Cara Menanam Pare Belut Hingga Panen Sukses

2 min read

Cara Menanam Pare Belut Hingga Panen Sukses

Cara Menanam Pare Belut Hingga Panen Sukses – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Pare Belut. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Menanam Pare Belut Hingga Panen Sukses


Pare belut maupun diucap krai, yakni jenis sayur- mayur yang mudah ditemui di sebagian negara, semacam Indonesia, Pakistan, Malaysia, Tiongkok dan negara- negeri Asia yang lain.

Pare belut biasa diucap pula pare ular maupun snake gourd yakni salah satu jenis pare yang dapat jadi masih tidak kerap sekali orang tahu.

Pare ini memanglah cukup sulit didapatkan, mengingat sangat tidak sering sekali bibitnya ditemui dipasaran maupun di toko benih tanaman.

Tanaman pare belut dapat dikatakan cukup mudah dan tidak sangat rumit buat proses penanaman. Pare belut sendiri masih tercantum keluarga pare dan pula famili Cucurbitaceae maupun keluarga mentimun dan labu.

Keunikan pare belut terletak pada rasanya, karena umumnya pare memiliki ciri khas yakni rasa yang pahit, namun pare belut maupun pare kisut ini memiliki rasa yang tawar semacam oyong maupun labu.


Syarat Berkembang Pare Belut

Paria belut lebih dapat membiasakan diri baik pada dataran rendah dan sangat membutuhkan pengairan yang baik. Temperatur optimum buat pertumbuhan paria belut ialah 30- 35˚C.

Paria belut diperbanyak secara generatif melalui biji. Kebutuhan benih per hektar mencapai 4- 6 kg. Benih paria belut dapat ditanam secara langsung maupun pindah tanam pada disaat bibit mempunyai 2 dau sejati.

jarak antar baris ialah 1- 1, 5 m, kebalikannya jarak antar tanaman dalam baris 60- 75 cm.

Baca Juga:  Manfaat Melon Golden

Pengairan yang cukup pada disaat tidak ada hujan sangat dibutuhkan buat mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang optimal.


Langkah Cara Tanam Pare Belut


  • Pemilihan Benih

Budidaya buat penciptaan benih paria belut nyaris sama semacam budidaya komsumsi, kecuali ada perlakuan isolasi jarak dan seleksi( roguing)

Buat melindungi kemurnian genetik benih yang dihasilkan. Tanaman paria belut tercantum tananman yang menyerbuk silan( cross pollinated). Isolasi jarak yang digunakan dekat 100 m.

Seleksi tanaman dicoba pada fase pertumbuhan vegetatid, fase berbungan dan fase berbuah, meliputi: keseragaman pertumbuhan, bentuk daun, warna bunga, bentuk buah dan lain- lain.

  • Waktu pemanenan benih

Waktu pemanenan benih paria belut dekat 130 hari sehabis semai, ditandai dengan buah telah bercorak kunign. Buah paria belut dipanen dengan tata cara ipotong tangkai buahnya dengan pisau.

  • Prosesing benih

Prosesing benih paria belut dicoba dengan tata cara menciptakan biji yang berlendir, selanjutnya dicuci bersih. Biji paria belut yang sudah bersih dari lendir tersebut sehabis itu dikeringkan.

Rata- rata benih biji paria belut yang dapat dihasilkan dekat 250 gr biji per tanaman.

  • Pengeringan benih

Biji paria belut dibungkus kertas sehabis itu dikeringkan di dasar sinar matahari sejauh 3 hari. Swetelah isi air benih paria belut mencapai dekat 10, 0%, sampai biji harus lekas dikemas.

  • Pengemasan benih

Benih maupun biji paria belut dapat dikemas dalam kemasan kertas, namun hendak lebih baik lagi apabila mengenakan kemasan alumunium foil, karena sifatnya yang kedap hawa.

Apabila membolehkan hawa yang ada dalam kemasan alumunium foil pula dihisap keluar dengan mengenakan peralatan penghisap( vacuum), sehingga isi air benih dini dapat dipertahankan.

  • Penyimpanan benih

Benih yang dikemas dalam kemasan kertas harus ditaruh dalam stoples kaca yang telah diberi bahan desikan, semacam: silika gerl, arang abu gosok, sehingga hawa didalam stople diharapkan tetap kering dan dapat mempertahankan isi air benih dini.

Buat benih yang dikemas dalam kemasan alumuniaum foil sebaiknya pula ditaruh dalam waha stoples yang tertutup. selanjutnya stoples ditaruh di tempat yang kering dan sejuk.

Baca Juga:  Cara Menanam Paprika : Gizi, Manfaat, Penanaman, Perawatan dan Pemanenan

Apabila memundkinkan dapat ditaruh dalam gudang benih yang temperatur dan kelembabannya dapat diatur( t= 18˚C; RH= 30

  • Penanaman Bibit Pare Belut

Siapkan wadah/ tempat tanam( polybag, pot, kaleng sisa, dsb) Polibag/ pot wajib diberi lubang di bagian bawahnya.

Masukkan batu kecil supaya lubang tidak tersumbat tanah. Satu hari saat sebelum tanam, isi polibag/ pot dengan media tanam sampai 3/ 4 nya.

Komposisi media tanam= tanah: pasir/ sekam: kompos= 2: 1: 1. Sehabis bibit Pare Belut/ Ular mempunyai 2– 5 helai daun, pindahkan ke polibag/ pot.

Triknya: Buat lubang terlebih dulu di polibag/ pot. Ambil bibit beserta tanah di dekat akarnya. Masukkan ke lubang dengan posisi tegak, tambahkan tanah di sekitarnya.

Letakkan polibag/ pot di tempat cerah tetapi nyaman dari hujan. Sehabis berkembang daun baru, letakkan polibag/ pot di tempat terbuka.

  • Masa Panen

Panen buah pada disaat masih muda dicoba pada 12- 20 hari sehabis pembuahan maupun 47- 55 hari sehabis tanam.

Panjang buah yang biasanya dipanen ialah 30- 60 cm. berat per buah dapat mencapai 0, 5- 1 kg, sebanyak 6- 50 buah per tanaman.

Cara Menanam Pare Belut Hingga Panen Sukses


Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

Penyakit utama paria belut ialah embun tepung( Pseudoperonospora cubensis) dan antraknose( Colletotrichum lagenarium).

Kebalikannya hama yang sering menyerang tanaman ini ialah lalat buah dan nematoda. Pecegahan dapat dicoba melalui pengecekan tertib dan penyemprotan pestisida secara selektif

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Pare Belut , yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih