Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan

4 min read

Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan

Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Cara Berkebun Anggur .

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan


Anggur adalah Buah yang mempunyai rasa khas memanglah disukai oleh nyaris seluruh orang. Cuma saja biayanya yang mahal membuat tidak seluruh orang bisa menikmati buah yang satu ini.

Banyak diantara kita yang memilah buat membudidayakan sendiri buah anggur di pekarangan rumah supaya kala berbuah, mereka bisa menikmati lezatnya buah anggur ini.

Tidak hanya dinikmati secara langsung, buah yang mempunyai nama ilmiah vitaceae ini pula bisa dibuat jadi aneka olahan santapan, semacam kismis, agar- agar, juice anggur serta masih banyak lagi.

Terdapat puluhan tipe anggur yang tersebar di Indonesia.Untuk kamu yang pemula dalam budidaya anggur, haruslah mengerti memilih varietas yang tahan penyakit.

Secara universal, terdapat 3 kelompok besar varietas anggur yang tersebar di segala dunia ialah American Grapes, European Grapes serta Hybrid Grapes.

Jauhi mengoleksi varietas yang masuk dalam kelompok European Grapes, sebab seluruh tipe anggur dari kelompok ini sangat lemah terhadap serbuan penyakit.

Kondisi temperatur yang pas buat tumbuhan anggur merupakan 31 derajat celcius pada dikala siang hari ataupun jam 12, serta buat malam hari merupakan 23 derajat celcius.

Tidak hanya itu, keadaan kelembaban udara pula dibutuhkan dekat 75- 80%.


Metode Berkebun Anggur


Siapkan Media Tanam

Sesi awal dalam metode budidaya anggur merupakan mempersiapkan media tanam, bagaikan berikut:

  • Siapkanlah lahan yang subur serta gampang buat penyerapan air, tumbuhan anggur sendiri merupakan tumbuhan yang bisa melambat pertumbuhannya apabila sangat banyak air yang ada disekitarnya.
  • Ketinggian tanah tidak boleh kurang dari 1m terhadap permukaan tanah.
  • Tipe tanah yang sangat baik digunakan buat menanam anggur merupakan tanah lempung berpasir.
  • Tingkatan keasaman tanah( Ph) yang dianjurkan buat tumbuhan anggur merupakan dekat 6. 5 sampai 7

Pemilihan Bibit Anggur

Tidak hanya media tumbuhan dan ketentuan yang pas buat menumbukan tumbuhan anggur. Perihal yang butuh dicermati berikutnya merupakan memilah bibit yang mempunyai mutu yang baik ataupun luar biasa.

Sebab, dengan memilah bibit yang pas pula hendak tingkatkan tingkatan keberhasilan yang lebih dalam menanam anggur.

Umumnya, bibit anggur yang baik mempunyai identitas bagaikan berikut:

  • Panjang stek yang digunakan tidak boleh lebih dari 25 sampai 30 centimeter dengan banyak ruas 2 sampai 3.
  • Batang yang di stek wajib berupa bundar dengan lingkar diameter sebesar 1 centimeter.
  • Pada bagian kulit batang yang bercorak coklat serta bagian kulit batang bercorak hijau, tidak ada bintik gelap sedikitpun serta mempunyai isi air.
  • Umumnya, tumbuhan anggur yang ditanam dengan memakai stek hendak nampak lebih besar serta padat.
Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dengan Benar

Penyemaian Bibit Anggur

Sehabis memperoleh batang tumbuhan anggur yang distek perihal berikutnya yang wajib dicoba merupakan menyemaikan bibit anggur yang hendak ditanami.

Supaya bisa berkembang dengan sempurna, butuh dicoba sebagian perihal simpel berikut:

Bibit anggur yang di stek hendak disemaikan dengan memakai polybag ataupun pot dalam kurun waktu 5 sampai 7 hari.

Pindahkan bibit ke media penyemaian semacam di dalam pot ataupun polybag yang tadinya sudah diisi dengan media tanam semacam kombinasi tanah dengan pupuk kandang dan pasir perbandingan sebesar 1: 1: 1

Bibit setelah itu diberi air secara teratur dikala pagi serta sore hari. Tanah yang digunakan diusahakan mempunyai pengairan yang baik sehingga tidak tergenang air.

Apabila telah merambah 2 bulan, tunas- tunas baru hendak timbul serta akarnya hendak nampak banyak.

Mempersiapkan Media Tanam

Dikala bibit anggur yang sudah disemai telah mulai merambah masa perkembangan dengan timbulnya tunas serta pangkal.

Sehabis itu metode yang dicoba merupakan dengan metode membagikan persiapan terhadap lahan yang hendak digunakan bagaikan media tanam oleh benih tumbuhan anggur itu sendiri.

Berikut ini merupakan cara- cara yang wajib dicoba dalam mempersiapkan media tanam supaya menciptakan tumbuhan anggur dalam mutu besar.

Tanah yang hendak digunakan hendaknya digemburkan terlebih dulu dengan metode dibajak ataupun dicangkul buat melenyapkan hama yang hendak mengusik perkembangan dari tumbuhan anggur itu sendiri.

Apabila tanah mempunyai pH kurang dari 5, hendaknya diberikan kapur dolomit buat tingkatkan keasaman dari tanah yang hendak digunakan.

