Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula (Sukses)

3 min read

Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula (Sukses)

Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula (Sukses) – Hai sobat berkebun.co.id, utnuk kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya ikan koi, yang mana akan di jelaskan secara singkat dan terperinci melalui artikel berikut ini :

Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula (Sukses)

Untuk para pecinta ikan hias tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ikan Koi, jenis ikan ini memiliki warna dan bentuk yang sangat menarik, sehingga memiliki banyak penggemar. Selain itu juga ikan koi dapat di budidayakan dengan mudah, sehingga bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Bagi anda yang masih pemula, tentu menjadi sebuah pertanyaan bagaimana cara budidaya ikan koi yang baik dan menghasilkan. Sebab biasanya untuk pemula belum begitu paham apa saja yang harus disiapkan dan cara prosesnya. Serta langkah-langkah yang harus dilakukan supaya budidaya ikan dapat membuahkan hasil yang maksimal.

Oleh sebab itu berkebun.co.id akan membagikan ilmu cara budidaya ikan koi. Tetapi sebelum melangkah lebih jauh kita akan mengenal Ikan Koi terlebih dahulu.

Ikan Koi

Ikan koi mulai dikenal dari orang Jepang yang hobi memelihara ikan dan memasarkannya ke negara-negara lain. Orang Jepang percaya bahwa ikan ini membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Ikan ini konon merupakan simbol persahabatan yang abadi dan cinta yang tulus menurut kepercayaan orang jepang.

Ikan koi termasuk dalam kelurga ikan mas atau karper yang memiliki nama ilmiah Cyprinus caprio. Ikan koi memiliki beberapa warna yang indah dan memiliki bentuk badan lebar dan memanjang seperti ikan mas. Dan pada akhirnya Ikan koi  populer di Indonesia sejak tahun 1960-an.

Berikut adalah langkah – langkah budidaya ikan koi yang baik dan benar :

Mempersiapkan Tempat (Kolam Budidaya)

Mempersiapkan Kolam yang baik merupakan faktor utama untuk keberhasilan seseorang dalam melakukan budidaya ikan. Kolam terbuat dari apapun baik kolam tanah, kolam terpal, ataupun kolam beton yang penting harus diperhatikan kebersihannya.

Ada juga yang melakukan budidaya ikan koi dalam aquarium karena ikan koi cukup mudah dalam perawatannya. Menurut pembudidaya ikan koi, kolam terpal kurang baik untuk tempat ikan koi. Idealnya kolam pemijahan memiliki ukuran 4×6 meter yang kedalamannya 60 cm sedangkan ketinggian airnya 40 cm.

Baca Juga:  Cara Perawatan Ikan Gurame Yang Sudah Berjalan

Sebelum membuat kolam sebaiknya anda harus mencari lokasi yang ideal, kolam harus mendapatkan sinar matahari yang cukup dan memiliki saluran air yang keluar masuk, sehingga sirkulasi air selalu terjaga. Pada saluran air sebaiknya dipasang saringan yang halus agar anakan ikan koi tidak ikut hanyut bersama air yang keluar serta dapat mengurangi hama yang ada di sekitarnya.

Pemilihan Indukan Ikan Koi

Dalam budidaya ikan koi anda harus memilih indukan yang unggul, sebab indukan yang baik akan mempengaruhi kualitas ikan itu sendiri dan salah satu kunci keberhasilan dalam berbudidaya.

Anda bisa mendapatakan dari pecinta koi, para pecinta koi biasanya mengoleksi ikan koi yang berkualitas untuk dipelihara sendiri dan untuk keperluan kontes. Biasanya pecinta koi ini sebagian besar tidak punya keterampilan atau waktu untuk mengawinkan ikannya.

Hal seperti ini bisa anda manfaatkan oleh para pembudidaya dengan melakukan kerja sama dengan para pemilik ikan tersebut. Para pemilik ikan diuntungkan karena ikannya bisa dikawinkan sedangkan pembudidaya senang karena bisa mendapatkan keturunan yang berkualitas.

Selain itu juga anda bisa mendapatkan indukan ikan koi dari para petani ikan di kota anda.

