Budidaya Jamur Kancing (Panduan Lengkap Berkebun.co.id)

3 min read

√ Ilmu Cara Budidaya Jamur Kancing (Panduan Lengkap)

Budidaya Jamur Kancing (Panduan Lengkap Berkebun.co.id) – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas mengenai cara budidaya jamur kancing yang akan dijelaskan dengan teperinci melalui artikel berikut ini.

Budidaya Jamur Kancing (Panduan Lengkap Berkebun.co.id)

Selain karena harga jualnya yang cukup tinggi, jamur ini juga kaya akan manfaat dan sangat baik untuk kesehatan tubuh. Untuk anda yang sedang melakukan diet maka anda bisa mengonsumsi jamur jenis kancing ini yang bebas akan lemak, bebas sodium dan juga kaya akan vitamin serta mineral. Selain itu juga, vitamin B dan potasium serta jamur kancing juga rendah akan kalori. Bentuk jamur kancing ini menyerupai tombol bulat dengan bewarna putih bersih krem atau coklat. Jamur kancing ini juga menjadi salah satu jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan oleh para petani jamur.

Budidaya jamur kancing dapat dilakukan dengan membeli bibit jamur kancing, kemudian melakukan persiapan media tanam, pengomposan, sterilisasi, penanaman bibit, dan casing. Berikut ini adalah cara budidaya jamur kancing dengan baik dan benar :

1. Persiapan media tanam

Pertama adalah anda harus mempersiapkan media tanam jamur kancing, untuk membuat media tanam jamur ini anda harus siapkan jerami padi, bekatul, dan kapur dolomit, campurkan ketiga bahan tersebut. Untuk menambah kandungan Phospor, Nitrogen, dan Kalium, media tanam perlu ditambah dengan urea, ZA dan TSP. Sebab hal ini  dapat membantu meningkatkan kesuburan media tanam.

2. Melakukan Pengomposan

Selanjutnya anda lakukan pengomposan dengan tujuan untuk mematikan mikroba-mikroba liar yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur. Pengomposan ini dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Pertama jerami dipotong sekitar 10-15 cm, cuci sampaai bersih, keringkan hingga cukup kering, yaitu dengan kelembaban sekitar 65%.
  • kedua susunlah jerami dengan ketinggian sekitar 10-15 cm, kemudian tebarkan media tanam berupa campuran bekatul dan dolomit. Susun lapisan media dengan cara berselang-seling antara jerami dengan bekatul dan kapur dolomit.
  • Ketiga keesokan harinya, campuran jerami, kapur dolomit, dan bekatul dibolak-balik dan ditambahkan dengan pupuk urea. Jika media tanam berkurang kelembabannya, segera tambahkan air secukupnya. Usahakan media tanam tidak sampai mengering.
  • Yang terakhir tambahkan ZA pada hari ke-6 dan tambahkan TSP di hari ke-10. Setiap masing-masing penambahan, aduk lah bahan tersebut hingga merata. Diamkan hingga hari ke 12-17.
Baca Juga:  Cara Menanam Pisang Dengan Mudah dan Tepat (Panduan Lengkap)

3. Lakukan sterilisasi media tanam

Dalam budidaya jamur yang diharapkan adalah menumbuhkan jamur kancing, dan bukan untuk menumbuhkan jamur jenis lainnya. Namun untuk menghindari adanya jamur jenis lainnya, maka anda bisa mensterilkan media tanamnya terlebih dahulu dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :

