Cara Memijahkan Ikan Lele Panduan Lengkap (Berhasil)

Cara Memijahkan Ikan Lele Panduan Lengkap (Berhasil) – Hai sobat semuanya, kali ini berkebun.co.id akan membahas mengenai cara memijahkan ikan lele, yang mana pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara singkat dan terperinci melalui artikel berikut ini :

Contents

Cara Memijahkan Ikan Lele Panduan Lengkap (Berhasil)

Ada beberapa jenis ikan lele yang tersebar di wilayah indonesia, tetapi sebenarnya untuk cara pemijahan ikan lele semuanya sama. Di zaman sekarang ini memang permintaan ikan lele semakin meningkat, dengan sebab itu banyak para pembudidaya mulai mencoba untuk bisnis yang menjanjikan ini.

Budidaya ikan lele menjadi sebuah usaha yang menjanjikan, apalagi jika anda benar – benar serius dalam melakukan budidaya ikan lele ini.

Mungkin anda akan berfikir dengan banyaknya para pembudidaya ikan lele, akan menjadikan mudahnya kita para pemula untuk mendapatkan benih ikan lele, namun hal itu seharusnya tidak boleh anda anggap sepele.

Disini berkebun.co.id akan memberikan ulasan tentang cara memijahkan ikan lele, dan akan kita jelaskan secara lengkap mulai dari perkawinan hingga menjadi benih ikan lele yang siap untuk di besarkan.

1. Pemilihan Indukan ikan lele

Yang pertama yang harus anda lakukan adalah, memilih indukan ikan lele yang berkualitas, jika anda akan memilih indukan sejak kecil, maka untuk pembenihan ikan lele hendaknya dimulai sejak calon indukan masih berukuran sekitar 5-10 cm.

Pilihlah ikan lele yang mempunyai sifat-sifat unggul seperti tidak cacat, memiliki bentuk tubuh yang baik dan normal, gerakannya lincah, pertumbuhannya paling cepat dibandingkan dengan  lainnya.

Kemudian pelihara calon-calon indukan unggul tersebut dalam kolam pemeliharaan terpisah. Jika calon indukan dilakukan perlakuan dengan khusus maka akan lebih baik, dengan cara memberikan pakan berkualitas dan pengairan yang baik dan benar.

Jika anda memilih indukan yang sudah besar, maka anda harus memilih indukan dengan persyaratan sebagai berikut :

  • Ikan lele kira-kira berukuran 1,5 tahun.
  • Perbandingan antara panjang kepala dengan panjang badan minimal 1 : 4,5.
  • Berat badan ikan leleminimal 300 gram per ekor.
  • Ikan dalam keadaan sehat, gerakannya sehat dan lincah.

Ciri-ciri ikan lele jantan dewasa.

  • Alat kelamin berbentuk oval dan berupa tonjolan keluar.
  • Gerakannya gesit dan lincah.
  • Memiliki perut yang ramping, jika di urut akan keluar sperma berwarna putih seperti santan.
  • Pada sirip punggung terdapat bintik-bintik hitam.

Ciri-ciri ikan lele betina dewasa.

  • Memiliki sirip punggung yang polos.
  • Alat kelamin bentuknya bulat, lubangnya agak besar, dan berwarna kemerahan.
  • Gerakanya agak lambat.
  • Perut Menggelembung, bila di urut akan keluar cairan berwarna bening kekuningan. Pada saat matang telur, perut lebih keliatan lebih besar daripada biasanya, karena berisi telur.

2. Perawatan Indukan lele

Untuk calon indukan yang akan kita pijahkan, seharusnya dilakukan perawatan dan pengkondisian yang baik agar induk lele selalu terjaga kesehatanya. Dengan cara memisahkan indukan betina dan jantan selama masa proses perawatan.

Anda membutuhkan 2 kolam untuk kedua indukan tersebut, dengan ukuran yang cukup minimalis dengan ukuran 2 meter persegi.

Polah makanan pada saat menjalani perawatan juga lebih banyak dari pada biasanya, sisa makanan rumah tangga bisa saja anda masukkan kedalam kolam.

