Budidaya Talas Jepang

2 min read

Budidaya Talas Jepang

Budidaya Talas Jepang – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Budidaya Talas Jepang. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Budidaya Talas Jepang


Talas Jepang (Colocasia esculenta var. antiquorum) ataupun yang diketahui sebagai satoimo (Jepang) ialah komoditas pangan alternatif yang mulai popular dibesarkan di Indonesia.

Sebab mempunyai nilai serta prospek ekonomi yang lumayan bagus, khususnya bagaikan bahan pangan serta komoditas ekspor ke Negara Jepang.

Secara wajar tumbuhan ini bisa menciptakan 30-40 ton Bahan pangan ini telah jadi salah satu bahan utama untuk sebagian besar penduduk makanan Jepang bagaikan pengganti beras serta kentang.

Sebab mereka menyangka beras serta kentang banyak memiliki karbohidrat serta gula.


Manfaat Talas Jepang

  • Bagaikan sumber kalsium serta kalori yang besar, isi karbonhidratnya rendah sehingga bisa disantap sebgai santapan diet juga baik buat pengidap diabet.
  • Tepung talas bagaikan bahan santapan/minuman sehat: semacam pengental (starch), bubur balita, makanan orang tua, bahan baku kue serta roti, pencampur tepung terigu, sebagai pengganti kentang, serta bahan obat-obatan.
  • Serat talas bagaikan bahan kombinasi pembuatan jelly, es krim, biscuit, bahan sup, minuman berserat, pudding, santapan serta minuman diet serta pengidap diabet.

Ketentuan Berkembang Talas Jepang

  • Tumbuhan ini menggemari tempat terbuka dengan penyinaran penuh dan pada area dengan temperatur 25-30°C serta kelembaban besar.
  • Tanah wajib mempunyai struktur remah, galuh berpasir, drainase baik sepanjang tahun, banyak memiliki bahan organic (humid acid, fluvic acid humin, humate, precursor phytohormon, serta precursor phytohormon cytokinin, ialah trytophan serta adesine).
  • Sinar matahari yang dibutuhkan buat menyinari tumbuhan Satoimo tepat 10 jam. Buat pertunasan benih/umbi butuh naungan Tanaman ini memerlukan tanah yang lembab serta lumayan air.
  • Apabila tidak ada air yang lumayan ataupun hadapi masa kemarau yang panjang, tumbuhan talas susah berkembang ataupun kerdil. Tetapi perlu tanah berdrainase baik (tidak suka becek terlebih tergenang).
Baca Juga:  Cara Budidaya Ulat Sutera Sebagai Bisnis Menggiurkan

Metode Budidaya Talas Satoimo ataupun Talas Jepang

Persiapan Bibit Talas Satoimo

Bibit talas satoimo diambil dari umbi talas satoimo yang sudah berusia tua ialah dekat 6 bulan, jangan pakai umbi yang lebih tua sebab bisa membuat tingkatan kegagalan semai sedikit.

Pakai bibit berbentuk umbi yang sudah melalui masa dormansi dengan dimensi berkisar 20-50 gr/umbi.

Dapat pula pakai bibit talas dalam polybag hasil kultur jaringan dengan besar hampir 10-15 centimeter serta minimum sudah berkembang 2 helai daun.

Penyemaian Bibit Talas Satoimo

Penyemaian bibit talas satoimo dapat dicoba langsung di tanah ataupun dalam polybag. Dikala melaksanakan penyemaian bibit.

Pastikan tanah buat menanam talas ini memiliki faktor hara yang lumayan serta air yang lumayan supaya bibit tidak kekurangan air.

Saat sebelum bibit disemai pastikan benih bersih dari tanah, telah direndam dengan fungisida serta bakterisida selama hampir 5 menit.

Sehabis itu, bibit ditanam pada tanah gembur serta sudah diberi pupuk kompos dengan perbandingan 1:2. Bibit setelah itu diberi naungan dari jerami padi ataupun diucap sharlon net.

Bila bibit telah berusia 1 bulan serta mempunyai 1-2 daun, maka siap dipindah tanam.

Hendaknya bibit dipelihara di dasar paranet sepanjang 2 minggu dalam persemaian di polybag saat sebelum kesimpulannya dipindah tanam ke lahan.

Pada persemaian di polybag hendaknya pakai pupuk daun semacam Gandasil yang diberikan tiap seminggu sekali dengan dosis 5 cc/liter semenjak tumbuhan berumur 1-2 bulan.

Setelah itu, barulah bibit dapat dipindah tanam ke lahan tanam.

Budidaya Talas Jepang


Persiapan Lahan Tanam Talas Satoimo

Tanah di lahan tanam buat menanam talas satoimo wajib gembur, banyak humus ataupun kompos serta mempunyai ketersedian air yang lumayan khususnya pada masa kemarau.

Baca Juga:  Panduan Cara Menanam Daun Beluntas

Talas Satoimo dapat ditanam di lahan sawah ataupun tegalan. Lahan tanam tersebut hendaknya diolah terlebih dahulu dengan metode dibajak ataupun dicangkul supaya tanah pada lahan gembur.

Sehabis itu buat guludan dengan lebar 120 centimeter serta tinggi 15-20 centimeter, dan jarak tanam 60 centimeter x 50 centimeter.

Penanaman Talas Satoimo

Siapkan lubang tanam dengan diameter 30 centimeter serta kedalaman 20 centimeter.

Sehabis itu, masukkan pupuk kompos minimun 1 kilogram/lubang tanam serta Furadan 2,5 gram/lubang kemudian aduk rata bersamaan dengan pupuk kompos.

Saat sebelum ditanami, hendaknya lahan diairi terlebih dulu (proses lab) berikutnya bibit ditanam secara hati-hati.


Pemeliharaan Talas Satoimo

Kelembaban tanah butuh dipertahankan sampai rata-rata 60% paling utama dikala masa kemarau supaya memperoleh hasil penciptaan optimal.

Dikala usia 2,5 bulan, jangan lupa tambahkan pupuk kompos sebanyak 1 kilogram/tumbuhan.

Berikan pula pupuk organik cair tiap 14 hari sekali dengan metode dikocorkan ke tanah ataupun disemprotkan ke dasar daun talas.

Penyempotan di dasar daun talas hendaknya dicoba berkisar antara jam 6-9 pagi ataupun sore hari sehabis jam 3 siang.

Pula butuh jalani penyiangan pada gulma serta pembumbunan tumbuhan dikala usia 3-4 bulan.

Masa Panen Talas Satoimo

Biasanya, pemanenan talas satoimo dicoba pada dikala usia 5-6 bulan sehabis tanam.

Pada dataran rendah ke sedang, usia panen talas satoimo rata-rata 5 bulan serta pada ketinggian 1.000 mdpl rata-rata 6 bulan. Ciri talas siap panen ialah daunnya mulai layu serta rontok.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Talas Jepang, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.