Cara Merawat Ikan Koi

Cara Merawat Ikan Koi – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Merawat Ikan Koi.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Cara Merawat Ikan Koi


Perihal yang sangat ditakutkan dikala memelihara ikan koi merupakan kematian ikan koi dalam jumlah banyak dalam waktu yang terbilang cepat.

Permasalahan kematian ikan koi ini jadi salah satu permasalahan yang kerap dirasakan pembudidaya ataupun pemelihara ikan koi.

Terdapat beberapa aspek yang menimbulkan ikan koi jadi cepat mati serta umumnya terjalin sebab virus herpes pada ikan koi ialah KHV.

Virus ini dapat menewaskan ikan koi serta dapat meluas dengan cepat antara satu ikan dengan ikan koi yang lain.

Akan namun, saat sebelum menyangka kematian ikan disebabkan virus KHV, ada baiknya bila kamu mengecek beberapa perihal terlebih dahulu buat mencari pemicu ikan koi sakit kemudian mati tersebut.

Pada biasanya, penyakit ikan koi ini dapat menjangkiti beberapa ikan baru yang belum ataupun telah dikarantina, tidak hanya itu kualitas air ataupun pH.

Temperatur dan beberapa toksin yang lain, ikan yang sangat padat pula mempunyai pengaruh terhadap kematian koi.


Metode Perawatan

Pada dasarnya, apapun jenis ikan koi yang kamu miliki, terus menjadi baik lokal ataupun impor Kamu masih wajib menjaga dirinya.

Sebab, bagaimanapun pula ikan koi termasuk dalam makhluk hidup juga dapat sakit serta mati bila tidak diperlakukan dengan baik. Berikut merupakan beberapa metode menjaga ikan koi buat hewan peliharaan Kamu.

  • Pilih yang sehat

Langkah awal merupakan yang sangat penting. Sebab pastinya kamu tidak membeli hewan peliharaan yang dari awal penyakitan kan?

Saudara dari ikan mas termasuk ikan hias di air tawar yang banyak diminati oleh warga. Jadi dengan permintaan yang terus menjadi tinggi, ini membuat peternak koi kewalahan.

Sayangnya, itu sesungguhnya digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan menjual koi yang mutu kurang baik atau apalagi kesehatan yang kurang baik.

Untuk mencegah ini, pastikan kamu membeli koi di toko ikan yang mempunyai reputasi lumayan baik dekat di mana Kamu tinggal.

Jika begitu, jangan cuma tergantung pada kuantitas kala kalian membelinya. Sebab itu jauh lebih baik buat mempunyai 5 koi mutu ikan lebih baik daripada 100 koi yang kurang baik.

  • Siapkan Kolam

Bila ditetapkan untuk membeli tipe ikan koi, perihal selanjutnya yang Kamu perlukan buat dicatat merupakan persiapan kolam. Sebab kalian wajib mencermati jenis kolam, mutu air, serta keasaman air.

Terdapat beberapa jenis kolam yang bisa Kamu pakai sebagai tempat memelihara koimu. Dapat jadi kolam semen, kolam halaman, ataupun kolam tanah.

Jelas, tidak dianjurkan buat melindungi ikan koi di akuarium sebab dia memerlukan ruang yang lumayan luas.

Tidak hanya itu, bila Kamu baru buat membuat kolam memakai semen, jangan langsung masukkan koimu ke kolam.

Sebab kolam air semen yang umumnya masih meninggalkan bau semen yang tidak dapat diterima oleh koi. Buat memesatkan hilangnya bau semen, kalian dapat memakai pelepah pisang.

Cara Merawat Ikan Koi


  • Batasi Populasi Ikan di Kolam

Perihal yang kerap terjadi awal menurunya keadaan air di kolam merupakan populasi ikan di kolam yang sangat banyak dibanding dengan volume kolam serta filter nya (over-populasi).

Terus menjadi banyak ikan, membuat tingkat ammonia bertambah serta lambat-laun hendak meracuni kolam.

Anjuran kami jangan terburu nafsu buat menambahkan ikan kalo sistem filter serta volume kolam nya telah terbatas.

Sebagai patokan kepadatan populasi wajar kolam ikan dengan volume 1 m³ (1000 liter) dapat ditempati oleh 5 ekor ikan ukuran 35 cm-an.

Kalo ikan nya kecil-kecil misalnya 20 cm-an dapat memuat 20 ekor. Tetapi perlu diingat ikan koi berkembangnya cukup kilat.

Jadi pikirkan ke depan nya ikan yang 20 cm-an hendak jadi 35 centimeter kurang dari satu tahun.

  • Batasi pemberian pakan

Membatasi pemberian pakan merupakan salah satu metode memelihara ikan koi, paling utama kalo kolam kamu telah nyaris over-populasi.

Pemecahan jangka panjang pasti dianjurkan buat kurangi populasi ikan ataupun menaikkan filter, misalnya menaikkan filter kolam koi external, semacam Trickle Filter.

Tetapi yang dapat Kamu lakukan dikala ini pula merupakan menmbatasi pakannya.

Kalo kamu paksa memberikan makan dengan jumlah wajar, ini hendak berdampak pada ammonia yang bertambah. keadaan ini dapat jadi awal dari bahaya ikan sakit apalagi mati.

Jumlah jatah makan dibatasi oleh kapasitas sistem filter kolam, jadi walaupun ikan banyak, kita menghalangi cuma jumlah yang dapat di proses oleh filter nya.

Misalnya kolam kamu 1,5 m3 dengan Filter Kolam jenis Trickle Filter Kecil–pakan yang dianjurkan 100 gr/hari. Jadi kalo ikan kamu banyak tetep pakan jangan lebih dari 100 gr/hari, sesuaikan dengan kapasitas filter kolam nya.


  • Pemeliharaan Teratur Filter dan Air Kolam

    • Penggantian/ Akumulasi Air

Bagaimanapun kamu telah mempunyai filter yang mencukupi, dianjurkan kamu melakukan akumulasi air di kolam. Penggantian air dilakukan 10 sd. 20% dari volume kolam dengan frekuensi 2 minggu ataupun sebulan sekali.

Perihal ini hendak dengan cepat tingkatkan mutu air kolam, merendahkan tingkat ammonia di kolam, sehingga ikan koi kamu dapat merasa lebih fresh di kolam.

Kalo kolam Koi Kamu terbuka serta masuk air hujan, maka akumulasi air dapat dikurangi, sebab telah ditambah secara natural oleh air hujan yang masuk ke kolam tsb.

    • Pencucian Media Filter

Lakukan pencucian media filter, paling utama media filter mekanis. Lakukan pembersihan media filter Dakron Blok 2-3 bulan sekali, ataupun jika dirasa perlu dapat sebulan sekali.

Lakukan pula puasa 1-2 hari lakukan 2 minggu ataupun sebulan sekali. perihal ini hendak merendahkan tingkat ammonia di kolam, sehingga ikan koi kamu dapat merasa lebih fresh di kolam.

Demikian ulasan mengenai Cara Merawat Ikan Koi, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.