Cara Menanam Salak Tepat Untuk Pemula

4 min read

Cara Menanam Salak Tepat Untuk Pemula

Cara Menanam Salak Tepat Untuk Pemula – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Salak. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Menanam Salak Tepat Untuk Pemula


Tanaman salak yakni salah satu tanaman buah yang disukai dan mempunyai prospek baik buat diusahakan. Daerah asal nya tidak jelas, tetapi diprediksi dari Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Ada pula yang mengatakan jika tanaman salak( Salacca edulis) berasal dari Pulau Jawa.Pada masa penjajahan biji- biji salak dibawa oleh para saudagar hingga menyebar ke seluruh Indonesia, terlebih sampai ke Filipina, Malaysia, Brunei dan Muangthai.


Syarat Tumbuh Tumbuhan Salak

Tanaman ssalak sesuai apabila ditanam di daerah berzona udara Aa bcd, Babc dan Cbc. A berarti jumlah bulan basah besar( 11- 12 bulan/ tahun), B: 8- 10 bulan/ tahun dan C: 5- 7 bulan/ tahun.

Salak hendak tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan rata- rata per tahun 200- 400 mm/ bulan.

Curah hujan rata- rata bulanan lebih dari 100 mm sudah tergolong dalam bulan basah. Berarti salak membutuhkan tingkatan kebasahan maupun kelembaban yang besar.

Tanaman salak tidak tahan terhadap sinar matahari penuh( 100%), tetapi cukup 50- 70%, karena itu diperlukan adanya tanaman peneduh.

Temperatur yang sangat baik antara 20- 30°C. Salak membutuhkan kelembaban besar, tetapi tidak tahan genangan air.

Tanaman salak menggemari tanah yang produktif, gembur dan lembab. Derajat keasaman tanah( pH) yang cocok buat budidaya salak ialah 4, 5- 7, 5.

Kebun salak tidak tahan dengan genangan air. Buat pertumbuhannya membutuhkan kelembaban besar. Tanaman salak tumbuh pada ketinggian tempat 100- 500 m dpl.

Budidaya salak cocok dicoba di Indonesia. Diakibatkan salak pondoh memiliki syarat tumbuh yakni di daerah dengan hawa tropis.

Buat ketinggian daerah budidaya sempurna diukur dari permukaan laut, budidaya salak baik dicoba di ketinggian 400 sampai 700 m.

Dengan temperatur hawa optimum 20 sampai 30 derajat C dan menciptakan pancaran sinar matahari sebanyak 50 sampai 70%.

Buat struktur tanahnya sendiri membutuhkan tanah yang kaya hendak zat organik, gembur, dan memiliki keasaman pH 5. 5 sampai 6. 5, di antara lain tanah lempung berpasir.


Langkah Langkah Budidaya Salak

Panduan jitu supaya budidaya salak kilat berbuah dan memiliki kualitas besar, ialah dengan memperbanyak melalui tata cara vegetatif.

Tata cara vegetatif berarti tanaman salak diperbanyak dari bagian tumbuhan salak tidak cuma biji, misalnya pangkal, batang maupun daun.

Baca Juga:  Khasiat Terong Hijau

Tata cara ini lebih diajarkan daripada tata cara generatif yang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam menghasilkan buah.

Tata cara vegetatif pula hendak menghasilkan tumbuhan dengan kualitas yang sama persis dengan induknya.

Sehingga buat yang ingin menghasilkan buah salak kualitas besar, sampai dianjurkan mengenakan tata cara vegetatif.

  • Memilah Bibit Salak Berkualitas

Pemilihan bibit salak perlu dicoba dengan penuh pertimbangan. Pastikan membeli bibit pada orang dagang yang sudah bersertifikat. Baik itu bibit dari tunas anakan, maupun cangkok.

Mengenai ini supaya bibit yang dibeli memiliki mutu yang betul- betul terjamin. Sehingga mengurangi kerugian pembeli baik secara bayaran, waktu serta tenaga.

  • Pengolahan Lahan

Sehabis bibit sudah siap, saatnya buat melakukan pengolahan lahan. Buat lahan monokultur( satu areal hanya ditanami satu jenis tanaman), sampai perlu diatur jarak antar tanamannya seluas 2 x 2 meter.

Nantinya dalam 1 hektar lahan, dapat ditanami sebagian 1800 rumpun salak.

Kebalikannya buat lahan polikultur( satu areal ditanami lebih dari 1 jenis tanaman), sampai antar tanaman diberi jarak 1, 5 x 1, 5 m.

Jangan kurang ingat buat membuat saluran air pula buat mengestimasi tanah tergenang akibat hujan deras serta buat pengairan kala masa kemarau tiba.

Selanjutnya buat lubang tanam. Tata cara membuat lubang tanam ialah dengan memisahkan tanah bagian atas dan tanah bagian dasar.

Ukuran lubang tanamnya 50 x 50 x 50 cm, maupun 75 x 75 x 75 cm. Sehabis itu jangan langsung menanam bibit. Biarkan dulu lubang tanam dalam keadaan terbuka sejauh 3 minggu.

