300 mdpl dengan temperatur 25–31 derajat celcius.

Tumbuhan ini tidak menghendaki sangat banyak air, curah hujan yang dibutuhkannya cuma hampir 800 milimeter per tahun dengan masa kering 3–4 bulan.

Pemilihan bibit

Anggur merah bisa dikembangbiakkan secara generatif ataupun vegetatif. Metode vegetatif lewat stek, baik stek cabang ataupun stek mata, ialah metode yang sangat efisien.

Ketentuan stek anggur merah yang baik bagaikan berikut.

Diameter cabang hampir 25 centimeter, terdiri atas 2–3 ruas, diambil dari tumbuhan induk yang sudah berumur di atas satu tahun.

Permukaan kulit cabangnya bercorak coklat muda terang, di bagian dasar kulit bercorak hijau, berair, serta bebas dari bercak gelap.

Mempunyai mata tunas yang sehat, berukuran besar, serta nampak padat. Mata tunas yang tidak sehat berukuran kecil serta nampak memutih semacam kapuk.

Bibit siap tanam bila sudah berusia 1,5–2 bulan, mempunyai perakaran hampir 5–10 centimeter, sehat, serta bertunas 2.

Bila tidak terdapat tumbuhan anggur merah di dekat Kamu yang bisa dijadikan bibit, Kamu bisa membeli bibit di tempat-tempat penjualan bibit yang terpercaya.

Pastikan bibit yang Kamu beli penuhi syarat-syarat bibit siap tanam di atas.

Persiapan lahan tanam

Saat sebelum menanam bibit, tanah buat lahan tanam wajib diolah terlebih dulu. Bilas lahan dari gulma ataupun tumbuhan pengganggu yang lain.

Ratakan serta gemburkan lahan dengan bajak ataupun cangkul. Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 centimeter.

Jarak antar lubang tanam yang sempurna bila menanam lebih dari satu bibit merupakan 3 x 3 ataupun 5 x 4 meter.

Tambahkan pupuk kandang 5–7 kilogram per lubang tanam ataupun gabungkan tanah galian bagian atas dengan pupuk kandang, pasir, dan alami GLIO.

Masukkan ke dalam lubang tanam serta diamkan selama 2–4 minggu. Buat saluran pendapatan serta pembuangan air irigasi.

Cara Merawat Pohon Anggur


Penanaman

Proses penanaman sangat baik dicoba pada bulan April–Juni ataupun pada masa kemarau di bulan Juni–Juli.

Masukkan bibit ke dalam lubang tanam, kemudian timbun kembali dengan tanah galian serta padatkan.

Sehabis bibit ditanam, buatkan para-para sebagai tempat rambatan.

Pengairan, penyulaman, serta penyiangan

Sirami bibit pada masa awal tanam 2 kali satu hari. Sehabis tumbuhan dewasa, sirami 3 hari sekali.

Berkaitan dengan pemangkasan yang wajib teratur dicoba, penyiraman disesuaikan. Satu bulan saat sebelum pemangkasan, penyiraman dihentikan.

Sehabis pemangkasan, sirami kembali seperti biasa. Berkaitan dengan panen, penyiraman pula perlu disesuaikan.

Satu minggu saat sebelum panen, penyiraman kembali dihentikan serta baru dicoba lagi 3 hari saat sebelum panen.

Lakukan penyulaman pada tumbuhan anggur merah yang mati ataupun berkembang tidak wajar sebab bisa mengusik tumbuhan yang lain yang telah berkembang baik.

Jangan lupa buat senantiasa menyiangi tumbuhan pengganggu ataupun gulma.

Hendaknya penyiangan dicoba dengan tangan serta berjaga-jaga supaya tidak menenai tumbuhan anggur merah.

Pemupukan

Pemberian pupuk buat tumbuhan anggur merah mengikuti syarat tertentu. Pada masa awal sehabis ditanam hingga tumbuhan dewasa satu tahun terdiri dari 3 periode.

Periode awal dikala tumbuhan berusia 0–3 bulan berikan pupuk urea sebanyak 10 gram per tumbuhan masing-masing 10 hari sekali.

Periode kedua pada usia 3–6 bulan berikan pupuk urea sebanyak 15 gram per tumbuhan masing-masing 15 hari sekali.

Periode ketiga pada usia 6–12 bulan berikan pupuk urea sebanyak 50 gram per tumbuhan masing-masing 30 hari sekali.

