Cara Menanam Okra

3 min read

Cara Menanam Okra

Cara Menanam Okra – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Okra. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Menanam Okra


OKRA ataupun BENDI ialah sejenis tumbuhan berbunga yang tercantum dalam suku Malvaceae.

Buah okra dimanfaatkan bagaikan bahan sayur-mayur serta bermacam olahan masakan yang lain.

Buah okra muda bercorak hijau serta mempunyai biji berdimensi kecil yang melekat disekeliling dinding buah.

Penampilannya nyaris mirip dengan cabai hijau besar serta disekeliling kulit buahnya ada bulu-bulu halus.

Tekstur buah okra mirip dengan buah terung, rasanya renyah serta berdahak bila dimasak. Di Indonesia sayur-mayur okra telah mulai diketnal serta disukai.

Sayur-mayur okra dapat diolah jadi bermacam tipe olahan masakan, semacam kari, oseng-oseng, tumis, balado ataupun bagaikan kombinasi salad. Tumbuhan ini sesuai dibudidayakan di Indonesia yang beriklim tropis.

Okra mempunyai nama ilmiah sebagai Abelmoschus esculentus Moench, tumbuhan ini banyak ditemui pada daerah yang beriklim tropis semacam Indonesia, Malaysia serta sebagian daerah Asia.

Konon tumbuhan okra berasal dari Ethiopia serta menyebar kebeberapa daerah semacam Asia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri tumbuhan okra masih jarang ditemui, serta cuma ada di kota-kota besar.

Okra dalam bahasa Inggris diucap dengan lady’s fingers, ocra ataupun gumbo, sebaliknya di Malaysia diketahui dengan nama Bendi.

Budidaya okra skala besar sesungguhnya mempunyai kemampuan yang bagus, tumbuhan okra gampang dibudidayakan serta tidak susah penjaannya.

Juga warga Indonesia telah mulai memahami serta menggemari sayur-mayur okra, teruji dengan banyaknya penghobi ataupun gardener yang menanam okra buat disantap sendiri.


Klasifikasi Ilmiah OKRA

Klasifikasi Ilmiah Okra
KerajaanPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoMalvales
FamiliMalvaceae
GenusAbelmoschus
SpesiesA. esculentus
Nama binomialAbelmoschus esculentus

Syarat Berkembang Tumbuhan Okra

Okra merupakan tumbuhan tropis, serta dapat berkembang produktif di Indonesia.

Tumbuhan okra dapat berkembang pada dataran rendah, dataran menengah ataupun dataran tinggi serta bisa berkembang dengan maksimal pada ketinggian 600–700 mdpl (m diatas permukaan laut).

Pada ketinggian tersebut tumbuhan okra sanggup berkembang serta berproduksi dengan optimal. Bila metode budidayanya pas tumbuhan okra sanggup bertahan sampai 5–6 bulan.

Sebaliknya pada dataran rendah walaupun okra dapat berkembang serta berbuah tetapi produksi serta pertumbuhannya tidak optimal.

Baca Juga:  Budidaya Rumput Laut : Metode, Perawatan, Pemanenan dan Manfaat Rumput Laut

Okra memerlukan cahaya matahari secara penuh serta menghendaki curah hujan sedang. pH sempurna supaya tumbuhan okra sanggup berkembang dengan maksimal merupakan 5,5-7,0 (netral).

Tumbuhan ini sesuai dengan iklim di Indonesia serta bisa dibudidayakan nyaris diseluruh daerah di Indonesia.


Metode Menanam Okra

Persiapan lahan

Lahan yang telah gembur serta bersih dari gulma, berikutnya dibuat bedengan dengan lebar 90-100 centimeter, tinggi 20-30 centimeter serta panjang bedengan yang membiasakan lahan.

Antar bedengan dibuat jarak hampir 50-70 centimeter. Bila pH tanah dibawah 5,5 maka butuh dicoba pengapuran dengan metode ditabur diatas bedengan.

Bedengan dibiarkan sepanjang 10-15 hari setelah itu ditutup dengan mulsa plastik.

Persiapan benih/bibit

Benih bisa dibuat sendiri ataupun membeli di toko pertanian. Benih okra yang dibuat sendiri didapatkan dari biji okra yang telah tua serta rupanya telah menghitam.

Benih direndam sepanjang 4-6 jam, kemudian diseleksi benih yang tenggelam dikala perendaman.

Sehabis benih diperoleh, berikutnya benih bisa disemai dalam polybag yang sudah diisi dengan media tanam berbentuk kombinasi tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.

