Langkah Sukses Budidaya Pohon Jenitri Untuk Pemula

3 min read

Langkah Sukses Budidaya Pohon Jenitri Untuk Pemula

Langkah Sukses Budidaya Pohon Jenitri Untuk Pemula – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Budidaya Pohon Jenitri. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Langkah Sukses Budidaya Pohon Jenitri Untuk Pemula


Jenitri( Elaeocarpus ganitrus) ialah tanaman yang tercantum suku Elaeocarpaceae.Buahnya bercorak ungu dengan biji yang cukup besar dan biasa digunakan bagaikan manik- manik penyusun perhiasan.

Nama lain jenitri ialah genitri maupun ganitri. Buah ini dapat jadi bukan buah komsumsi. Namun bukan dagingnya yang dicari dari buah ini; yang sangat menarik dari buah genitri ialah bijinya.

Apabila beruntung, satu biji genitri bisa dijual dengan harga besar. Mengapa demikian? Mengenai tersebut karena biji genitri memiliki lekukan yang diucap mukis maupun mukhi.

Terus jadi banyak lekukannya, terus jadi mahal harga biji tersebut. Ukurannya sendiri dipecah jadi 11 jenis dengan kelas- kelas tertentu. Terus jadi kecil, terus jadi mahal pula biayanya.

Tidak cuma itu, alibi lain mengapa biji genitri dicari orang ialah karena buah ini dipercaya memiliki khasiat kesehatan.

Diucap jika biji genitri memiliki isi elektromagnet, yang hendak memancarkan radiasi positif apabila bersentuhan dengan kulit.Tanaman jenitri sendiri berbuah sebanyak 2 kali dalam setahun.

Tidak heran, biji genitri dijadikan bagaikan kalung maupun gelang oleh praktisi yoga ataupun umat Hindu India.

Tanaman genitri sendiri berasal dari India, namun malah lebih bagus apabila ditanam di Indonesia. Tanaman jenitri ini tumbuh di dataran rendah dan besar, dan dapat tumbuh hingga 5 meter.


Morfologi Serta Ketentuan Berkembang Jenitri

Jenitri tercantum tipe tumbuhan berbunga majemuk malai yang mencuat bagaikan flos aksilaris maupun dari ketiak daun. Bunga ini terdiri dari kelopak dan mahkota bunga semacam kebanyakan tumbuhan lain.

Masing- masing helai kelopak bunganya bercorak hijau dan mempunyai rambut serta berbentuk lonjong. Kebalikannya mahkota bunganya berbentuk menyerupai lonceng dengan helai mahkota bunga bercorak kuning dan bercangap.

Baca Juga:  Kelebihan Dan Kekurangan Budidaya Ikan Patin

Buah jenitri ialah buah buni berbentuk bulat kehijauan dengan biji terletak di dalam dan bercorak cokelat tua. Biji jenitri inilah yang dijadikan komoditi dengan segala keistimewaannya.

Biji unik ini memiliki permukaan berulir dan berlekuk mirip ukiran yang diucap mukhi. Teksturnya sangat keras dan mampu bertahan hingga 8 generasi.

Jumlah mukhi pada biji janitri cukup bermacam- berbagai antara 1 sampai 11 dengan nama yang berbeda- beda.

Harga biji jenitri ini ditentukan dari tekstur dan ukurannya. Terus jadi rumit tekstur dengan ukuran yang terus jadi kecil, sampai membuat biayanya jauh lebih mahal.

Tanaman jenitri mampu tumbuh baik di ketinggian dekat 350 hingga 1200 m di atas permukaan laut dan dapat pula dimanfaatkan bagaikan tanaman pagar.

Tidak sedikit orang yang menyebut tumbuhan ini bagaikan rudraksha karena memiliki akibat pengobatan biomedis serta relaksasi.

Terlebih, sesuatu studi di India memberi tahu jika kala biji jenitri digunakan buat berdoa hendak memunculkan terjadinya sesuatu konduksi elektro yang menghasilkan gaya elektromagnetik di sekitarnya.

