Ternak Kroto Untuk Pemula 100% Berhasil (Panen)

2 min read

Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula 100% Berhasil

Ternak Kroto Untuk Pemula 100% Berhasil (Lengkap) – Hai sobat pada kesempatan kali ini Berkebun akan membahas mengenai cara budidaya kroto bagi pemula, untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya melalui artikel sebagai berikut:

Ternak Kroto Untuk Pemula 100% Berhasil (Panen)

Rangrang atau serangga merupakan semut yang berukuran agak besar dan dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam membentuk sebuah anyaman untuk sarangnya. Rangrang sama sebagaimana semut yang lainnya yakni serangga yang membentuk koloni, koloni rangrang ini sangat tinggi populasinya.

Rangrang ini dimanfaatkan manusia sebagai sumber pakan burung. Kroto merupakan komoditas perdagangan sekunder sebagai tambahan penghasilan petani.

1. Siapkan Bibit Kroto

a. Bibit Dari Alam

Jika kita mencari bibit dari alam, maka siapkan terlebih dahulu peralatan yang dibutuhkan seperti karung, sabit, pisau, ataupun gunting. Setelah menemukan sarang rangrang, kemudian bersihkan semut rangrang, ratu semut, serta kroto yang sudah dikeluarkan dari sarang.

Bersihkan dengan cara membuang satu per satu daun yang menjadi sarangnya. Setelah bersih dari daun dan ranting basah kemudian semut dan kroto dimasukkan ke dalam sarang buatan yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Setelah dimasukkan ke dalam sarang buatan, diamkan selama 2 sampai 3 jam agar semut dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Setelah 2 hingga 3 jam sarang dibuka agar semut atau rangrang mendapat udara yang segar.

b. Bibit Dari Peternak

Jika bibit didapat dari peternak, maka pilihlah bibit yang baik karena bibit baik akan mempengaruhi hasilnya nanti.

Baca Juga:  √ Cara Merawat Burung Jalak Suren Agar Bersuara Gacor (Panduan Lengkap)

2. Tahapan Budidaya Kroto

Semut rangrang merupakan serangga yang hidup dengan cara berkoloni, dengan koloni terdiri dari :

a. Ratu semut, merupakan pemimpin sebuah koloni dari semut rangrang yang bertugas sebagai telur penghasil kroto. Adapun bentuknya seperti tawon ataupun lalat hijau dan paling besar diantara anggota koloninya.

b. Semut jantan memiliki warna kehitaman, dan ukurannya lebih kecil dibandingkan ratu semut. Semut jantan memiliki sillus yang singkat yakni kira-kira satu minggu. Tugasnya hanya untuk membuahi ratu semut agar menghasilkan telur.

c. Semut pekerja, yakni semut betina yang mandul dan bertugas menjaga telur-telur kroto hingga menetas.

d. Semut prajurit, yakni bertugas mencari makanan bagi anggota koloninya dan melindungi keamanan rumah koloninya.

3. Membuat Media Sarang Kroto

Biasanya media yang digunakan dalam budidaya kroto adalah menggunakan media toples. Meskipun ada media lain yang biasanya digunakan seperi paralon dan juga bambu. Adapun cara budidaya kroto dalam toples diantaranya adalah

Pertama

Buatlah media sarang bagi koloni semut rangrang agar mau bertelur. Kemudian lubangilah toples dibagian bawah dengan diameter 5-7 cm, kemudian tutup kembali lubang tersebut dengan lakban.

Kedua

Masukkan sarang tersebut ke dalam toples, kemudian tutup dengan rapat.

Ketiga

Selanjutnya menyiapkan nampan plastic datar, dan isilah nampan tersebut dengan air hingga setinggi setengah dari tinggi sisi nampan. Kemudian tarulah batu-bata yang memiliki permukaan datar di tengah-tengah nampan yang telah diisi air tersebut. Tujuan diberikannya air agar semut tidak kabur saat dipindahkan.

Keempat

Kemudian taruhlah toples yang telah diisi bibit sarang semut rangrang diatas batu bata dengan posisi yang terbalik yakni bagian toples yang dilubangi tadi berada pada posisi menempel pada batu bata tersebut. Setelah itu jika posisi benar-benar tegak, maka lepaskanlah lakban penutup lubang toples tersebut agar semut bebas  keluar untuk mencari makan.

Baca Juga:  Cara Ternak Ayam Petelur Untuk Pemula (Sukses)

Cara Memberi Pakan Dalam Pembudidayaan Kroto

Makanan kroto biasanya berupa serangga mati, seperti kecoa, ulat, jangkrik, maupun sisa-sisa makanan. Cara budidaya kroto agar dapat segera panen juga membutuhkan nutrisi tambahan berupa air gula ditambahkan sedikit madu.

Kemudian potong gelas bungkus air mineral sebagai tempat gula tersebut. Kemudian taruh gelas tersebut disamping toples.

Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula 100% Berhasil
Ternak Kroto Untuk Pemula 100% Berhasil (Panen)

Setelah melakukan proses diatas dengan benar, maka dalam kurun waktu 2 sampai 3 bulan kroto sudah dapat dipanen.

Demikianlah informasi mengenai Ternak Kroto Untuk Pemula 100% Berhasil (Panen). Semoga dapat berhasil dan tetap harus banyak berkonsultasi dengan petani yang sudah banyak berpengalaman. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