Tahap Pemijahan Ikan Koi

Setelah anda mendapatkan indukan ikan koi yang berkualitas, selanjutnya masukkan indukan tersebut ke dalam kolam yang sudah disiapkan. Biasanya induk betina akan berenang mengelilingi kolam dengan diikuti induk jantan di belakangnya.

Makin lama gerakan mereka akan semakin seru. Induk jantan akan menempelkan badannya ketika mengikuti induk betina. Pada akhirnya, induk betina akan mengeluarkan telur dengan sesekali akan meloncat ke udara.

Aktifitas betina ini akan segera diikuti jantan dengan mengeluarkan cairan sperma. Telur-telur yang terkena sperma akan menempel pada kakaban atau bahan penempel telur lain dan sulit untuk lepas. Tetapi ada juga sebagian telur yang jatuh ke dasar kolam. Perkawinan selesai pada pagi hari. Segera Induk dipisah dari telurnya. Jika terlambat, telur akan habis dimakan induknya sendiri.

Untuk mencegah agar telur tidak terserang jamur, maka telur-telur tersebut sebaiknya direndam terlebih dahulu dalam larutan Malachyt green dengan konsentrasi 1/300.000 selama kurang lebih 15 menit sebelum ditaruh di kolam penetasan.

Ketika akan merendam telur-telur ikan koi tersebut, sebaiknya kakaban digoyang-goyangkan pada air agar kotoran yang mungkin menutupi telur bisa terlepas.

Untuk menetaskan telur ikan koi anda harus merendam kakapan (sarang telur) kedalam air sepenuhnya. Untuk suhu air dijaga agar selalu konstan konstan. Bila suhu terlalu dingin penetasan akan berjalan lebih lama, namun bila terlalu tinggi maka telur dapat mati serta membusuk.

Baca Juga:  Jenis Jenis Ikan Cupang Yang Indah (Bahas Lengkap)

Dalam waktu 2-3 hari umumnya telur akan mulai menetas kakaban bisa diangkat serta dipindahkan, usahakan sarang benar-benar bersih supaya tidak ada benih yang terbawa, di karenakan seluruh telur telah menetas.

Koi yang baru menetas akan tetap membawa kuning telur sebagai persediaan makanan utama. Sepanjang itu mereka belum memerlukan makanan dari luar di karenakan alat-alat pencernaannya yang belum terbentuk prima, selanjutnya setelah 2-3 hari maka benih ikan tersebut mulai berenang, pada saat itulah anda bisa memberikannya makan berupa cacing sutra atau makanan benih lainnya.

Proses Pembesaran Benih

Dalam proses pembesaran benih anda harus melakukan dengan benar-benar teliti dan hati-hati, sebab ikan akan mudah mati jika benih ikan terdapat di tempat air yang kotor dan terkena triknya sinar matahari. Berikut ini adalah proses yang harus anda lakukan dalam pembesaran.

  • Lakukan pengecekan kualitas air setiap hari, pastikan suhu air stabil yaitu sekitar 22c hingga 25
  • Usahakan filter dan aerasi menyala selama 24 jam
  • Jika air mulai berkurang, anda bisa menambahkannya dan lakukan pengurasan serta penggantian air paling tidak seminggu sekali.
  • Untuk pakan, anda bisa memberi pelet setiap hari sebanyak 2 hingga 3 kali secukupnya

Ketika benih sudah siap untuk dipindahkan ke kolam pembesaran maka ada beberapa hal yang harus anda lakukan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Setelah anda mengisi air, pasang filter dan aerasi dengan benar
  • Lakukan proses yang sama seperti saat anda menebar benih untuk memindahkan ikan koi tersebut
  • Ikan koi yang sudah siap untuk dipindahkan ke kolam pembesaran memiliki ukuran sekitar 10 hingga 15 cm
  • Setelah ikan dipindahkan, jangan lupa untuk melakukan proses pemeliharaan hingga ikan siap untuk dipanen
  • Ikan koi yang sudah dipindahkan sebenarnya bisa dipanen kapan saja tergantung dari permintaan konsumen
  • Namun biasanya ikan koi siap panen setelah berumur 3 hingga 5 bulan

Demikian ulasan mengenai Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula (Sukses) yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh berkebun.co.id, selamat mencoba semoga berhasil dan sukses terimakasih.