Baru sehabis itu beri pupuk kandang sebanyak 15 kg pada kedalaman lubang, dan masukkan kembali tanah yang sudah dicampur pupuk, silahkan tunggu lagi sejauh seminggu dikala saat sebelum ditanami.

  • Tahap Penanaman Bibit

Penanaman bibit sebaiknya dicoba di dini masa hujan, maupun dalam keadaan tanah lembab oleh penyiraman. Satu lubang tanam ditanami dengan 1 bibit cangkokan salak.

Apabila bibitnya yakni hasil dari perbanyakan biji, sebaiknya 1 lubang tanam ditanami dengan 2 rumpun, karena jenis kelaminnya belum diketahui.

Bibit salak dikeluarkan dari polybag maupun kantong plastik dengan hati- hati, setelah itu masukkan ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah yang sudah dicampuri pupuk.

Penanaman dicoba dengan hati- hati dan membetulkan jika akarnya tidak sampai rusak.

Pasang ajir di dekat tanaman salak pondoh, dan pangkas 75% daunnya buat mengurangi penguapan.

Sebaiknya dalam satu lahan jangan mencampurkan satu jenis salak dengan jenis yang lain, tujuannya buat menghindari adanya perkawinan silang yang dapat menghasilkan buah yang jauh dari harapan.

  • Penyerbukan Tanaman Salak

Berikutnya yakni melakukan penyerbukan. Meski sebetulnya tanaman salak dapat melakukan perkawinan sendiri, hendak tetapi buat mendapatkan hasil yang terbaik, kerapkali penyerbukan dicoba dengan dorongan manusia.

Baca Juga:  9 Cara Budidaya Bayam Merah dengan Hasil Terbaik

Umumnya tanaman salak pondoh berbunga di usia 3 tahun, namun apabila diperbanyak melalui tunas anakan, tanaman sudah berbunga di usia 2 tahun.

Tanaman salak dapat mulai dicoba penyerbukan disaat memunculkan karakteristik di antara lain seludang bunga betina rusak dengan bau yang wangi dan warna merah.

Tata cara melakukan penyerbukan ialah dengan mengoleskan bunga jantan pada bunga betina.

Pastikan bagian benang sari dari bunga jantan menempel pada putik dari bunga betina. Sehabis penyerbukan sukses, lekas tutupi bunga betina dengan daun supaya serbuk sari tidak terbang tertiup angin.

  • Penjarangan dan Panen Tanaman Salak

Apabila Sudah Waktunya, Panen Buah Salak Kamu Berikutnya lakukan penjarangan buah pada buah yang tumbuhnya tidak sempurna.

Buat buah kualitas baik, silahkan dibungkus dan tunggu hingga matang baru buah salak dapat dipanen. Biasanya panen dicoba sehabis buah berusia 6 bulan sejak bunga mekar.

Cara Menanam Salak Tepat Untuk Pemula


Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Salak

Selanjutnya ialah melakukan pemeliharaan tanaman. Pemeliharaan tanaman salak yang dini ialah pengairan.

Tanaman membutuhkan pasokan air yang cukup banyak, utamanya disaat masa kemarau. Terus jadi besar tanaman, terus jadi banyak pula kebutuhan airnya.

Perlu dicoba pengairan dengan tertib dan tertib apabila tanahnya ialah tanah berpasir, tanah yang kurang produktif, sinar matahari yang diterima penuh, dan terletak pada masa kemarau.

Sehabis itu penyulaman, kegiatan pemeliharaan ini dicoba disaat menghasilkan tanaman yang sudah mati, lelet pertumbuhannya, serta perbandingan tanaman jantan dan betina yang tidak balance.

Penyulaman dicoba dengan mengganti bibit yang tidak di idamkan, dengan bibit berusia sama dan memiliki kualitas unggul.

Selanjutnya dicoba pemupukan serta penggemburan. Pupuk yang digunakan ialah pupuk organik dan pupuk NPK. Pemberian pupuk kandang yakni sebanyak 15 kg buat masing- masing rumpun.

Tujuannya ialah buat melindungi kesuburan dan struktur tanah. Seraya melakukan pemupukan, ada baiknya dibarengi dengan penggemburan tanah.

Penggemburan dicoba dengan hati- hati supaya tidak mengusik perakaran tanaman salak.

Pemeliharaan berikutnya ialah penyiangan. Dicoba bersamaan dengan pemberian pupuk dini, maupun di usia 6 bulan dini dan selanjutnya dicoba masing- masing 4 bulan sekali.

Sehabis itu pemangkasan yang mulai dicoba kala tanaman salak mulai berbunga dan berbuah.

Pemangkasan perlu dicoba secara tertib masing- masing 2 bulan sekali, terlebih sehabis panen dengan tujuan supaya banyaknya pelepah daun dan tunas tidak sangat banyak dan supaya lingkungannya tidak sangat lembab.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Salak, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih