Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen

5 min read

Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen

Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Pembudidayaan Ikan Nila.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen


Siapa yang belum tahu ikan nila,pasti susah banyak yang tahu bukan? beberapa hal wajib diperhatikan kala seseorang peternak antara lain ialah pakan, pemilihan anakan serta metode perawatan.

Ikan nila ialah tipe ikan yang sangat gampang dibudidayakan, hampir sangat gampang di antara ikan air tawar sejenis. Walau gampang, bila salah langkah, hingga hasil budidayanya tidak optimal.

Memutuskan jadi pembudidaya ikan nila berarti kamu siap tekun serta bekerja keras. Semangat ini harus kamu miliki saat sebelum mengawali.

Berikut merupakan beberapa metode budidaya ikan nila salin biar kilat besar serta memperoleh hasil yang maksimal:


Langkah Pembudidayaan Ikan Nila


Proses Persiapan Kolam

Ikan nila sangat baik berkembang di dataran rendah dengan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Temperatur kolam antara 27- 30 derajat celcius

Buat kolam indukan, tidak butuh sangat luas tetapi wajib lumayan dalam. Dengan ketinggian Dekat 100- 140 centimeter.

Sehabis mengenali ketentuan posisi kolam ikan nila, serta Kamu dapat penuhi ketentuan tersebut. Hingga langkah berikutnya ialah memilah tipe kolam yang cocok dengan preferensi Kamu.

Walaupun berbeda tipe kolam, Kamu senantiasa wajib mempersiapkan kolamnya. Berikut ini langkah- langkahnya:

  • Saat sebelum di isi air, Kamu butuh melaksanakan pengeringan kolam terlebih dulu. Ini dicoba 14 hari saat sebelum proses tebar bibit ikan.
  • Tebarkan 150 kilogram GDM SaMe Granule Bio Organik pada 1 ha lahan di 10 hari sebelum tebar bibit ikan nila.
  • Setelah itu isi kolam dengan air sampai ketinggian 30 centimeter di 10 hari saat sebelum tebar bibit.
  • Larutkan 5 kilogram GDM Black BOS dengan air. Setelah itu masukkan kedalam 1 ha kolam di 10 hari sebelum tebar bibit.

Proses persiapan kolam dengan memakai produk GDM. Proses tersebut bertujuan buat menolong mempersiapkan kolam supaya aman ditempati oleh calon bibit ikan nila serta menolong membetulkan keadaan kolam.

Dengan begitu, Kamu dapat dengan gampang meningkatkan pakan natural buat calon bibit ikan nila.


Perawatan Kolam

Sehabis mempersiapkan kolam ikan nila, langkah berikutnya ialah melaksanakan perawatan pada kolam. Perawatan pada kolam ini terdiri dari 3 ialah perawatan kolam terpal, kolam tanah serta kolam tembok.

Silakan simak tahapan ini cocok dengan tipe kolam Kamu.

Perawatan Kolam Terpal Ikan Nila

  • Kolam terpal sesungguhnya hampir sedikit perawatan. Yang butuh dicermati merupakan jangan hingga terpal yang digunakan bocor ataupun sobek.
  • Perhatikan temperatur di dalam kolam. Temperatur terbaik dalam memelihara nila merupakan 25 sampai 30 derajat celcius.
  • Kedalaman yang sesuai buat nila merupakan 100 sampai 120 centimeter dengan ph 7.
  • Sehabis nila dipanen, ingatlah buat mengubah air di dalam kolam.
  • Senantiasa aplikasikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan disetiap 10 hari sekali dengan metode menyiramkan/ menyemprotkannya, dengan dosis 10 liter/ ha.

Perawatan Kolam Tanah Ikan Nila

  • Air yang dipakai wajib bersih, leluasa dari limbah serta pestisida
  • Perairan ditukar sesering bisa jadi cocok kepadatan ikan.
  • Air yang ditukar sangat tidak 20% dari volume totalitas kolam.
  • Senantiasa aplikasikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan disetiap 10 hari sekali dengan metode menyiramkan/ menyemprotkannya, dengan dosis 10 liter/ ha

Perawatan Kolam Tembok Ikan Nila

Baca Juga:  Budidaya Ikan Nila Panduan Lengkap (Sukses)

Secara tertib bilas kolam bila airnya telah berbau serta keruh. Buang air sampai 1/ 3 kemudian isi kembali dengan air yang baru serta bersih. Kamu dapat melaksanakan perihal ini cocok dengan keadaan air kolam.

Bila terdapat tumbuhan di atas permukaan kolam serta berpotensi mengusik pergerakan nila, wajib kilat dibersihkan.

