Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen

2 min read

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik .

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen


Daun bawang ialah salah satu sayur- mayur yang banyak disukai oleh masyrakat indonesia. Kita ketahui daun bawang yang lebih dipakai sebagai sayur- mayur topping bermacam masakan di indonesia.

Walaupun  begitu daun bawang ini dapat diolah jadi bermacam tipe menu olahan yang tidak kalah lezat dari menu olahan pada biasanya.

Tiap hari kita senantiasa memerlukan daun bawang buat bonus kala memasak. Daun bawang tercantum ke dalam genus Allium.

Terdapat beberapa tipe daun bawang, terdapat daun bawang besar, daun bawang kecil serta daun bawang prei. Seluruhnya kerap digunakan dalam memasak.

Tentunya akan sangat mengasyikkan, bila kita dapat menanam daun bawang sendiri di rumah. Bila membutuhkannya tinggal memetik sendiri. ]

Nyatanya budidaya daun bawang sangatlah gampang. Tumbuhan ini pula dapat dibudidayakan dengan metode hidroponik.

Keuntungannya sebab daun bawang yang ditanam dengan metode hidroponik tidak memerlukan waktu yang lama hingga proses pemanenannya.

Hidroponik ialah metode budidaya tumbuhan dengan memakai air. Kamu tidak butuh membuat metode hidroponik yang sangat besar. Dengan perlengkapan yang simpel juga bisa. Inilah sebagian tahapannya:


Tahapan Menanam Daun Bawang


Persiapan Bibit Daun Bawang

Memperoleh bibit daun bawang ini sangatlah gampang. Kamu tidak butuh membeli bibitnya di toko pertanian. Kamu dapat memakai daun bawang yang biasa Kamu beli di tukang sayur.

Baca Juga:  Cara Menanam Daun Bawang Mudah & Tumbuh Subur (Panduan Lengkap)

Kecuali Kamu hendak menanam daun bawang dalam jumlah yang banyak. Ini Kamu wajib membeli bibit di toko pertanian. Namun bila mau disantap sendiri. Kamu dapat memotong bagian dasar daun bawang yang Kamu beli.

Umumnya di bagian dasar daun bawang yang Kamu beli ada pangkal yang masih fresh. Potong bagian daun bawang yang bercorak putih tercantum bagian akarnya. Sebaliknya bagian yang bercorak hijau, Kamu pakai buat memasak.

Persiapan Media Tanam

Persiapan berikutnya yang wajib Kamu jalani merupakan persiapan media tanam serta tempat buat media tanamnya. Kamu dapat memakai wadah air sisa mineral ataupun memakai toples plastic sisa.

Lebih baik memakai wadah plastic yang bercorak putih. Jangan memakai wadah yang berwarna, sebab ada kandungan yang beresiko buat perkembangan tumbuhan.

Setelah itu mencuci bersih wadah tersebut, hingga betul- betul bersih. Setelah itu keringkan terlebih dulu. Isi wadah tersebut dengan air seperlunya saja.

Kira- kira hingga pangkal daun bawang terendam. Bila Kamu memakai air ledeng, hendaknya air yang Kamu pakai didiamkan dahulu tadi malam.

Biar bau klorinnya lenyap. Namun bila memakai air sumur, dapat langsung Kamu pakai.

Penanaman Daun Bawang

Sesi penanamannya ini sesungguhnya sangat gampang. Bila media tanam telah siap, Kamu dapat langsung memasukkan potongan batang serta pangkal ke dalam wadah yang telah terisi air tersebut.

Jumlah airnya wajib betul- betul disesuaikan. Bila Kamu memakai pralon ataupun botol air yang panjang, peletakan bibitnya wajib dicermati.

Jangan hingga satu bibit dengan bibit yang lain bersebelahan. Letak lubangnya kurang lebih berjarak 4 hingga 5 centimeter. Namun bila memakai wadah yang kecil, satu wadah lumayan diisi 2 bibit saja.

Baca Juga:  Cara Menanam Markisa Menurut Ilmu Pertanian (Berkebun)

Setelah itu letakkan wadah tersebut di tempat yang terserang cahaya matahari. Tidak butuh di dasar terik matahari langsung, yang berarti memperoleh cahaya matahari yang lumayan.

Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen

Perawatan Daun Bawang

Suatu tumbuhan tidak hendak berkembang dengan produktif, bila tidak dirawat dengan baik. Begitu pula dengan daun bawang yang ditanam dengan metode hidroponik.

Metode hidroponik wajib senantiasa mencermati tingkatan pHnya. pH tumbuhan tidak boleh sangat besar serta tidak boleh sangat rendah. pH yang baik dekat 6, 3 saja.

Tidak hanya itu, pemberian pupuk pula wajib dicoba. Buat hidroponik, pupuknya wajib berupa cair. Bila memakai pupuk konsentrat, Kamu wajib mencairkannya terlebih dulu.

Tidak hanya itu, penggantian air pula wajib dicoba, biar tumbuhan bisa berkembang dengan produktif. Oleh sebab itu, lebih baik bila memakai sistem perairan yang mengalir.


Proses Panen

Tahapan terakhir pastinya proses pemanenan. Daun bawang dapat dipanen bila telah berusia 2 bulan. Terkadang kurang dari 2 bulan telah ada yang berkembang.

Bila daun yang berkembang besar serta siap dipanen. Berarti daun bawang tersebut telah dapat Kamu potong. Pada saat pemanenan, bagian akarnya bisa kamu pakai buat bibit lagi.

Demikian ulasan mengenai  Cara Menanam Daun Bawang Hidroponik : Tahapan Penanaman dan Masa Panen yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.