√ Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai (Panduan Lengkap)

Posted on

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai (Panduan Lengkap) – Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai (Panduan Lengkap), yang akan di jelaskan oleh berkebun.co.id.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai (Panduan Lengkap)

Banyak para petani yang membudidayakan tanaman cabai, namun tidak sedikit yang mengalami gagal panen, dengan sebab tidak lain dikarnakan tidak tahu bagai mana cara mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang pada tanaman cabai.

Kehilangan hasil panen akibat serangan hama dan penyakit berkisar 5-30%. Bahkan, jika serangan hama dan penyakit tersebut sangat fatal, bisa mengakibatkan kegagalan total. Oleh sebab itu, pengendalian hama dan penyakit merupakan tahap yang sangat dibutuhkan dalam dunia pertanian, dan harus dilakukan untuk menunjang keberhasilan usaha budidaya cabai, baik di lahan yang luas maupun di pekarangan rumah.

Oleh sebab itu, agar anda sukses dalam menjalankan usaha tani cabai,  maka ada baiknya anda mengenal jenis-jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman cabai dan cara pengendaliannya.

1. Jenis Hama

Banyak jenis hama yang menyerang tanaman cabai. Serangan hama ini bisa menurunkan produktivitas tanaman cabai anda, bahkan pada tingkat tertentu bisa mengakibatkan gagal panen. Berikut ini adalah beberapa jenis hama utama yang sering menyerang pada tanaman cabe.

  •  Kutu Daun (Aphids)

Jenis hama kutu daun ini, seperti trips dan kutu kebul dapat menyerang pada semua fase umur tanaman cabai, dan dapat meningkat intensitas serangannya pada musim kemarau, dan biasanya kutu daun yang menyerang berupa kutu daun kapas dan kutu daun persik.

Baca Juga:  √ Cara Budidaya Vanili yang Baik dan Benar (Panduan Lengkap)

Gejala serangan oleh kutu daun biasanya daun akan menjadi kriting, kriput dan kerdil. Satu ekor hama dapat menularkan penyakit dari tanaman sakit ke tanaman yang sehat hanya membutuhkan dalam beberapa hari saja.

  •  Hama Tungau

Selain kutu daun jenis hama tungau juga sering sekali menyerang pada tanaman cabai, dengan gejala-gejala dau terlihat keriting menggulung ke kebawah seperti sendok terbalik. Daun cabai akan menjadi tebal dan kaku sehingga pembentukan pucuk akan terhambat. Dan lama kelamaan daun akan menjadi coklat dan mati.

  • Lalat Buah (Fruit Fly)

Hama selanjutnya adalah lalat buah (fruit fly) bisanya hama ini akan menyerang pada buah cabai, dan akibat serangan lalat buah ini buah akan menjadi berubah warna kuning kecoklatan dan akan membusuk. dan lalat buah ini akan berkembang biak pada musim hujan, sehingga pada musim hujan serangan lalat buah akan meningkat pesat.

  • Pengendalian Hama

Untuk pengendalian jenis hama ini dapat dilakukan dengan cara kimiawi. Gunakan jenis insektisida yang mengandung fipronil atau diafenthiuron untuk hama kutu daun. Penyempotan paling efektif dilakukan pada sore hari. Untuk serangan hama lalat daun bila serangan parah, maka anda bisa semprot dengan insektisida pada pagi hari, ketika daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran. Pengendalian kimiawi. Penyemprotan dilakukan bila serangan meluas. Gunakan insektisida yang berbahan aktif fipronil dan lakukan pada sore hari.

2. Jenis Penyakit

Ada Beberapa jenis penyakit yang menyerang pada tanaman cabe bisa disebabkan virus, bakteri, cendawan maupun jamur. berikut adalah beberapa jenis penyakit yang sering menyerang pada tanaman cabai :

  • Bercak Daun

Penyakit bercak daun ini menyerang tanaman cabe disebabkan oleh jamur Cercospora capsici.  Biasanya gejalanya terdapat bercak-bercak bundar berwarna abu-abu dengan pinggiran coklat pada daun cabai. dan biasanya serangan bercak daun ini berkembang pesat pada musim hujan. Dan selain menyerang daun, bercak daun ini dapat menyerang pada pohon dan bunga cabai, dan jika menyerang bunga maka dapat mengakibatkan bunga akan rontok dan gagal berbuah.

Baca Juga:  16 Cara Menanam Ubi Jalar Yang Benar

Pencegahannya dapat dilakukan dengan memilih benih yang bebas dari patogen, merenggangkan jarak tanam, dan jika serangan lebih besar bisa anda lakukan dengan pemberian fungisida.

  • Busuk Buah

Penyakit jenis antraknosa atau busuk buah adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur serangan Colletotrichum Capsici dan jamur ini berkembang pesat pada lingkungan lembab dan basah.

Gejala serangan antraknosa pada buah yaitu ada bercak bulat pada buah, cekung berwana coklat, lama kelamaan bercak tersebut akan meluas dan mengakibatkan busuk pada buah dan kering.

Untuk pengendalian anda dapat melakukan penyemprotan dengan fungisida, bila dilakukan saat musim hujan pilihlah fungisida yang memiliki perekat.

  • Virus Kuning

Tanaman cabai yang terkena virus kuning, maka daun dan batangnya akan terlihat menguning. Jenis penyakit ini disebut juga penyakit bule atau bulai. Penyebabnya adalah virus gemini, dan jenis penyakit ini bisa dibawa dari benih atau biji dan ditularkan oleh kutu.

Penyakit yang disebabkan virus ini tidak akan mampu dengan cara penyemprotan racun-racun kimia. Pengendalian dapat dilakukan semenjak dini, dengan memilih benih unggul dan tahan serangan virus. Selain itu anda juga bisa dengan membasmi hama yang menjadi vektornya, seperti kutu.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai (Panduan Lengkap) yang dapat di jelaskan dengan terperinci oleh berkebun.co.id, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembacanya, salam sukses dan terimakasih.