Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan

Posted on

Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan – Sawi adalah sayuran yang sehat dan sering kita jumpai di pasaran. Sawi adalah jenis tanaman sayuran yang banyak sekali di budidayakan di daerah tertentu. Sawi juga bisa dikonsumsi oleh banyak orang dan dapat dikonsumsi sebagai campuran bakso, mie dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai cara menanam sawi yang tepat agar hasilnya memuaskan, kali ini berkebun akan membahasnya secara lengkap dan terperinci. Simak penjelasannya sebagai berikut:

Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan

1. Bibit Sawi

Pertama adalah memprsiapkan bibit sawi terlenih dahulu untuk proses penanaman nanti, karena proses pebibitan sawi harus sawi yang baik dan tidak busuk. Selain itu, proses pembibitan juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan sawinya nanti. Sehingga perhatikanlah dalam proses pemilihan bibit sawi.

2. Modal

Siapkan modal yang cukup agar pembudidayaan sawi berjalan dengan lancar.

3. Persyaratan Lokasi

Syarat lokasi untuk menanam sawi adalah tempat yang netral suhunya, antara panas dan dingin seimbang, karena sawi cocok dengan kondisi yang seperti itu.

4. Siapkan Tempat

Tidak jauh beda dengan menanam cabe dan lainnya, lahan yang digunakan untuk membudidayakan sawi adalah area persawahan atau area khusus perkebunan yang berada di dataran tinggi seperti bukit dan persawahan.

Baca Juga:  √ Ilmu Cara Menanam Timun yang Baik dan Benar (Panduan Lengkap)

5. Pengolahan Lahan

Dalam menanam sawi, sebaiknya lahan yang sudah siap dijadikan sebagai media tanam diolah terlebih dahulu atau diproses pencangkulan atau penggemburan agar dalam proses penanaman sawi sesuai dan tidak terlalu susah.

6. Penaburan Pupuk Organik

Selanjutnya menebar terlebih dahulu pupuk organik atau kandang ke dalam lubang tanah yang sudah dibuat dan kemudian dimasukkan pupuknya secukupnya. Cara ini sangat bagus sekali untuk mempercepat proses pertumbuhan sawi agar cepat besar.

7. Pembuatan Tempat Penyemaian

Tempat penyemaian bisa dibuat dari berbagai bahan atau tanah yang khusus untuk penyemaian. Tempat penyemaian ini dibuat agar nantinya sawi tidak terganggu dan menjadikan proses penanaman sawi agar lebih bagus.

8. Penyemaian

Taburkan semua benih sawi ke daerah semaian agar nantinya bagus dalam proses perkembangannya. Proses penyemaian sawi ini dapat dilakukan selama dua minggu agar benih sawit tersebut matang untuk ditanam.

9. Pembuatan Bedengan

Kemudian melakukan pengolahan lahan dan buat bedengan agar terlihat rapi dan mudah dalam proses menanam sawi. Setelah itu jangan lupa membuat lubang untuk menanam sawi.

10. Penaburan Pupuk Kimia

Setelah memasukkan pupuk organik maka masukkan pula pupuk kimia seperti Mutiara, ZA, Poska dan pupuk lainnya, tetapi jangan terlalu banyak namun taburkan secukupnya agar tidak berpotensi bahaya pada proses penanaman sawi nantinya.

Kemudian campurkan pupuk kimia dan organik dengan bantuan alat, biarkan pupuk kimia dan organik tercampur merata selama 2 hari.

11. Cara Menanam Sawi

Setelah 2 hari, maka siap untuk menanam bibit sawi yang sudah di semai tersebut dan sebaiknya tanam bibit sawi sekitar umur 2 minggu karena dalam perkembangannya nanti akan menjadi lebih baik dan tumbuh dengan hijau.

Baca Juga:  Cara Menanam Kopi Arabika Yang Baik Dijamin Berhasil

12. Pemeliharaan

16 Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan
16 Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan

Pemeliharaan adalah cara dimana anda dapat melihat setiap hari perkembangan sawi tersebut. Pemeliharaan itu dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti penyemprotan atau yang lainnya.

13. Penyemprotan

Dilakukan untuk mencegah dan membasmi hama yang ada di tanaman sawi. Penyemprotan harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan para pembuat obat yang tertera dalam kemasan dan jangan gunakan obat selain untuk sawi.

14. Penyiangan

Dengan cara membersihkan rumput yag ada disekitar sawi, karena rumput dapat menggangu pertumbuhan sawi.

15. Pemberian Pupuk Ulang

Pemberian pupuk ulang dilakukan dalam umur seminggu dan seterusnya setelah ditanam ke lahan. Maka dapat dilakukan dengan pemberian pupuk ulang, baik pupuk untuk batang, ataupun daun, dan sebaiknya lengkap serta sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

16. Panen

Panen sawi dilakukan dengan melihat waktu atau perkembangan sawi tersebut. Adapun ciri sawi yang sudah baik untuk dipanen adalah usianya yang sudah tua dan memiliki siung banyak, maka sawi siap untuk dipanen. Lama pemeliharaan Sawi hingga panen itu bergantung pada suhu tempat penanaman, karena suhu sangat berpengaruh besar dalam penanaman Sawi.

Demikianlah penjelasan mengenai Cara Menanam Sawi Yang Tepat Dengan Hasil Yang Memuaskan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu. Terimakasih 🙂