Senantiasa aplikasikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan disetiap 10 hari sekali dengan metode menyiramkan/ menyemprotkannya, dengan dosis 10 liter/ ha

Langkah berikutnya merupakan proses pra tebar. Pra tebar dicoba pada H- 7 saat sebelum tebar.

Langkah utama pra tebar merupakan menyiramkan 10 liter/ ha Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan secara menyeluruh kedalam 1 ha lahan.

Pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini bertujuan buat tingkatkan jumlah plankton ataupun zooplankton didalam kolam.

Ini bertujuan buat mempersiapkan pakan natural bibit ikan yang ditebarkan.

Dengan begitu, Kamu dapat mengirit pakan buat bibit ikan. Tidak hanya itu, pakan natural ini pula lebih sehat serta disukai oleh bibit ikan nila.

Pemilihan Benih

Awal putuskan dahulu tipe nila apa yang hendak kamu budidayakan? yang sangat banyak di budidayakan petani merupakan nila merah sebab banyak di gemari konsumen.

Sebagian praktisi pula berkata ikan nila jantan berkembang 40% lebih kilat.Bila tujuan kamu merupakan berternak ikan nila buat tujuan menjual ikan mengkonsumsi( bukan benih). Memilih bibit jantan saja.

Karakteristik bibit ikan nila yang baik cirinya:

  • Dimensi ukuran seragam
  • Corak kulit terang, matanya pula terang sehat
  • Geraknya lincah serta tidak lesu
  • Tidak cacat. Perhatikan ikan nila, yakinkan tidak terdapat sisa cedera ataupun jamur
  • reaksi yang semangat dikala diberi pakan

Bila terlanjur membeli benih campur? solusinya :

  • Senantiasa lanjutkan, buat panen kali ini bisa jadi hasilnya tidak optimal. Panen selanjutnya beli jantan semua
  • Memakai hormon jantanisasi( mengganti nila betina jadi jantan). Hormon jantanisasi dapat dibeli di toko pertanian, dapat yang produk impor ataupun produk asli indonesia. Metode jantanisasi dapat kamu baca di dokumen ini
  • Memilah nila jantan secara manual serta memisahkan dengan nila betina.

Karakteristik- ciri nila jantan :

  • Corak perut nila jantan agak hitam, sebaliknya nila betina agak putih
  • Dagu nila jantan agak gelap, nila betina agak putih
  • Lubang Urogenital nila jantan terdapat 2 buat betina terdapat 3( 1 buat mengeleuarkan telur)
  • Sirip nila jantan cerah jelas, sirip nila betina amerah pucat

Penebaran benih ikan nila

Kolam yang telah kita isi air dekat 70cm tadi, silahkan diisi dengan benih ikan nila. petani biasanya menebar benih dengan kepadatan dekat 30 ekor/ m2.

Cuma saja suatu riset di institusi riset air tawar depok, mempelajari kalau yang sangat maksimal merupakan 100 ekor/ m2.

Bila memiliki lebih dari satu kolam, cobalah pula yang 100 ekor per m2. jika betul sukses, untung kamu dobel. Hemat ruang serta panen berlipat.

Pergantian temperatur air tiba- tiba dapat menimbulkan ikan nila tekanan pikiran. Waktu yang baik buat menebar benih nila merupakan pagi serta sore supaya tidak tekanan pikiran.

Metode memasukkan benih yang benar merupakan masukkan benih beserta wadahnya ke dalam kolam sepanjang separuh jam.

Ini buat menyesuaikan diri supaya kurangi jumlah benih mati. Sehabis itu miringkan wadah tadi supaya ikan nila keluar sendiri dari wadahnya.


Pembesaran serta Pemeliharaan Ikan Nila

Kunci sukses dari budidaya ikan nila ini merupakan intensitas pembudidaya dalam 3 perihal berikut: Perawatan air, Pemberian pakan, serta penindakan terhadap hama serta penyakit.

Perawatan air

Perhatikan airnya dikala hendak berikan pakan, bila dirasa terdapat bau tidak nikmat silahkan ubah air tersebut. Triknya buang air lewat lubang yang kita buat dipojokkan kolom, tinggalkan 1/ 3nya saja.

Yakinkan lubang terdapat saringannya sehingga ikan nila tidak lari. Sehabis itu isi kolam tadi hingga ukuran semacam semula.Bila kolam ikan di rasa kotor, terdapat daun jatuh ataupun kotoran lain segeralah kamu ambil.

Baca Juga:  Bonsai Asem : Cara Membuat, Membentuk Dan Perawatan

Pakan

Pakan merupakan biaya sangat besar dalam budidaya ikan nila,walaupun kita telah mempersiapkan plankton, kita senantiasa memerlukan pelet dengan kandungan protein 20- 30%.

