Cara Merawat Tanaman Jagung

Cara Merawat Tanaman Jagung – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Merawat Tanaman Jagung.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Cara Merawat Tanaman Jagung


Perawatan serta Pemeliharaan Tumbuhan Jagung

Perawatan tumbuhan jagung sangat penting dicoba buat memperoleh perkembangan tumbuhan yang maksimal.

Perawatan serta pemeliharaan ini mulai dicoba, sejak tumbuhan jagung masih dalam fase bibit sampai mencapai dewasa.

Buat menciptakan jagung yang bermutu baik, dibutuhkan perawatan serta pemeliharaan tumbuhan sehabis bibit ditanam.

Berikut merupakan sebagian tahapan yang tidak boleh terlewati kala melaksanakan perawatan serta pemeliharaan tumbuhan jagung.


Pengairan

Pengairan yang dicoba sehabis melaksanakan pembibitan ialah perihal penting yang wajib dicoba supaya tumbuhan jagung memperoleh air yang cukup. Biasanya, pengairan dicoba dengan metode penggenangan.

Penggenangan bisa dicoba dengan mengalirkan air mengarah saluran drainase sehingga cuma bagian dari parit buat drainase saja yang terkena air.

Sehabis digenangkan, air didiamkan serta dibiarkan menyerap. Tetapi, bila tanah yang dimasukkan air mulai basah, hendaknya air dikeluarkan kembali dari saluran drainase supaya tidak menggenangi tumbuhan jagung.

Berikutnya, pengairan bisa dicoba dikala lahan tidak dibasahi oleh air hujan sepanjang 3 hari berturut-turut.

Perihal ini disebabkan jagung memerlukan ketersediaan air yang lumayan selama masa perkembangan.

Penjarangan

Penjarangan tumbuhan ialah proses pengambilan tumbuhan yang tidak dikehendaki serta dicoba pada jumlah tumbuhan yang berlebih ataupun tidak cocok dalam satu lubang tanam.

Penjarangan dicoba dengan metode mematahkan tumbuhan yang tidak dikehendaki tanpa wajib melaksanakannya dengan pencabutan sebab bisa mengganggu pangkal tumbuhan yang yang lain.

Penyulaman

Berikutnya dicoba pengecekan kurang lebih satu minggu sehabis bibit ditanam.

Perihal ini dimaksudkan buat melihat apakah bibit yang ditanam berkembang dalam kondisi wajar ataupun tidak.

Bila pada dikala pengecekan ditemui bibit jagung yang tidak berkembang ataupun menghadapi kehancuran maka perlu dicoba penanaman ulang (penyulaman).

Penyulaman wajib dicoba secepatnya sehabis penjarangan supaya perbandingan antar tanaman tidak ketara.

Cara Merawat Tanaman Jagung


Penyiangan

Perihal penting yang wajib dicoba kala tumbuhan jagung telah berkembang ialah melaksanakan penyiangan.

Penyiangan ialah proses pembersihan tumbuhan dari gulma, hama, ataupun parasit yang bisa mengusik perkembangan jagung yang ditanam.

Penyiangan awal dapat dicoba dikala tumbuhan telah berusia 4 minggu sehabis masa tanam.

Penyiangan dicoba bertepatan dengan pembumbunan serta hendaknya dicoba 2 minggu sekali.

Pembumbunan

Pembumbunan ialah penutupan pangkal tumbuhan yang mencuat di atas permukaan tanah dengan metode menguruk/menimbun dari tanah di sebelah kanan-kirinya.

Pembumbunan berperan buat memperkokoh wujud tumbuhan.

Pembumbunan hendak lebih efektif bila dicoba bertepatan dengan penyiangan supaya tenaga kerja tidak terbuang banyak.

Pembumbunan awal dicoba bertepatan dengan penyiangan kedua.

Pemupukan

Kebutuhan akan hara haruslah tercukupi buat mendukung perkembangan tumbuhan jagung. Oleh karenanya, tumbuhan jagung butuh dipupuk secara teratur.

Dosis pemupukan yang digunakan biasanya 200-350 kilogram urea per hektare, 100-200 kilogram SP-36 per hektare, serta 200-400 kilogram NPK per hektare.

Pemupukan awal diberikan pada dikala tumbuhan belum ditanam.

Pemberian pupuk dicoba dengan menyebarkannya ke dalam alur yang dibuat dengan jarak dekat 10 centimeter dari barisan tanam dengan kedalaman 10 centimeter.

Pemupukan susulan diberikan sehabis tumbuhan berusia 4 minggu.

Uraian sepenuhnya dapat dibaca pada Pemupukan Berimbang pada Tumbuhan Jagung


Pengendalian hama serta penyakit

Salah satu karena kegagalan panen merupakan serbuan hama serta penyakit.

Oleh karenanya perlu dicoba prediksi serbuan dengan penangkalan yang lebih baik daripada penyembuhan.

Bila serbuan telah terjadi, hendaknya jalani pengendalian sesuai dengan tipe hama yang melanda.

Hama yang biasa melanda tumbuhan jagung ialah belalang, ulat tongkol, pengerek, ulat daun, ulat grayak, dan lalat bibit.

Sebaliknya penyakit yang kerap melanda tumbuhan jagung merupakan bulai, gosong, busuk batang serta lain-lain.

Kehancuran yang diakibatkan oleh serbuan hama serta penyakit bisa menimbulkan kehancuran sampai kematian pada tumbuhan.

Pengendalian bisa dicoba memakai pestisida kimia maupun organik.

Demikian ulasan mengenai Cara Merawat Tanaman Jagung, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.