Manfaat Jamur Sawit dan Cara Budidayanya (Bahas Lengkap)

Manfaat Jamur Sawit dan Cara Budidayanya (Bahas Lengkap) – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang manfaat jamur sawit dan cara budidayanya, yang akan berkebun.co.id bahas lengkap melalui artikel berikut ini :

Contents

Manfaat Jamur Sawit dan Cara Budidayanya (Bahas Lengkap)

Ada Banyak jenis jamur yang mungkin bisa kita budidayakan, namun kali ini kita akan bahas tentang jamur merang yang memang mudah untuk ditumbuhkan dan bisa dengan mudah beradaptasi di media apapun termasuk yang kita bahas kali ini yaitu cara budidaya jamur  sawit, yang tidak begitu memakan biaya yang besar.

Sebelum bahas lebih jauh untuk cara budidya jamur sawit ini, berikut ini adalah beberapa manfaat dari jamur sawit untuk kesehatan :

Manfaat Jamur Sawit Untuk Kesehatan

Manfaat jamur sawit untuk kesehatan diantaranya adalah :

1. Mengandung Mineral

Mineral yang terkandung dalam jamur sawit adalah antara lain potasium, fosfor, kalsium, dan magnesium. Komponen ini sudah menjadikan jamur sebagai suplemen makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi sebagai makanan tambahan bagi Anda yang ingin menjalankan diet sereal (mengatur pola makan dengan mengonsumsi sereal sebagai makanan pokok lebih dari sekali sehari).

2. Kaya Akan Vitamin

Asam lemak tak jenuh yang terkandung dalam jamur sawit ini memberikan nutrisi berupa vitamin B, C, dan D pada tubuh manusia.

  • Vitamin B bermanfaat antara lain sebagai antioksidan yang membantu melawan efek radikal bebas yang merusak sel-sel dalam tubuh.
  • Vitamin C Bermanfaat membantu menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan serta berperan sebagai anti oksidan untuk menagkal radikal bebas.
  • Vitamin D bermanfaat diantaranya untuk menjaga kesehatan tulang.

3. Kaya Akan Protein

Jamur sawit juga banyak mengandung asam amino yang esensial bagi tubuh. Protein yang terkandung dalam jamur bahkan lebih banyak ketimbang yang bisa Anda dapatkan dari kacang merah. Tingginya protein dalam jamur ini dapat membantu menghancurkan sel kanker dalam tubuh manusia. Jamur merang  (jamur sawit) memiliki jumlah protein mentah lebih banyak dari jenis jamur lainnya, protein ini dapat mencegah perkembangan sel kanker, serta menguatkan fungsi hati dan ginjal.

4. Menjaga Kolesterol

Tingginya asam linoleat yang berkaitan dengan level kolesterol dalam darah manusia. Penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan yang kaya akan asam linoleat secara signifikan menurunkan kadar LDL kolesterol jahat dalam darah, dan pada saat yang sama meningkatkan kadar HDL Kolesterol Baik dalam darah manusia.

Cara Budidaya Jamur Sawit

Selanjutnya kita akan bahas tentang cara budidaya jamur merang yang memang mudah ditumbuhkan dan bisa dengan mudah beradaptasi di media apapun, termasuk yang kita bahas kali ini yaitu cara budidaya jamur dari janjang buah sawit.

Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam budidaya jamur sawit :

  • Janjang sawit bundel siapkan kurang lebih 15-20 bundel janjang sawit atau 15 kg sesuai ketebalan bundel yang akan dibuat.
  • Spawn jamur atau benih,  Satu botol Atau 250 gram
  • Nutrisi 250 gram Bengal atau garam merah
  • Ukuran tempat tumbuhnya jamur kurang lebih 30 cm x 30 cm atau 15 cm x 15 cm
  • Tempatnya berukuran 80 cm x 80 cm atau 60 cm x 60 cm

Cara melakukan budidaya jamur :

  • Keluarkan daun-daun bundel janjang sawit dan potong-potong dengan ukuran 2 kaki dengan pemotong janjang sawit. Jumlah bundel janjang sawit yang dibutuhkan direndam dalam tangki air bersih selama 12 hingga 16 jam.
  • Pada saat perendaman gunakan 100 ml formalin dan 10 gram bavistin per 100 liter air. Di mana pemanas listrik tersedia air panas harus digunakan untuk mengobati bundel janjang sawit.
  • Keluarkan bundel janjangan sawit dari air dan tetap dalam posisi berdiri selama 5 – 6 jam untuk menguras kelebihan air dari luar dan di dalam bundel janjang sawit dan hanya tersisa 75% kelembaban yang akan tetap dalam ikatan janjang sawit tersebut.
  • Setelah mengatur janjang sawit, bibit dan nutrisi, siapkan tempat tidur. Pertama letakkan lapisan janjang sawit setinggi 6 inci. Lihat bahwa dasar janjangan sawit mengarah ke sisi luar dan bagian atas berada di dalam.
  • Taburkan bubuk dal Bengalgram atau redgram di atas blok bibit dan area di dekatnya.
  • Setelah tempat tidur jamur siap, lapisi dengan polythene putih atau lembar yang dijahit dari kantong semen atau pupuk. Untuk 4-5 hari pertama menjaga tempat tidur seperti itu. Setelah 4-5 hari, maka lembaran plastik dapat dihilangkan selama 30 menit setiap harinya untuk aerasi dan semprotkan air hanya pada bagian tempat tidur di mana janjangan sawit dikeringkan.
  • Setelah kurang lebih 10 sampai 11 hari ketika pertumbuhan miselium diamati, penutup polythene dapat dikeluarkan dan membuka tempat tidur untuk membuka udara. Dengan metode ini biasanya Jamur jamur pertama keluar setelah 13-15 hari disemai. Jamur akan bisa dipanen pada tahap tunas.

Demikian ulasan mengenai Manfaat Jamur Sawit dan Cara Budidayanya (Bahas Lengkap) yang dapat dijelaskan dengan singkat dan lengkap oleh berkebun.co.id, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.