Budidaya Jamur Kuping 100% Berhasil (Panduan Lengkap)

Budidaya Jamur Kuping 100% Berhasil (Panduan Lengkap) – Hai sobat berkebun, kembali lagi kita bertemu yang pastinya kali ini kita akan membahas mengenai cara budidaya jamur kuping dengan panduan lengkap, tau gak sobat berkebun..? banyak masyarakat di indonesia ini yang suka akan berbagai macam jamur, diantaranya jamur kuping ini, selain memiliki rasanya yang sangat enak, jamur kuping ini juga memiliki kandungan vitamin yang cukup baik untuk kesehatan kita lo sobat, diantaranya adalah, Thiamin, Riboflafin, Niacin Dan juga Vitamin B6. Dengan adanya kandungan gizi tersebut maka jamur kuping sangat baik bagi kesehatan bagi tubuh manusia. Selain itu kalian juga bisa mendapatkan banyak keuntungan seperti membudidayakannya dan menjadikannya sebagai peluang bisnis juga lo sobat berkebun.

Contents

Budidaya Jamur Kuping 100% Berhasil (Panduan Lengkap)

Tidak hanya itu saja sobat berkebun, untuk cara pengolahan serta harga yang ekonomis juga menjadi daya tarik sendiri. Secara ilmiah jamur kuping atau dengan bahasa latinya Auricularia auricular merupakan jenis jamur yang masih satu kelompok dengan tanaman jenis jelly-jellyan, karena teksturnya memang menyerupai jelly yang unik. Untuk penamaannya sendiri jamur kuping memiliki nama yang unik karena memang bentuknya yang mirip dengan telinga manusia sehingga diberi nama jamur kuping. Jamur kuping sendiri pertumbuhannya melebar dengan bentuk jamur yang memiliki lengkungan-lengkungan dan lipatan-lipatan.

 

Berikut langkah – langkah yang harus anda lakukan untuk budidaya jamur kuping yaitu :

1. Media Tanam Jamur Kuping

Hal pertama yang harus anda perhatikan dalam cara budidaya jamur kuping adalah pembuatan media tanam. Namun sebelumnya terlebih dahulu lebih baik anda memperhatikan lokasi budidaya tanam terlebih dahulu. Lokasi yang baik merupakan lokasi yang memiliki sedikit penyinaran dan memiliki suhu kurang lebih sekitar 25 derajat celcius kemudian anda bisa memulai membuat media tanam untuk budidayanya jamur kuping :

  • Untuk media budidaya jamur kuping sebenarnya hampir sama dengan media budidaya jamur pada umumnya yakni berupa serbuk kayu, atau biasanya orang menyebutnya dengan gerajen.
  • Untuk serbuk kayu anda harus memilih serbuk kayu dengan tekstur yang halus kalian bisa mnengayaknya terlebih dahulu untuk memudahkan anda memisahkannya.
  • Setelah mendapatkan serbuk gergaji yang halus sebanyak 80% campurkan hingga rata dengan bekatul sebanyak 15%, kapur atau CaCo3 sebanyak 3 % dan air secukupnya hingga memiliki kelembaban maksimal sebanyak 65%.
  • Setelah media siap anda bisa mulai melakukan proses fermentasi media tanam untuk menghasilkan media budidaya yang layak untuk ditanami serta mendukung pertumbuhan jamur kuping dengan baik nantinya sobat berkebun.
  • Untuk proses fermentasi sangatlah mudah anda hanya tinggal mediamkannya saja selama kurang lebih 3 hingga 7 hari hingga suhu pada mesia mencapai 70% sobat.
  • Dalam proses fermentasi anda harus melakukan proses pemerataan yaitu dengan mengaduknya saat fermentasi mengijak hari ke 3.
  • Biarkan hingga media berubah warna menjadi coklat kehitaman, ini merupakan tanda bahwa media siap digunakan untuk tanam jamur kuping.
  • Langkah selanjutnya adalah masukkan media yang telah siap ke dalam kantung-kantung plastik yang kuat dengan ketebalan sekitar 0,5 mm dan tidak mudah sobek berisi 1kg dengan ukuran sekitar 30 x 20 cm.
  • Untuk penuhnya anda bisa mengukur ketinggian media hingga mencapai 20 cm dan jangan lupa untuk memadatkannya hingga tidak ada udara sedikitpun yang tersisa, lalu pasanglah ring dan tutuplah dengan sedikit kapas dan pasang penutup ringnya dengan rapat agar air tidak mudah masuk kedalam plastik.
  • Setelah pemasangan ring anda diharuskan untuk melakukan sterilisasi dengan cara menguapi media tanam agar terbebas dari zat racun dan bakteri untuk menguapinya anda juga bisa melakukannya dengan cara mengukusnya.
  • Lakukan proses tersebut dengan suhu 950 derajat celcius hingga 115 derajat celcius selama 8 jam, lalu letakkan media pada ruangan dengan rak-rak lalu rapikan. Tunggulah hingga suhu media budidaya kembali normal.

