Cara Menanam Kubis : Manfaat, Tahapan, Pembibitan, Perawatan Dan Proses Panen

Cara Menanam Kubis : Manfaat, Tahapan, Pembibitan, Perawatan Dan Proses Panen – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Kubis. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Cara Menanam Kubis : Manfaat, Tahapan, Pembibitan, Perawatan Dan Proses Panen


Kubis mempunyai wujud yang unik, bundar, tetapi tidak bundar sempurna, dan terdapat pula kubis dengan wujud yang sedikit gepeng. Berdasarkan pada proses pertumbuhannya, mulanya kubis berkembang seperti tumbuhan pada biasanya, dimana daunnya berkembang dengan wajar.

Saat telah mulai berusia, daun – daun tersebut hendak melengkung serta berkembang merapat. Corak kubis pula bermacam – macam. Terdapat kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), serta kubis dengan corak ungu kemerahan (forma rubra).

Dikenal kalau kubis mempunyai bermacam – macam isi gizi yang baik buat kesehatan badan, semacam vit, mineral, serta beberapa senyawa baik.

Vit C merupakan vit dengan kandungan paling tinggi tidak hanya A, B, serta E yang termasuk di dalam kubis. Perihal inilah yang membuat kubis jadi senjata jitu buat menghindari skorbut ataupun sariawan kronis.

Buat isi mineralnya, kubis mempunyai zat besi, natrium, fosfor, kalium, serta kalsium. Walaupun demikian, kubis pula tidak baik bila sangat banyak dimakan oleh Kamu yang mempunyai kasus dengan lambung.

Perihal ini disebabkan oleh isi senyawanya yang bisa memicu kenaikan gas di lambung, yang setelah itu menyebabkan perut kembung.


Manfaat Kubis

Memandang banyaknya isi baik yang ada dalam suatu kubis, menuntun kita buat mencari ketahui apa sesungguhnya yang bisa dilakukan oleh kubis pada tubuh kita.

Dengan bermacam – macam kandungannya, kubis sanggup untuk menghindari sariawan kronis. Tidak hanya itu, kubis pula baik buat badan, serta lebih lanjut hendak dipaparkan dibawah berikut ini :

  • Melawan sel kanker
  • Mencegah tekanan darah tinggi
  • Membantu pembuatan sel darah merah
  • Menawar racun dalam tubuh
  • Mengurangi berat badan
  • Melancarkan proses pencernaan
  • Buat kesehatan tulang
  • Untuk kesehatan jantung
  • Mencegah sakit kepala

Tahapan Penanaman Kubis mulai dari Pembibitan sampai Panen

Pembibitan

Untuk memperoleh perkembangan tumbuhan yang serupa, maka diajarkan buat melakukan pembibitan terlebih dulu. Kamu bisa memakai seedtray dari plastik ataupun nampan dari kayu sebagai tempat pembibitan.

Terdapat banyak pilihan benih tumbuhan kol yang dapat Kamu miliki di toko pertanian maupun marketplace online. Beberapa merek benih tumbuhan kol di antara lain: Panah Merah, Known You Seed, Chia Tai, Sakata, serta Grand 22 Bisi.

Kebutuhan benih untuk tiap 1 hektar lahan paling tidak 200 – 250 gr. Tanamlah benih tersebut ke dalam kotak pembibitan yang sudah diisi dengan media tanam berbentuk kombinasi tanah serta pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Letakkan kotak pembibitan tersebut di dalam greenhouse simpel yang bernaungkan plastik UV. Dengan begitu, benih tidak hendak rusak saat turun hujan.

Selalu jaga kelembaban media tanam pembibitan dengan menyiraminya memakai sprayer minimun 1 kali dalam satu hari. Nantinya, setelah berusia 3 – 4 minggu, bibit mulai berdaun 5 serta siap buat dipindahkan ke lahan pembesaran.

Persiapan Lahan Budidaya

Tumbuhan kol bisa berkembang di berbagai keadaan lingkungan, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi, ialah 200 mdpl hingga 2000 mdpl.

Nah, memilih benih yang cocok dengan altitude ataupun ketinggian lahan Kamu dari permukaan laut sehingga saat telah ditanam, pertumbuhannya bisa maksimal.

Sistem perakaran tumbuhan kol yakni serabut. Oleh karena itu, biar tumbuhan ini gampang meresap nutrisi yang diperlukan buat pertumbuhannya.

Maka lakukan pengolahan tanah dengan cara dibajak terlebih dulu dengan kedalaman 30 centimeter. Pengolahan tanah ini bertujuan buat membetulkan porositas tanah, sekaligus mensterilkan lahan dari gulma.

Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 1,2 meter, tinggi 30 centimeter, serta panjang 10 meter ataupun disesuaikan dengan kontur lahan.

Buat tiap 1 hektar lahan, tambahkan pula pupuk dasar berbentuk kombinasi pupuk kandang sebanyak 20 ton/ha, serta pupuk kimia berbentuk Urea sebanyak 50 kilogram, ZA 125 kilogram, SP-36 125 kilogram, serta KCL 100 kilogram.

Cara Menanam Kubis : Manfaat, Tahapan, Pembibitan, Perawatan Dan Proses Panen


Persemaian

Setelah lahan siap, langkah selanjutnya ialah rendam benih sepanjang 30 menit hingga satu jam dengan air hangat kemudian angin – Setelah itu sebarkan benih secara menyeluruh pada lahan dengan jarak antar deretan kurang lebih 10 centimeter. Bibit yang sudah berkembang serta berdaun 4 hingga 5 helai telah bisa dipindahkan.

Penanaman

Setelah bibit disemaikan, buat lubang tanam dengan sesuai jarak tanam ialah 50 cm – 60 centimeter. Memilih bibit yang segar serta sehat. Setelah itu tanam bibit pada lubang tanah. Leher pangkal turut sedikit tertanam.

Penyiraman

Saat masih pada awal masa tanam, penyiraman teratur dicoba tiap pagi serta sore hari. Tetapi apabila hujan tidak perlu melakukan penyiraman. Sehabis tumbuhan berusia dekat 30 hari, penyiraman dicoba dengan cara lebih serta dilakuakn 2 – 3 kali satu hari ataupun disesuaikan dengan keadaan lahan.

Penyulaman

Saat sebelum tumbuhan berusia 2 minggu, bila terdapat tumbuhan yang layu ataupun berkembang tidak wajar maka dilakukan penggantian dengan tumbuhan baru.

Pemupukan

Pemupukan susulan dicoba dengan memakai pupuk urea KCL serta ZA dengan perbandingan 1:2. Pemupukan susulan awal dicoba pada saat tumbuhan kubis berumur hingga 25 hari. Setelah itu pemupukan selanjutnya dicoba tiap 10 hingga 15 hari sekali. Pemberian pupuk tersebut dengan metode dikocor/ditabur.

Penyiangan

Lakukan penyiangan gulma ataupun tumbuhan yang terdapat disekitar tumbuhan, baik di bedengan maupun di paritnya.

Pada usia satu bulan tumbuhan kubis, tiap seminggu sekali semprotkan derris 10%, DDT folidol 0, 01% hingga 0, 03% ataupun dengan serbuk BHC 5%.

Upaya tersebut dilakukan apabila ada hama ulat daun yang melekat sehingga pengaruhi perkembangan tumbuhan.


Proses Panen Kubis

Umur panen kubis yang baik umumnya berkisar 81 sampai 105 hari. Jangan sampai Kamu terlambat buat memanen kubis mengingat kropnya terus menjadi gampang retak sehingga gampang membusuk. Oleh sebab itu, segeralah kenali isyarat kubis yang telah siap panen, seperti berikut ini :

  • Pinggir daun tumbuhan bagian atas sudah melengkung keluar.
  • Corak daun terluarnya sedikit keunguan.
  • Krop bagian dalamnya telah lebih padat
  • Pastikan tidak terdapat bagian kubis yang busuk, semacam busuk lunak serta busuk hitam
  • Bila syarat – syarat tersebut telah dilakukan maka lakukanlah panen kubis.

Cara Memanen Kubis Bisa Kamu Jalani Dengan Cara Berikut:

  • Petiklah kubis dengan pisau yang tajam serta bersih
  • Potonglah di bagian pangkal batang kubis
  • Petiklah kubis dengan teratur serta diawali dari kubis yang sehat, dilanjutkan dengan kubis yang terinfeksi patogen (kurang baik)
  • Jauhi kubis yang telah dipanen dari cahaya matahari langsung
  • Pilihlah daun kubis yang kurang sehat serta pisahkan dari krop
  • Simpanlah kubis di tempat yang lembab

Kubis dengan kandungan air yang rendah bisa bertahan sampai 12 bulan, sebaliknya kubis dengan kandungan air yang besar bisa ditaruh dekat 4 hingga 6 bulan.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Kubis : Manfaat, Tahapan, Pembibitan, Perawatan Dan Proses Panen, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.