Cara Menanam Seledri : Pembibitan, Mengelolah, Merawat Dan Pemanenan

2 min read

Cara Menanam Seledri : Pembibitan, Mengelolah, Merawat Dan Pemanenan

Cara Menanam Seledri : Pembibitan, Mengelolah, Merawat Dan Pemanenan – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Seledri. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Menanam Seledri


Tanaman seledri (Apium graveolens) tercatat dalam keluarga Umbelliferae, tumbuhan yang kerap dijadikan herba ataupun tumbuhan alternatif obat. Daun seledri disantap sebagai lalapan serta penghias hidangan. Bijinya dijadikan bahan penyedap serta ekstrak minyak seledri dimanfaatkan sebagai obat.

Usaha tani budidaya seledri sangat sesuai diterapkan di dataran tinggi dengan ketinggian 1000 – 1200m dari permukaan laut. Tetapi tumbuhan ini masih toleran ditumbuhkan di dataran rendah. Tumbuhan ini kurang tahan terhadap curah hujan besar.

Jenis tanah yang disarankan dalam budidaya seledri merupakan tanah yang gembur serta memiliki banyak bahan organik. Tumbuhan ini berkembang baik pada tingkatan keasaman tanah pH 5,5 – 6,5. Apabila tanah sangat asam maka tambahkan kapur ataupun dolomit.


Cara Menanam Tumbuhan Seledri

Karakteristik ciri tumbuhan seledri ialah memiliki banyak cabang, Untuk cabangnya tidak mempunyai bulu. Terdapat 2 cara menanam tumbuhan seledri ini, ialah cara Generatif serta cara Vegetatif.

Yang pertama cara menanam tumbuhan seledri dengan tata cara Generatif, cara ini ialah sistem penanaman yang diawali dari benih ataupun biji selederi yang di semai sampai tanaman seledri siap buat dipindahkan ke media tanam lain sepertiPot, Polybag ataupun pada lahan yang luas.

Setelah itu cara yang kedua yakni menanam dengan cara penanaman vegetatif, untuk metode ini kamu tidak perlu repot – repot menyemai benih seledri, kamu cuma butuh mengambil anakan seledri dari tumbuhan yang sudah berusia ataupun siap panen.

Masalah ini disebabkan kerutinan tumbuhan seledri muda yang biasa berkembang di dasar tumbuhan yang berusia. Sehabis diambil anakannya.

Baca Juga:  Panduan Sukses Cara Budidaya Nangka Sayur

Di pasaran sendiri harga dari tanaman seledri ini terbilang mempunyai nilai jual yang menguntungkan. Tumbuhan ini banyak peminatnya sedangkan untuk orang yang membudidayakannya terbilang sedikit.

Kemampuan kesempatan usaha budidaya seledri ini memanglah bisa dikatakan sangat menjanjikan.

Cara Menanam Seledri : Pembibitan, Mengelolah, Merawat Dan Pemanenan


Melakukan Pembibitan

Langkah awal yang bisa dicoba untuk menanam seledri di lahan tanam ialah pembibitan. Pembibitan bisa dicoba dengan 2 cara ialah secara generatif serta vegetatif. cara generatif bisa dicoba dengan memakai biji seledri.

Sebaliknya metode vegetatif bisa dicoba dengan memakai anakan tunas yang berasal dari umbi. Pastikan bibit yang digunakan ialah bibit dengan mutu baik.

Mengelolah Lahan Tanam

Lahan yang hendak digunakan buat menanam seledri wajib diolah terlebih dulu supaya kondisinya cocok dengan seledri.

Tanah dicangkul sampai gembur kemudian buat bedengan dengan besar minimun 20 centimeter, lebar 80 – 100 centimeter, serta jarak antar bedengan 25 – 35 centimeter.

Setelah itu pupuk organik ditaburkan serta diaduk sampai tercampur dengan tanah supaya tingkatkan kesuburan serta unsur hara tanah.

Pengolahan lahan yang digunakan buat menanam seledri bertujuan buat sediakan keadaan yang cocok buat perkembangan tanaman.

Cara Menjaga Seledri Supaya Berkembang Subur

Seperti pula tanaman yang lain, tanaman seledri membutuhkan perawatan spesial supaya bisa berkembang produktif.

Tanaman kecil ini memanglah rapuh, namun dari segi perawatan sesungguhnya tidak sangat merepotkan, kok. Berikut ini beberapa langkah perawatan tanaman seledri:

1. Penyiraman

Pada awal mulanya, proses penyiraman perlu dilakukan tiap pagi serta sore hari sampai tumbuhan berusia satu minggu. Setelahnya, durasi penyiraman tumbuhan seledri diturunkan serta cukup dilakukan sebanyak 2 – 3 kali per minggu.

Tumbuhan seledri memanglah tidak butuh disiram sangat sering sebab ada dasarnya media tanam seledri tidak boleh sangat becek.

2. Pemupukan

Apabila Kamu membudidayakan seledri secara organik, maka pemakaian pupuk organik cair sangat diajarkan serta hasilnya akan sangat efisien.

Baca Juga:  Cara Menanam Rumput Gajah Dengan Mudah & Benar (Panduan Lengkap)

Pupuk organik cair dapat didapatkan dengan gampang di toko – toko pertanian ataupun Kamu dapat pula buatnya sendiri dengan gampang.

Cara berikan pupuknya ialah cukup siapkan 10ml pupuk cair yang dicampur dengan 1 liter air setelah itu siramkan secara menyeluruh ke segala tumbuhan.

3. Penindakan Hama

Biasanya, budidaya seledri pada media pot ataupun polybag tidak sering sekali terserang hama ataupun penyakit. Kebalikannya, hama serta penyakit lebih kerap ditemui pada budidaya seledri dalam skala luas.

Apabila perihal ini terjadi, cobalah basmi hama – hama tumbuhan tersebut dengan memakai pestisida organik supaya tanamannya selalu terpelihara.


Panen Tumbuhan Seledri

Setelah merawatnya dengan baik mulai dari cara menanam seledri ini, terakhir barulah kalian dapat memanen hasilnya.

Umumnya tumbuhan seledri ini bisa dipanen pada usia 60- 70 hari sehabis tanam. Panen bisa dicoba bila besar tumbuhan sudah menggapai 20- 30 centimeter.

Hendaknya panen dicoba pagi pagi hari jam 7 – 9 pagi ataupun sore hari pada jam 4 – 6 sore. Bila cuma buat di mengkonsumsi sendiri hingga baiknya panen dicoba dengan memotong bagian batangnya saja.

Serta sisakan bagian bonggolnya, supaya bisa memicu pembuatan tunas baru sehingga kamu tidak butuh lagi melakukam penanaman ulang.

Sebaliknya bila buat di jual ke pasaran hingga panen dicoba dengan metode mencabut tumbuhan dari pot. Setelah itu bilas bagian akarnya serta buang daun yang rusak.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Seledri : Pembibitan, Mengelolah, Merawat Dan Pemanenan, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.