2. Menyiapkan Bibit Jamur Kuping

Selanjutnya dalah setelah semua media tanam siap, anda juga harus menyediakan bibit jamur kuping. Untuk mendapatkannya sangatlah mudah anda tidak perlu harus mencarinya ataupun membuatnya sendiri.  Berikut penjelasan singkatnya dibawah ini:

  • Agar panen anda sukses dan maksimal kalian bisa mendapatkan bibit jamur dengan membelinya di toko bibit ataupun koperasi tani yang ada di kota anda.
  • Namun akan lebih baik lagi jika kalian mendapatkan bibit dari petani jamur kuping sendiri, ini lebih terjamin mutu dan kualitasnya karna biasanya para petani sudahlah berpengalaman.
  • Jika anda ingin membelinya di toko, pastikan kalian membelinya bibit jenis f4 yang telah siap pakai, tentunya ini lebih praktis dan mudah, juga tidak memakan waktu yang cukup lama.

3. Penyemaian Bibit Jamur Kuping

Langkah berikutnya adalah melakukan penyemaian bibit jamur, dalam melakukannya anda tidak boleh langsung menyemaikan bibit jamur dengan sembarangan. Ada proses yang tepat supaya jamur kuping anda bisa tumbuh dengan maksimal diantaranya yaitu :

  • Setelah suhu pada media normal, semprotkan terlebih dahulu alkohol dengan kadar 70% ke tangan kalian agar steril dan mencegah bakteri atau kuman menggalkan proses budidaya jamur yang akan anda tanam.
  • Anda bisza menggunakan besi ataupun kawat sepanjang 30 cm sampai 45 cm untuk menebarkan bibit jamur dengan memanaskannya ke dalam api pembakaran spirtus dan semprotkanlah alkohol agar lebih steril lagi.
  • Untuk menebarkan bibit jamur, anda bisa memulai dengan mencelupkan besi ataupun kawat ke dalam botol bibit lalu ke dalam mulut ring dan menggoyangkannya hingga bibit menyebar secara rata ke permukaan media tanam, jangan lupa untuk menutup ring kembali dengan rapat.

4. Perawatan Jamur Kuping

Dalam melakukan perawatan jamur kuping sebenarnya tidaklah susah, anda hanya perlu memperhatikan pertumbuhannya dengan baik. Untuk lebih jelasnya berikut cara merawat jamur kuping hingga masa panen :

  • Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menginkubasi jamur kuping pada suhu sekitar 290 derajat celcius hingga 350 derajat celcius pada ruangan budidaya dan perhatikan penyinaran dalam ruangan.
  • Anda bisa menggunakan lampu 60 watt untuk penyinarannya, dalam satu ruangan budidaya biarkan jamur ini selama 1 hingga 2 bulan.
  • Untuk mempermudah anda dalam pemberhentian proses inkubasi, perhatikan adanya pertumbuhan miseliun dengan warna putih yang memenuhi media budidaya.
  • Namun jika selama lebih dari dua bulan tidak ada tanda-tanda kemunculan serabut putih maka proses inkubasi anda gagal dan anda bisa mengulangnya dari awal.
  • Setelah pertumbuhan miselum dan pengentian inkubasi kalian bisa mulai memanen jamur kuping dengan tanda jamur sudah berukuran cukup besar dan ditandai dengan adanya gelombang disetiap jamur kuping yang siap panen.
  • Biasanya jamur kuping dapat dipanen ketika sudah berumur 1 bulan setelah miselum tumbuh.
  • Sedangkan untuk masa panennya jamur kuping dapat dipanen sebanyak 4 kali, anda bisa memanennya dengan cara mencabut jamur kuping hingga ke akarnya agar akar tidak mengganggu pertumbuhan jamur yang sedang tumbuh.

Demikian penjelasan yang dapat berkebun sampaikan, mengenai Budidaya Jamur Kuping 100% Berhasil (Panduan Lengkap) mudah -mudahan bermanfaat selamat mencoba dan sukses selalu.