Merambah usia 1 tahun tumbuhan telah dianggap dewasa, saatnya melakukan perampasan serta pemangkasan.

Dikala ini tumbuhan perlu diberi pupuk tambahan dengan ketentuan sebagai berikut.

  • 21 hari saat sebelum perampasan beri pupuk kandang dengan dosis 5 kilogram per tumbuhan.
  • 11 hari saat sebelum perampasan beri 80 gram pupuk TSP serta 100 gram ZK per tumbuhan.
  • 7 hari saat sebelum perampasan beri pupuk urea sebanyak 100 gram per tumbuhan.

Metode pemberian pupuk merupakan dengan membuat larikan melingkar sekitar tumbuhan dengan diameter 10–25 centimeter serta kedalaman 5 centimeter.

Tebarkan pupuk di dalam lubang tersebut kemudian tutup kembali dengan tanah serta diairi.

Pupuk kandang diberikan satu tahun sekali menjelang pemangkasan. Di tahun kedua, pupuk kandang diberikan dengan dosis 10 kilogram per tumbuhan.

Ditambah pupuk buatan meliputi 600 gram urea, 300 gram TSP, serta 450 gram ZK. Diameter larikan diperluas jadi 1,5 meter.

Sehabis tumbuhan berusia 4 tahun cuma butuh diberikan pupuk kandang tiap tahun sekali menjelang pemangkasan.


Pemangkasan

Kala tumbuhan telah berusia 1 tahun, telah saatnya mulai dicoba pemangkasan. Tujuan pemangkasan merupakan supaya tumbuhan berkembang dengan baik.

Pemangkasan awal dicoba dengan memotong batang pokok. Dari hasil pemangkasan batang pokok hendak timbul tunas yang diucap cabang primer. 2 minggu setelah itu, cabang primer dipangkas.

Dari hasil pemangkasan cabang primer hendak timbul tunas yang diucap cabang sekunder.

Bila panjang cabang sekunder telah menggapai 1 meter, pangkas buat menciptakan cabang tersier.

Cabang tersier inilah yang nanti hendak menciptakan bunga kemudian buah.

Panduan khusus dalam melaksanakan pemangkasan sebagai berikut.

Perlu dicermati kalau ciri cabang yang siap dipangkas merupakan ujungnya gampang dipatahkan serta apabila dipangkas hendak meneteskan air.

Supaya proses pemangkasan sukses dengan baik, saat sebelum pemangkasan beri pupuk serta pengairan yang lumayan.

Coba potong dulu salah satu cabang. Bila sehabis ditunggu 5 menit tidak terdapat air yang menetes, tunda pemangkasan.

Tambahkan pengairan ataupun penyiraman hingga terdapat tetesan pada cabang yang dipotong.

Berikutnya, tiap tahun terdapat 2 sesi pemangkasan. Sesi awal dicoba pada bulan Maret–April serta sesi kedua dicoba pada bulan Juli–Agustus.

Triknya dengan merontokkan daun sampai cuma tersisa cabang produksi. Cabang yang tidak perlu, berukuran kecil, serta kurang sehat dibuang.

Tinggalkan 2–4 mata tunas yang baik buat batang pokok. Cabang ataupun ranting sisa pemangkasan dibentangkan serta diatur menyeluruh di segala permukaan para- ara. Ikat ke kanan serta ke kiri dengan tali plastik.

Tunas baru hendak berkembang dalam 10–14 hari. Dari masing-masing tunas, pelihara 1–3 helai bunga.

Selainnya dibuang supaya buah yang dihasilkan bermutu tinggi. Tunas yang berkembang di atas bunga dipotong hingga tercipta bakal buah.

Lakukan penjarangan buat melindungi mutu buah. Buah yang tidak wajar, rusak, bertangkai panjang, serta berkembang berhimpitan digunting dengan gunting stek sewaktu ukurannya masih sebesar biji asam.

Pemanenan

Panen hendak terjadi kala tumbuhan telah berusia 8–12 bulan. Tiap tumbuhan anggur merah bisa dipanen 1–2 kali setahun.

Buat menjauhi serbuan hama, paling utama di masa hujan, bungkus buah dengan kertas semen ataupun kantong plastik transparan.

Sehabis buah matang, potong pada tangkainya dengan gunting stek serta letakkan di wadah ataupun keranjang dengan hati-hati supaya tidak rontok dari tandannya.

Demikian ulasan mengenai Cara Merawat Pohon Anggur, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.