  • Terbarkan media tanam yang telah anda buat dikompos dengan merata, dan ditaruh diatas rak tanam yang sudah anda siapkan. Untuk ketebalannya anda bisa memberikan ketebalan kurang lebih 15-20 cm.
  •  Alirkan uap panas yang berasal dari perebusan air, di pembangkit uap ke dalam kubung. Naikkan suhu secara bertahap, dan ketika suhu mencapai 60o sampai dengan 65o C, pertahankan selama 12 jam. Setelah suhu mencapai 65o sampai dengan 75o C, ventilasi rumah kumbung dibuka, agar suhunya turun menjadi 40o – 45o C. Jaga suhu agar tetap stabil pada kisaran 40o – 45o C selama 70 jam. Memang memakan waktuyang lama, namun akan menghasilkan akhir yang total dan maksimal untuk menanam jamur kancing tersebut.
  • Selanjutnya, segera anda akhiri proses sterilisasi dengan cara membuka ventilasi udara, hingga suhunya menjadi 32o C. Sterilisasi dapat dilakukan di rumah pengomposan, dengan cara tutup tumpukan kompos dengan plastik dan tunggu hingga suhu mencaoai 600 C dan biarkan selama 12 jam.
  • Setelah itu pindahkan kompos tersebut ke rumah kumbungg dengan suhu 47o – 50o C, pertahankan suhu tersebut selama 40 jam. Kemudian lakukan pendinginan hingga suhu mencapai 32o C.

4. Penanaman bibit jamur

Sebelum anda mempersiapkan media tanam, sebaiknya anda juga sudah mempersiapkan bibit jamur kancing terlebih dahulu, sehingga ketika peroses media tanam selesai anda sudah siap melakukan penanaman jamur kancing tersebut tanpa menunda nunda lama. Dalam proses penanaman bibit jamur kancing ini, ada beberapa langkah yang harus anda ketahui diantaranya adalah sebagai beriku :

  • Setelah media tanam benar- benar siap dengan suhu sekitar 32c, maka buka bungkus bibit jamur kancing secara perlahan dan jangan sampai tumpah.
  • Tebarkan bibit jamur tersebut dengan perlahan dan secara merata ke atas media budidaya, dan pastikan anda sudah membuat rak tanam dengan ketinggian sekitar 20 cm, untuk panjang dan lebar kurang lebih 3 cm x 1 m. Perlu anda ketahui juga untuk bibit yang diperlukan adalah sekitar 10 hingga 14 botol dengan isi 220 cc dalam sekali tebar, atau anda juga bisa mengira- ngiranya sendiri.
  • Tunggu hingga meselium tumbuh, biasanya bibit ini akan tumbuh pada hari ke 14 setelah bibit di tebar. Namun jika melebihi batas waktu yang diperkirakan tidak terdapat miselium, anda bisa mencobanya kembali.
Baca Juga:  Makanan Yang Mengandung Fosfor

5. Melakukan Casing

Untuk proses selanjutnya adalah melakukan casing, proses casing ini biasanya untuk melapisi tanah dan juga menutup dengan tebal sekitar 3-5 cm saja di atas media tanam yang bisanya tumbuh miselium, perlu anda ketahui juga bahwa miselium merupakan bahan utama atau bagian jamur pertama yang akan tumbuh menjadi jamur kancing.

Tujuan casing, yaitu menstimulir pembentukan tubuh buah, mengurangi kerusakan kompos, membantu pertumbuhan jamur, serta membantu mengurangi penguapan air. Untuk tanah yang dugunakan adalah harus tanah berwarna cokelat dan berpori, pH nya 6,2 – 8,  bebas dari hama dan penyakit. Untuk tanah sendiri sebaiknya anda lakukan disterilisasi terlebih dahulu pada suhu 70 derajat C selama 3-4 jam, atau diberi 2 liter formalin 40% per meter kubik tanah.

6. Masa pemanenan

Masa pemanenan adalah kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh setiap para petani pastinya, untuk melakukan pemanenan jamur kancing ini,  anda harus memanennya secepat mungkin saat jamur mulai matang. sebab jamur kancing akan mudah busuk dan semakin lama akan semakin busuk jika tidak segera anda panen.

Demikianlah ulasan mengenai Budidaya Jamur Kancing (Panduan Lengkap Berkebun.co.id) yang dapat dijelaskan dengan terperinci oleh berkebun.co.id, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.