Cara Menanam Bambu Tepat dan Mudah

3 min read

Cara Menanam Bambu Tepat dan Mudah

Cara Menanam Bambu Tepat dan Mudah – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menanam Bambu. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Menanam Bambu Tepat dan Mudah


Bambu ialah suatu tanaman jenis rumput- rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak tipe. Bambu yang memiliki nama lain buluh, aur, dan eru.

Bambu tergolong salah satu tanaman dengan pertumbuhan sangat kilat karena memiliki sistem rhizoma- dependen yang unik terlebih dalam waktu 1 hari bambu dapat tumbuh sepanjang 60 cm( 24 Inchi) lebih.

Bambu diklasifikasikan lebih dari 10 genus dan 1450 spesies. Jenis bambu ditemui pada berbagai posisi hawa, dari hawa dingin pegunungan hingga daerah tropis panas.

Biasa ditemui di sepanjang Asia Timur dari 50o Lintang Utara di Sakhalin sampai ke sebelah utara Australia, dan di bagian barat India hingga ke Himalaya.

Bambu pula terdapati di sub- Sahara Afrika, dan di Amerika dari pertengahan Atlantik Amerika Utara hingga ke selatan ke Argentina dan Cili. Daratan Eropa tidak memiliki spesies bambu asli.


Ketentuan Berkembang Tumbuhan Bambu

Bambu membutuhkan banyak sinar matahari, Pilih tempat di halaman yang mendapatkan sinar matahari sejauh 8 jam/ lebih masing- masing hari.

Jenis tanah terbaik buat bambu ialah tanah geluh maupun napal. Pasang penghalang maupun pagar yang terbuat dari lembaran logam maupun beton di sekelilingnya. Penghalang ini harus dibuat sedalam 0, 9 hingga 1, 2 meter.

Penghalang ini guna membatasi penyebaran bambu pada tempat lain dan menjauhi tanaman bambu rusak apabila tekena angin karena bambu memiliki pangkal yang dangkal.

Bambu yakni jenis tanaman rumput- rumputan yang memiliki rongga dan ruas pada bagian batangnya. Tanaman bambu diklasifikasikan ke dalam 10 genus lebih dan 1450 spesies.

Baca Juga:  Cara Menanam Bambu Air : Prosedur, Pengolahan Dan Perawatan

Bambu pula yakni tanaman yang memiliki pertumbuhan yang kilat, itu karena bambu memiliki sistem rhizoma dependen yang unik dengan pertambahan panjang dekat 60 cm maupun lebih per hari.

Bambu memiliki nama lain semacam buluh, aur, eru dan orang jawa sering menyebut bambu dengan nama pring.

Bambu sering dimanfaatkan buat kerajinan tangan anyam semacam peralatan rumah tangga maupun yang yang lain, bambu yang masih tunas sering dimanfaatkan buat bahan sayur- mayur.


Langkah Menanam Tumbuhan Bambu

Dikala ini banyak orang yang menanam maupun budidaya bambu ini, karena membudidayakan bambu ini tidaklah begitu sulit namun hanya butuh pengetahuan saja tentang tata cara maupun tata cara dalam budidaya bambu ini.

Tidak hanya itu dengan menanam maupun membudidayakan bambu ini bisa menaikkan pendapatan baik itu menjual bambu dalam bentuk batangan maupun sudah dalam bentuk kerajinan.

Berikut ialah tata cara budidaya bambu:

  • Persiapan Bibit Bambu

Bibit bambu dapat diperoleh maupun dipersiapkan dengan tata cara tata cara stek batang, cabang maupun rhizoma.

Masing- masing jenis bambu memiliki perbandingan dalam persiapan bibitnya, contohnya bambu kuning hanya dapat diperoleh dengan tata cara stek rhizoma saja.

Bambu petung dapat diperoleh dari 3 tata cara tersebut, kebalikannya bambu apus perolehan bibitnya hanya dapat dengan stek cabang dan rhizoma.

Namun apabila kalian tidak ingin repot mempersiapkan sendiri bibit bambu tersebut, kalian dapat membeli bibit bambu sesuai dengan keinginan kalian di toko tanaman.

  • Persiapan Lahan Tanam

Lahan tanam sangat tidak dipersiapkan dekat 3 hingga 4 bulan dikala saat sebelum tanam.

Buatlah lubang tanam pada lahan tanam yang hendak digunakan buat menanam bambu dengan ukuran seragam maupun berbeda- beda pula bisa bergantung pada ketersediaan lahan.

Dan pula bibit( biasanya buat bibit bambu dari tunas maupun rebung ukuran lubang tanamnya ialah dekat 50 cm x 50 cm x 75 cm.

Pula buat bibit yang berasal dari stek batang lubang tanam biasanya dibuat dengan ukuran dekat 150 cm x 150 cm x 75 cm.)

Baca Juga:  Cara Menanam Daun Mint : Pemilihan, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Pemanenan

Namun dikala saat sebelum dibuat lubang tanam, lahan tanaman dibersihkan dari gulma maupun tanaman pengganggu yang lain, sehabis itu barulah buat lubang tanam tersebut.

Sehabis lubang tanam jadi selanjutnya lubang tanam di komposkan dengan tata cara mencampurkan tanah galian lubang dan pula dedaunan. Pengomposan tersebut terjalin sejauh dekat 2 bulan.

Karena bambu dapat ditanam dimana saja baik itu di dataran besar maupun dataran rendah, terlebih dapat ditanam di zona grey water( jenis bambu air).

Ada pula jenis bambu jepang yang dapat ditanam di indoor baik itu pada lahan tanam maupun pot tanam.

  • Penanaman Bambu

Sehabis segala siap, selanjutnya lakukan penanaman lekas. penanaman bambu ini sama saja dengan menanam tanaman yang lain.

Bibit yang telah disiapkan dimasukan pada lubang tanam yang telah disiapkan( sudah dikomposkan) setelah itu timbun kembali dengan tanah.

Waktu Penanaman yang sangat diajarkan buat menanam yakni pada masa penghujan yakni dekat pada bulan desember hingga bulan januari maupun sangat lelet bulan februari.

Cara Menanam Bambu Tepat dan Mudah

Perawatan Tanaman Bambu

Sehabis dicoba penanaman, pastilah tanaman bambu membutuhkan perawatan yang cocok dan baik biar tanaman bambu pula dapat tumbuh dengan baik pula.

Perawatan yang dicoba antara lain penyiangan maupun pembersihan lahan tanam dari gulma maupun tanaman pengganggu yang lain.

Maupun pula dapat dengan tata cara menyemprotkan pestisida maupun herbisida umtuk mengatasi kasus hama, gulma maupun tanaman pengganggu yang lain.

Tidak cuma perawatan tersebut perlu pula dicoba pemupukan, pemangkasan penjarangan pada tanaman bambu yang telah tumbuh besar biar tanaman bambu dapat tumbuh dengan apik dan baik pertumbuhannya.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Bambu, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.