Selama di dalam kolam penampungan, sambil menunggu matang telur, andaa harus memberi pakan tambahan yang kandungan proteinnya tinggi (tidak kurang dari 35 persen) atau dapat ditambahkan cincangan daging bekicot dan cacing. Air kolam di atur sedemikian rupa, sehingga air kolam dapat berganti secara keseluruhan setiap minggunya.

3. Proses Pengawinan ikan lele

Proses pengawinan ikan lele dilakukan dengan pemindahan sepasang indukan ikan lele kedalam kolam pemijahan, dalam proses pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati, dan dalam menangkap indukan pun dengan cara pelan-pelan.

Karena hal ini brtujuan mencegah terjadinya stress pada sepasang indukan yang akan anda pijahkan. Ingat,  melakukan pemijahan ikan lele dalam 1 kolam adalah sepasang, dengan 1 betina dan 1 pejantan dan keduanya harus sudah benar-benar matang atau siap untuk kawin.

Ciri-ciri ikan lele yang sudah matang gonad adalah :

  • Pada kelamin ikan lele jantan akan membesar dan memiliki warna kemerahan disertai bintik-bintik putih.
  • Pada kelamin ikan lele betina akan mengalami pembesaran lubang, dan berwarna agak kemerahan.
  • Ikan lele betina akan mengeluarkan sel telur jika di urut dari perut ke anus.
  • Induk ikan lele betina akan terasa empuk jika dipegang bagian perutnya, karena adanya sel telur.

Masa pemijahan ikan lele ini biasanya hanya berlangsung selama satu malam saja, sekitar dari jam 11 malam hingga kurang sampai dengan waktu subuh. Pengecekan dilakukan pada ke esokan harinya, jika pemijahan berhasil maka pada kakaban atau tempat menempelnya telur, akan terlihat banyak telur yang hasil pemijahan berukuran yang sangat kecil-kecil.

Bila itu terjadi pindahkan sepasang indukan yang telah melakukan pemijahan tersebut agar telur-telur ikan lele tidak dimakan.

Setelah telur-telur ikan lele itu menetas, dan sudah berumur antara kurang lebih 1 minggu, pindahkan dikolam penetasan yang berukuran 3×3 meter, jangan sampai telur-telur yang sudah menetas terkena sinar matahari secara langsung, karena benih lebih rawan kematian jika suhu air tiba-tiba berubah.

Namun jika anda tidak ingin memindahkan benih –benih tersebut bisa saja, biarkan saja didalam kolam pemijahan tersebut.

4. Penetasan Dan Perawatan Benih Ikan lele

Dimasa penetasan, tugas yang harus anda lakukan adalah melakukan pemindahan telur-telur tersebut yang menempel pada kakaban tersebut, pindahkan kakaban dan telur kedalam kolam penetasan yang telah anda buat sebelumnya.

Kolam yang baik untuk penetasan adalah berukuran 2×3 dengan ketinggian air 20-30 cm, dan pastikan kakaban yang ditempeli telur-telur tersebut semua tenggelam, tidak boleh ada yang mengambang agar telur lele dapat menetas.

Telur telur ini akan menetas dengan jangka waktu hanya kurang lebih 24-35 jam, dengan sebab itu setelah proses pemijahan selesai pada pagi hari langsung saja anda pindahkan kakaban tersebut kedalam kolam penetasan. Sewaktu memindahkan kakaban ini hendaknya dilakukan dengan hati-hati, agar telur ikan lele tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Perawatan benih ikan lele didalam kolam penetasan belangsung kurang lebih 10-15 hari, dan anda bisa memberikan makan seperti cacing sutra, kutu air atau sentrat buatan yang dihaluskan sehingga seperti tepung.

Setelah benih benih ini layak disebut dengan bibit ikan lele, dan sudah memasuki usia sekitar 3-4 minggu, benih lele siap untuk dipindahkan kedalam kolam pendederan.

Demikian ulasan mengenai Cara Memijahkan Ikan Lele Panduan Lengkap (Berhasil) yang dapat di jelaskan oleh berkebun.co.id, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembacanya, selamat mencoba semoga sukses dan trimakasih.