Persiapkan bendengan pada tanah yang hendak ditanami dengan ketinggian 50 centimeter serta lebar 150 centimeter dengan panjang lahan yang hendaknya disesuaikan dengan yang dipunyai.

Tidak hanya itu, bendengan yang terbuat setelah itu terbuat lubang buat ditanami dengan dimensi 50 centimeter x 50 centimeter x 50 centimeter.

Diamkan tanah sepanjang 2 minggu supaya tanah terserang cahaya matahari dan terjalin perputaran oksigen yang terletak di tanah tersebut.

Sehabis 2 minggu, tanamlah anggur pada bendengan yang sudah dipersiapkan tadinya dengan metode membagikan pupuk kompos, pasir serta tanah dengan perbandingan 2: 1: 1.

Buat mudahnya, kita bisa menanamnya secara langsung pada tanah yang hendak digunakan ataupun kita bisa menanamnya didalam pot ataupun polybag pada dimensi besar.

Menanam Bibit Anggur

Sesi berikutnya dalam metode budidaya anggur merupakan menanam benih ataupun bibit anggur tersebut. Sehabis bibit anggur sudah merambah umur 2 bulan di media semai serta sudah timbul daun dan pangkal tumbuhan.

Kondisi tersebut merupakan ciri kalau bibit anggur yang terletak di media semai telah sepatutnya dipindahkan ke media tanam yang telah dipersiapkan tadinya.

Buat membagikan hasil yang optimal, hendaknya tumbuhan anggur ditanam kala merambah masa kemarau.

Benih anggur yang sudah dipersiapkan dimasukkan pada lubang tanam serta setelah itu tutup kembali lubang tersebut dengan dimensi sebatas pangkal batang tumbuhan anggur.

Baca Juga:  Cara Membuat Bonsai Tanaman Untuk Pemula (Panduan Lengkap)

Bibit anggur saat ini sudah ditanam, perihal berikutnya yang butuh dipersiapkan merupakan dengan metode membuat para- para dengan dimensi ketinggian setinggi 2 m dari tanah.

Para- para ini bisa terbuat secara manual dengan memakai bambu, rotan, ataupun bahan lain yang bisa digunakan oleh tumbuhan anggur bagaikan tempat buat merambat.


Pemeliharaan Tanaman Anggur

Pada dini penanaman, hendaknya kita mempersiapkan secara teratur tumbuhan anggur untuk memandang apakah tumbuhan hendak berkembang dengan sempurna ataupun tidak, apabila nampak gejala- gejalanya,

Segeralah mengubahnya dengan benih yang baru supaya tumbuhan anggur yang ditanam hendak berkembang dengan seragam.

Sesi berikutnya dalam metode budidaya anggur merupakan terus menjaga tumbuhan anggur dengan baik.

Penyiangan Tumbuhan Anggur

Hendaknya, dicoba penjarangan serta penyiangan secara berkala. Guna dari penjarangan itu sendiri merupakan buat menjauhkan sebagian tumbuhan yang berkembang sangat rapat terhadap tumbuhan yang lain.

Guna dari penyiangan sendiri merupakan memberihkan tumbuhan liar yang ada disekitar tumbuhan anggur yang ditanam guna unutk melindungi perkembangan dari tumbuhan yang ditanam.

Oleh sebab itu, penyiangan sangat dibutuhkan sebab hendak melindungi tingkatan kesuburan dari tumbuhan itu sendiri.

Penyiraman Tanaman Anggur

Pemberian air pada tumbuhan anggur sebanyak sekali satu hari, ialah antara pagi ataupun sore hari.

Pada masa penghujan, kita tidak butuh melaksanakan penyiraman sebab tumbuhan anggur yang pada dasarnya tidak sangat menggemari tanah yang lembek serta mempunyai isi air yang banyak.

Tidak hanya itu butuh dikenal pula buat senantiasa membagikan pupuk kala usia dari tumbuhan itu sendiri sudah berusia 90 hari serta setelah itu hendak dicoba proses pemupukan sebanyak 3 bulan sekali.

Pakai pupuk urea dengan dosis sebanyak 15 gram tiap lubang yang ditanami tumbuhan anggur.

Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan

Proses Pemanenan Anggur

Berikut merupakan ciri kalau buah anggur sudah siap panen:

Seluruh buah dalam satu ranting masak secara menyeluruh, corak yang dipunyai antara buah yang satu dengan yang yang lain bercorak yang seragam.

Buah gampang lepas dari rantingnya.Tekstur dari buah itu sendiri telah tidak sangat keras, sehingga telah jadi kenyal serta gampang buat dihancurkan ataupun lunak.

Petiklah anggur- anggur yang telah masak tersebut kala masih pagi serta sesegeralah buat memasukkannya ke dalam tempat ataupun keranjang yang tadinya sudah dipersiapkan.

Setelah itu, hindarkanlah tumpukan buah anggur dalam satu tempat disebabkan hendak bisa menghancurkan buah itu sendiri. Gunakanlah gunting pangkas supaya bisa proses pemanenannya tidak sangat rumit.

Demikian ulasan mengenai Cara Berkebun Anggur : Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan dan Pemanenan   yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.