Cara Ternak Kucing Persia

Cara Ternak Kucing Persia – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Ternak Kucing Persia. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Cara Ternak Kucing Persia


Kucing Persia pula termasuk kucing yang terkenal di Indonesia, tidak hanya tipe kucing anggora.

Kucing Persia disukai sebab memiliki corak yang menawan, dengan bulu yang rimbun, wajah yang bundar, dan moncongnya yang pendek.

Kucing Persia pula populer dibelahan dunia, buktinya kucing Persia pula kerap diikutkan dalam kontes, jadi tidak heran bila harga kucing Persia cukup mahal.

Buat kamu yang pandai membaca kesempatan, budidaya kucing Persia ialah kesempatan usaha yang sangat menjanjikan.

Tidak hanya harga jualnya yang besar, memelihara kucing Persia dapat pula buat menyalurkan hobi, dan bisa dijadikan usaha buat menaikkan pendapatan.

Budidaya kucing Persia pula sedikit berbeda dengan budidaya kucing anggora, ialah pada proses perjodohan dan metode merawatannya.


Metode budidaya kucing Persia

Memilah bibit berkualitas

Bila kamu mau mengawali ternak kucing Persia langkah awal yang wajib dicoba merupakan memilah bibit yang bermutu, sebab bibit yang bermutu hendak memastikan generasi yang dihasilkan nanti.

Memilih indukan yang jantan serta betina, serta metode membedakannya merupakan;

  • Indukan jantan memiliki lubang kelamin yang jaraknya agak jauh dengan anus, dan wujud lubangnya bundar.
  • Sebaliknya buat indukan betina, lubang kelaminnya berupa celah memanjang.

Kriteria bibit kucing persia yang bermutu merupakan bagaikan berikut;

  • Mata bundar, terbuka lebar, bercorak terang, dan memiliki sorot yang tajam,
  • Kaki pendek serta kuat,
  • Dada serta pundak lebar,
  • Punggung rata serta perut kecil,
  • Hidung kecil serta pendek,
  • Muka besar melingkar,
  • Lapisan gigi apik serta bersih,
  • Ekor pendek, tebal dan tidak kaku,
  • Bulu halus serta bercorak terang,
  • Sehat serta tidak cacat raga.

Ataupun dapat pula dengan membeli bibit yang masih anakan, ialah usia 15-20 hari ataupun yang baru disapih induknya, dengan tujuan anak kucing hendak lebih cepat menyesuaikan diri, dibandingkan dengan kucing dewasa.

Dan kamu bisa memahami karakternya, dengan tingkahnya yang lucu serta menggemaskan, tidak hanya itu kamu pula dapat mengenali pertumbuhannya serta mengendalikan kesehatannya.

Persiapan Kandang Kucing Persis

Sehabis memperoleh indukan yang bagus, langkah berikutnya merupakan mempersiapkan kandang.

Kandang ialah modal utama dalam ternak kucing Persia, buatlah kandang senyaman mungkin, supaya kucing betah serta merasa aman, dengan temperatur udara yang tidak sangat panas ataupun hampir 24 derajat celcius.

Jangan lupa di dalam kandang disediakan pasir yang halus, ataupun di ayak terlebih dulu biar bersih, sebagai tempat dimana kucing membuang kotoran.

Cara Ternak Kucing Persia


Peralatan Kucing Persia

Makanan

Makanan yang hendak di berikan pada kucing nantinya wajib dicermati labelnya. Supaya tidak salah konsumsi, perhatikan label apabila buat kucing kecil cari makanan yang berlabel kitten.

Tempat Makan serta Minum

Buat tempat makan serta minum memilih yang efektif supaya mengirit tempat dalam kandang.

Takaran Makanan

Takaran ini berperan buat mengambil makanan, takaran ini kamu dapat membeli ataupun buatnya sendiri.

Bak Pasir, Pasir serta Serokan Pasir

Bak pasir ini berperan buat tempat pasir ataupun tempat buang air kecil ataupun buang air besar (bila telah ada pasir).

Pasir khusus buat kucing memiliki guna buat menggumpalkan serta mengeringkan kotoran kucing sehingga buat membuangnya sangat gampang serta tidak gampang bau.

Serokan pasir berperan buat membuang kotoran yang sudah menggumpal dalam bak pasir dengan gampang tanpa membuat tangan kotor ataupun bau.

Shampo, Baby oil serta Kapas, Dan Vitamin

Shampo yang diberikan buat kucing ialah shampo yang khusus kucing. Shampo ini pula diberikan pada dikala kucing mandi serta umumnya pemandian kucing dicoba seminggu sekali.

Baby oil serta kapas ditujukan buat bisa mensterilkan kotoran pada kuping kucing. Vit pula butuh diberikan supaya pada kulit serta bulu kucing senantiasa sehat.

Proses Perkawinan Kucing Persia

Mengawinkan kucing persia ini aktivitas yang gampang-gampang sulit, namun tidak masalaah bila telah berpengalaman, sebab perihal itu menjadikan seseorang memahami dengan baik metode beternak kucing persia.

Dalam suatu proses perkawinan ini kamu wajib senantiasa mencermati tingkah laku sang kucing jika mereka telah keserasian, kucing hendak hadapi bermacam proses pernikahan ataupun kamu pula dapat mengawinkan kucing ditempat dokter hewan.


Masa Hamil Kucing Persia

Sehabis kucing ini melaksanakan perkawinan, datang saatnya masa hamil, yang diisyarati dengan berhentinya nafsu birahi, serta senantiasa menghindar apabila lagi berhadapan dengan lawan jenisnya.

Isyarat kucing persia positif hamil ialah:

  • Pada dikala hendak merambah minggu ketiga sehabis pernikahan, mulai nampak terdapat pergantian raga pada kucing, semacam pada putting susu berganti corak pink dan bulu-bulu disekitarnya rontok, nafsu makan terus meningkat, serta pula perut kucing terus meningkat besar.
  • Bila kucing Persia telah positif berbadan dua, kamu wajib kerap membawanya kedokter hewan buat mengecek kesehatan kandungannya.
  • Masa kehamilan kucing Persia ini umumnya hampir 60-70 hari sehabis suatu proses perkawinan terakhir.

Demikian ulasan mengenai Cara Ternak Kucing Persia, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.