Budidaya Ikan Baung : Persiapan Kolam, Penebaran Benih dan Pemeliharaanya

Budidaya Ikan Baung : Persiapan Kolam, Penebaran Benih dan Pemeliharaannya – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Budidaya Ikan Baung.

Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :

Contents

Budidaya Ikan Baung : Persiapan Kolam, Penebaran Benih dan Pemeliharaannya


Ikan baung( Mystus nemurus C. V) ialah salah satu komoditas perikanan yang lumayan menjanjikan. Terlebih saat ini budidaya ikan baung buat kepentingan industri banyak dilirik.

Usaha budidaya ikan baung dinilai lumayan potensial buat dibesarkan. Sementara itu, membudidaya ikan ini di Indonesia belum lama tumbuh. Tetapi, telah mempunyai nilai murah yang lumayan besar.


Panduan Lengkap Budidaya Ikan Baung

Budidaya ikan baung bisa dicoba di dalam keramba maupun kolam. Budidaya ikan baung pada kolam air tenang pula sudah lama diketahui serta dicoba oleh petani Indonesia.

Tetapi, terdapat sebagian persyaratan yang wajib dicermati dalam usaha pembesaran ikan baung di kolam air tenang. Berikut panduan lengkap membudidayakan ikan tersebut.

Pemilihan lokasi

Buat melaksanakan usaha budidaya ikan baung, awal Kamu butuh memilah posisi yang strategis buat tempat budidayanya.

Posisi buat pembuatan kolam memelihara ikan ini pada kolam tanah air tenang ini tidak berbeda jauh dengan budidaya ikan tipe lainya.

Tanah yang baik buat kolam merupakan tanah yang berstruktur kokoh, bisa menahan air, produktif, tidak berbatu- batu.

Sumber air sejauh tahun tidak gampang kering pada dikala masa kemarau, serta pula leluasa dari pencemaran limbah serta bahan- bahan beracun.

Watak fisika kimia air, semacam temperatur air hendaknya hendaknya berkisar antara 26—30°C, pH berkisar dekat antara 4—9 ppm.

Isi oksigen terlarut minimun 1 miligram/ liter serta maksimal merupakan 5—6 ppm, serta isi NH3 kurang dari 1, 5 ppm.

Konstruksi kolam

Wujud kolam buat budidaya ikan baung hendaknya 4 persegi panjang, wujud pematang trapesium dengan kemiringan 1: 1.

Serta bagian atas pematang ditanami tanaman air buat menjauhi erosi. Besar pematang berkisar antara 1, 5—2 meter yang bisa terbuat tanah ataupun tembok.

Persiapan kolam

Kolam hendaknya dikeringkan terlebih dulu setelah itu diberi kapur CaCO3 dengan dosis 180—370 kilogram/ ha/ tahun buat memusnahkan pemangsa serta fauna lain yang membahayakan ikan.

Tidak hanya itu, perihal tersebut dicoba buat kurangi keasaman tanah serta air kolam. Kolam bisa pula dipupuk dengan pupuk organik 1kg/ m2/ periode ataupun pupuk anorganik 1 gr/ m2/ periode.

Besar air pemeliharaan minimun 0, 5 meter serta debit air berkisar dekat 10—15 liter/ detik/ ha.

Saat sebelum air dimasukkan ke kolam pemeliharaan, pintu pendapatan air diberi saringan buat menjauhi hama serta kotoran yang masuk ke kolam budidaya.

Penebaran benih

Penebaran benih dicoba sehabis air dibiarkan sepanjang kurang lebih 1 bulan menggenang di dalam kolam budidaya. Ada pula kedalaman air hendaknya 50—80 centimeter.

Benih yang ditebar berdimensi 2—3 gr dengan kepadatan tebar 60—100 ekor/ m2.


Panduan Pemeliharaan

Berikutnya supaya ikan tumbuh serta bermutu dan bisa dipanen pas waktu hingga wajib dicoba pemeliharaan sebagaimana yang pula dicoba pada

metode budidaya pembesaran ikan nila yang meliputi hal- hal berikut ini:

Melindungi Mutu Air

Awal yang harus dicoba merupakan melindungi mutu air kolam. Karena air kolam yang kurang baik serta tercemar hendak berakibat pada terganggunya perkembangan dan pertumbuhan ikan baung.

Karenanya secara teratur senantiasa jalani pengecekan pada air kolam. Bila air pada kolam terpal telah sangat keruh hingga hendaknya dicoba pergantian air.

Budidaya Ikan Baung : Persiapan Kolam, Penebaran Benih dan Pemeliharaanya

Pemberian Pakan yang Proporsional

Pakan ialah perihal yang berarti serta tidak bisa diabaikan karena untuk ikan yang di budidayakan hingga ketersediaan pakan yang lumayan jadi perihal yang absolut.

Frekuensi pemberian pakan dicoba sebanyak 3 kali dalam satu hari. Waktu pemberian pakan merupakan dikala pagi, sore serta malam hari.

Buat komposisi pakan yang diberikan disesuaikan dengan usia ikan baung. Terus menjadi besar pasti kebutuhan pakan hendak terus menjadi besar.

Pakan yang diberikan wajib memiliki nutrisi besar berbentuk protein, kabohidrat serta lemak. Tipe pakan yang biasa dipakai merupakan pellet ikan tipe 781- 2 SP.

Namun bisa pula ditambahkan pakan bonus semacam dedak, ikan asin, serta jagung yang digiling serta setelah itu di campur jadi satu kemudian setelah itu diberikan secara bergantian dengan pellet ikan.

Pengendalian Hama serta Penyakit

Salah satu aspek yang membatasi serta bisa menimbulkan kegagalan dalam budidaya. Begitu pula dengan budidaya ikan baung yang sangat rentan terkena hama serta penyakit.

Karenanya perlu senantiasa mengecek keadaan kolam tiap hari. Supaya tidak terdapat hewan liar yang menghadiri serta memangsa ikan di kolam. Jaga pula mutu air kolam supaya ikan tidak terkena penyakit.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Ikan Baung : Persiapan Kolam, Penebaran Benih dan Pemeliharaanya , yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah – mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.