Gaya tersebut mampu mencapai 10. 000 gauss faraday sehingga dinilai mampu membantu mengatur stress dan hipertensi.

Tidak sedikit pula orang yang memanfaatkannya buat menetralisir polutan di hawa. Menariknya lagi, jenitri mempunyai sifat anti- kuman dan mampu meluruhkan lemak.

Tidak heran apabila Indonesia jadi negara pengekspor jenitri paling banyak di dunia sebanyak 70% karena bermacam- berbagai manfaat tersebut. Disusul oleh Nepal dekat 20% dan sisanya dari negara lain.

India sebetulnya ialah negara yang sangat banyak membutuhkan jenitri. Namun sayangnya, negara ini hanya mampu memproduksi dekat 5% dari total kebutuhan masyarakatnya.

Bersumber pada kisah- cerita yang diceritakan oleh orangtua di masa dulu, tanaman jenitri dini kali masuk ke Indonesia sehabis dibawa oleh seseorang dari India.

Orang yang berasal dari India tersebut menanam jenitri di Kauman, Kebumen, Jawa Tengah.

Orang India yang sehabis itu berganti nama jadi Mukti, memusatkan tata cara menanam tanaman jenitri ke masyarakat dekat hingga akhirnya berbuah dan sehabis itu dibudidayakan.

Inilah salah satu alibi mengapa jenitri Kebumen memiliki nilai jual lebih besar dibandingkan daerah yang lain. Di India sendiri, jenitri lebih dikenal dengan nama rudraksha yang artinya mata Dewa Siwa.

Baca Juga:  Makanan Lele Kecil : Daftar Pakan Terbaik Agar Lele Cepat Tumbuh Besar

Rudra ialah Dewa Siwa dan Raksha berarti mata. Orang Hindu percaya, jika rudraksha yakni air mata Dewa Siwa yang jatuh ke bumi hingga sehabis itu tumbuh jadi tanaman jenitri.


Langkah Cara Budidaya Tanaman Jenitri


  • Persiapan Bibit Tanaman Jenitri

Memilah biji jenitri yang sudah tua, setelah itu rendam biji tersebut dengan air.

Selanjutnya, siapkan polybag yang sudah diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1: 1. Sehabis itu, benamkan biji jenitri pada polybag yang sudah disiapkan.

Lakukan penyiraman masing- masing hari, sampai dalam sebagian hari biji jenitri hendak tumbuh, biarkan biji tumbuh ketinggian 30- 50 cm dikala saat sebelum dipindahtanamkan.

  • Penanaman Bibit Tanaman Jenitri

Dini, siapkan lubang tanam pada lahan tanam dengan jarak antar lubang dekat 4- 6 m. Lubang tanam tersebut dibuat dengan ukuran lebar dekat 30- 50 cm dan 50 cm.

Selanjutnya, isi lubang tanam dengan campuran pupuk kandang dan tanah humus dengan perbandingan 1: 1.

Sehabis segala siap, tanam bibit buah jenitri. Sebaiknya, penanaman dicoba pada sore hari. Sehabis penanaman lekas lakukan penyiraman seperlunya saja. Sehabis itu, bagikan penopang berupa bilah bambu maupun kayu.

  • Perawatan Tanaman Jenitri

Lakukan penyiraman secara tertib masing- masing hari. Tidak cuma itu lakukan pula perawatan intensif lain semacam penggemburan tanah, penyiangan gulma, pengendalian hama dan pemupukan dengan mengenakan pupuk organik maupun anorganik.

Langkah Sukses Budidaya Pohon Jenitri Untuk Pemula

  • Masa Panen Buah Jenitri

Apabila tumbuh produktif, tanaman jenitri hendak berbuah pada umur 3- 5 tahun. Buah jenitri yang siap panen ialah buah yang telah matang dengan warna kehitaman semacam anggur matang.

Pemanenan jenitri bisa dicoba mengenakan tangga bambu maupun mengenakan galah.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Pohon Jenitri , yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.