Pakan ikan nila merupakan 3% bobotnya. Bila bobot ikan nila 100 gr, pakannya berarti 3 gr pelet.Tiap 2 minggu sekali, ambilah sebagian ikan nila sehat kemudian timbang bobotnya. Misal bobot rata- rata ikan 100 gr, hingga:

pakan yang diperlukan= 3% x bobot rata– rata x jumlah ditaksir ikan

pakan yang diperlukan= 3% x 100 gr x 1. 000 ekor= 3. 000 gr= 3 kilogram pelet

Kunci perawatan ikan nila merupakan kebersihan kolam. Kamu wajib teratur mengubah air kolam. Penggantian ini bermacam- macam, misal budidaya di drum, ingin tidak ingin seminggu sekali ubah air.

beda lagi dengan bioflok, dapat sebulan baru ubah air. Buat kolam tanah serta beton, silahkan dikala air keruh serta bau langsung ditukar.

Dikala mengubah air, yakinkan kamu menyisakan air( misalnya 1/ 3 bagian) supaya nila tidak tekanan pikiran sebab air baru.Tidak hanya melindungi keadaan air, kita pula wajib mengerti dengan penyakit ikan nila.

Hama serta Penyakit Ikan Nila.

Hama serta penyakit ikan nila ini dapat terjalin tiap sesi, mulai dari sesi penyebaran benih hingga sesi nyaris panen.

Misal dikala di awal- awal benih, kamu wajib memandang apakah terdapat hewan pemangsa benih misalnya ucrit. Bila tidak kamu cek, dapat– dapat benih kamu habis cuma sebab dimakan ucrit.

Yakinkan pinggiran kolam kamu tidak banyak tanaman ataupun sampah supaya tidak merangsang datangnya ucrit.

Bila telah ditemui ucrit, waktunya kamu bekerja keras, sepanjang ini metode membasmi ucrit yang efisien merupakan dibersihkan secara manual memakai seser.

Dikala pemberian pakan, kamu pula wajib memandang kegiatan ikan. Yakinkan ikan sehat- sehat serta gesit. Bila terdapat ikan yang diam sendiri di pojokan, dapat jadi ia berpenyakit. lekas tangkap serta jalani pengecekan.

Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen

Masa Panen Ikan Nila

Waktu panen bermacam- macam antara 2- 7 bulan, yang universal dekat 4 bulan, bergantung posisi serta intensitas pengusaha.

Terdapat pula yang 2 bulan, triknya beli benih yang telah besar serta beri pakan nila yang banyak. Sesungguhnya bukan waktu yang jadi patokan panen, namun berat ikan.

Seperti itu berartinya pengukuran bobot sebagian ikan nila secara acak tiap 2 minggu sekali, supaya kita ketahui bobot ikan serta kebutuhan pakan.

Terdapat yang memanen dikala berat ikan 300 gr, terdapat yang menunggu hingga dekat 500 gr. Ini bergantung kebutuhan serta metode pembudidaya menjual ikan tersebut.

Pengusaha yang telah berkelud lama dengan ikan nila, umumnya memiliki konvensi dengan pihak yang memerlukan ikan, semacam: restoran, warung lamongan, hotel serta penjual ikan sehingga dia tidak kesulitan dalam menjual.

Di dalam kesepakatan tersebut umumnya mereka mensyaratkan bobot minimun.Metode panen pula berbeda, bergantung gimana metode kamu menjualnya.

Biasanya ikan nila dijual dalam 3 kondisi:

  • Hidup( Filet segar). Ini umumnya buat dikirim ke restoran- restoran ataupun luar kota.
  • Mati tetapi Bersih tanpa kotoran. Ini buat dijual di swalayan
  • Beku utuh: dapat pula buat dikirim ke luar kota apalagi luar negara,

Pengiriman umumnya memakai drum ataupun styrofoam yang tentu kecil serta padat, banyak kotoran dalam wadah sempitdapat menimbulkan toksin yang dapat menewaskan nila.

Tidak hanya itu dalam proses pengiriman luar kota pula dapat diberi tabung oksigen.Panen dapat dicoba secara manual memakai sesek, dapat pula dengan mengeringkan kolam.

Demikian ulasan mengenai Cara Pembudidayaan Ikan Nila : Persiapan Kolam, Pembenihan, Perawatan dan Proses Panen , yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.

Cara Membuat Bibit Brokoli

admin
1 min read

Menanam Kiwi Di Dataran Rendah

admin
2 min read

Daun Semangka Kuning

admin
2 min read