Sehabis bibit okra mempunyai tinggi hampir 15-20 centimeter, maka bibit tersebut bisa dipindah ke lahan.

Penanaman

Benih okra bisa ditanam langsung ke lahan dengan metode membenamkan 2-3 benih dalam lubang tanam kemudian ditutup tipis dengan tanah.

Tetapi, bila bibit berasal dari semai, bibit tinggal dimasukkan secara hati-hati ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat kemudian timbun serta dipadatkan. Penanaman okra dicoba pada sore hari.

Cara Menanam Okra


Merwat Tanaman Okra

Beri okra lumayan air

Okra wajib diberi paling tidak 2,5 centimeter air tiap minggu. Sirami tiap pagi buat melembabkan tanah dnegan baik, kecuali sehabis hujan deras.

Okra dapat tahan terhadap keadaan yang sedikit kering, namun hendak berkembang jauh lebih baik dikala memperoleh banyak air sejauh masa panas.

  • Waktu terbaik buat menyiram okra merupakan di pagi hari, sehingga tumbuhan ini memiliki lumayan waktu buat mengering saat sebelum malam hari. Bila air masih tersisa di tanah semalaman, perihal ini dapat menimbulkan okra membusuk.
  • Dikala Kamu menyiram okra, cobalah buat tidak menjatuhkan air di daunnya. Dikala cahaya matahari mulai mengenai tumbuhan okra, air ini hendak bekerja bagaikan kaca pembesar serta membakar daun okra.
Pangkas hasil semaian okra

Dikala biji yang Kamu tanam sudah berakar serta berkembang sampai 7,6 centimeter, pangkas sehingga hasil semaian yang lebih kecil serta perkenankan yang besar.

Pangkas sehingga sisa hasil semaian yang berkembang berjarak 0,3 meter satu sama lain, di dalam barisan yang berjarak 0,9 meter.

Baca Juga:  Cara Merawat Kucing Kampung

Bila Kamu memindahkan hasil semaian yang Kamu mulai tanam dari dalam ruangan, Kamu dapat melewati langkah ini.

Bilas tempat berkembang okra dari gulma serta beri mulsa

Selama okra masih muda, rawat tempat tumbuhnya buat menghilangkan gulma.

Setelah itu tutupi wilayah di dekat hasil semaian dengan susunan mulsa, semacam jerami cemara.

Perihal ini hendak menghindari gulma lainya berkembang serta memahami tanah.

Bagikan kompos di sisi tumbuhans

Sebab okra butuh banyak nutrisi buat berkembang, terus berikan kompos selama masa panas.

Kamu wajib memberikan okra kompos pada 3 waktu, ialah: sehabis memangkas hasil semaian, sehabis sayur-mayur awal berkembang, serta pada pertengahan masa tanam.

Buat memberikan kompos di dekat okra, Kamu cuma butuh memasukkan beberapa centimeter di dalam tanah dekat tumbuhan, shingga tanahnya memperoleh nutrisi.

  • Kamu pula dapat memberikan nutrisi dengan pupuk ataupun pupuk lepas lambat.
  • Jangan memberikan nutrisi pada okra tertalu sering; 3 kali saja telah lumayan. Sangat banyak memberikan kompos ataupun pupuk malah dapat mengusik perkembangan tumbuhan, bukannya membantunya.
Hindarkan hama pengganggu

Kutu, kutu busuk ataupun ulat jagung suka memakan tumbuhan okra. Tumbuhan ini kuats serta umumnya tidak kalah terhadap serbuan hama.

Namun kamu butuh melindungi supaya populasi hama tidak meningkat banyak buat memperoleh hasil panen okra yang banyak.

Cek batang serta daun secara teratur buat melihat terdapatnya lubang, daun yang bercorak kuning serta ciri serbuan hama yang lain.

Kamu dapat mengambil serangga dengan tangan ataupun menyemprot daun okra dengan air sabun buat mengusir hama.


Panen Okra

Panen buah okra bisa diawali kala tumbuhan berumur 60-70 hari. Buah okra dipanen kala masih muda, kira-kira yang telah berdimensi panjang 10-12 centimeter.

Buah okra yang dimensi panjangnya telah lebih dari 12 centimeter ataupun telah tua tidak layak buat dipanen serta disantap bagaikan sayur.

Pemanenan dapat dicoba tiap 2 ataupun 3 hari sekali, serta berlangsung sampai 2-3 bulan semenjak panen awal. Masa panen bergantung pada keadaan tumbuhan serta pemeliharaan tumbuhan.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Okra, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.