Budidaya Cacing Sutera

Budidaya Cacing Sutera – Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Budidaya Cacing Sutera. Yang mana pada kesempatan kali ini akan di bahas secara singkat dan padat melalui artikel berikut ini :


Contents

Budidaya Cacing Sutera


Cacing rambut ataupun cacing sutra sendiri mempunyai badan yang sangat lunak serta lembut semacam halnya sutra maupun rambut dengan dimensi yang sangat kecil dibanding dengan cacing dimensi tipe yang lain.

Cacing ini pula termasuk ke dalam kelompok cacing-cacingan yang umumnya diucap Tubifex sp dalam ilmu sain.

Cenderung lebih kecil serta pendek, cacing sjutra mempunyai dimensi kurang lebih nyaris 1 sampai 2 centimeter serta bercorak kemerah-merahan.

Cacing ini pula hidup secara berkelompok ataupun berkoloni, sehingga bila diletakkan dalam suatu wadah, wujudnya hendak menyamai gumpalan maupun koloni kemerahan yang melambai-lambai.

Sebab terkategori cacing berdimensi kecil, cacing sutra cuma mempunyai saluran pencernaan berbentuk celah-celah kecil dari mulutnya dengan jumlah dekat 30 sampai 60 ruas.

Kamu bisa menciptakan cacing sutra pada lumpur- lumpur di dekat sawah maupun di dasar perairan, cacing sutra pada biasanya membuat lubang pada lumpur maupun di dasar perairan.

Cacing sutra banyak dicari orang sebab mempunyai banyak sekali khasiat, paling utama untuk para peternak.

Tidak cuma itu, dikala ini sudah banyak orang yang mau membudidayakan cacing sutra bagaikan ladang pemasukan yang menjanjikan.

Semacam peternak maupun orang-orang yang mempunyai usaha di bidang pangan ternak.

Dibanding dengan bahan dasar kombinasi pakan ternak yang lain, cacing sutra mempunyai gizi yang lebih baik sehingga ternak hendak lebih ternutrisi serta bermutu.

Ada pula zat yang tercantum dalam cacing sutra ialah isi protein yang sangat besar, lemak yang lumayan, serat yang sangat baik buat kesehatan pencernaan ternak kamu, kandungan abu yang sangat baik untuk metabolism ternak dan isi mineral serta air.

Dengan banyaknya isi baik dalam cacing sutra, hingga banyak sekali peternak memakainya serta bila kamu masih penasaran dengan bermacam khasiat dari cacing sutra, berikut rinciannya:

Manfaat Cacing Sutra

  • Pakan natural kombinasi pangan ternak yang sangat baik dengan gizi yang besar.
  • Buat budidaya ikan air tawar supaya daging yang dihasilkan lebih berkualitas
  • Pakan budidaya ternak belut.
  • Pakan budidaya ternak lele.
  • Sangat baik buat budidaya ternak ikan cupang.
  • Pakan ternak lobster air tawar, supaya lobster mempunyai dimensi yang besar serta berdaging banyak.
  • Kombinasi pakan buat ternak ayam kampung, ayam hias, petelur, serta pedaging supaya daging berprotein tinggi
  • Kombinasi pakan hewan peliharaan.

Di atas ialah sebagian kecil dari manfaat yang dapat kamu miliki dari cacing sutra.

Tidak hanya sebab khasiatnya, semacam yang kamu tahu kalau cacing sutra mempunyai harga yang lumayan mahal dibandingkan dengan bahan pakan yang lain semacam pellet maupun yang lain.


Langkah Langkah Budidaya Cacing Sutra

Bibit Cacing Sutra

Memperoleh bibit cacing sutra dapat didapatkan di toko ikan hias ataupun dapat pula diambil dari alam.

Bila kamu mau mengambil bibit cacing sutra, pastikan cacing wajib dikarantina terlebih dulu sebab dikhawatirkan bawa kuman patogen.

Cacing sutera ini dikarantina 2 hingga 3 hari dengan metode dialiri air bersih dengan volume air yang kecil yakinkan pula air mempunyai isi oksigen yang lumayan.

Penyiapan Kolam

Penyiapan kolam dicoba dengan menggunakan kolam ikan lele yang siap panen ataupun kolam ikan yang lain yang siap panen.

Kolam ini setelah itu dikeringkan serta diolah berikutnya air limbah kolam pembesaran lele diaduk-aduk buat berikutnya dimasukkan dengan pompa (dengan menyedot) ke kolam budidaya cacing sutera.

Bersumber pada hasil uji sample air kolam ikan lele yang hendak di panen (seminggu saat sebelum panen) oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Laut Lampung.

Nyatanya memiliki mikro algae: Coelosphacrium sp (1,6 x 103), Lyngbya (2,35 x 103) serta Sprirulina sp (2,25 x 103) sehingga sangat berguna bagaikan bahan pakan pada cacing sutra.

Persiapkan Perlengkapan serta Bahan

Saat sebelum melaksanakan upaya budidaya cacing sutra kalian wajib mempersiapkan perlengkapan serta bahan yang hendak digunakan. Adapun perlengkapan serta bahan yang digunakan ialah:

  • Kolam buat budidaya cacing sutera
  • Air kolam ikan lele yang siap panen
  • Pipa paralon buat pengeluaran air
  • Biang/indukan cacing sutera
  • Ember plastik
  • Seser
  • Saringan plastik
  • Pompa air/perlengkapan buat memindahkan air
  • Baskom penampung

Budidaya Cacing Sutera


Pengendapan Air

Air yang masuk setelah itu diendapkan sepanjang 3-5 hari, berikutnya bagian atas endapan air dibuang/diturunkan mencapai 5–10 centimeter dari permukaan lumpur.

Perihal ini dicoba buat mendapatkan jumlah lumpur yang lumayan banyak buat proses budidaya cacing sutra. Jalani langkah ini 2–3 kali sampai lumpur halus yang terdapat di kolam lumayan banyak.

Penebaran Benih

Proses penebaran bibit cacing indukan sebanyak 10 gelas (2-3 liter), setelah itu diairi dengan ketinggian 5-7 centimeter.

Bibit cacing sutra yang kalian pakai bisa diperoleh pada toko perikanan ataupun jual beli ikan hias atupun kalian dapat mencarinya sendiri pada ladang maupun sawah, demikian juga areal yang mempunyai lumpur yang lumayan banyak.

Perawatan

Proses perawatan serta masa pemeliharaan cacing sutra dicoba dengan metode air diusahakan senantiasa mengalir kecil dengan ketinggian 5-10 centimeter.

Buat 10 hari awal umumnya bibit cacing sutra telah mulai berkembang halus serta menyeluruh di segala permukaan lumpur dalam kolam.

Ulangi lagi proses akumulasi air buangan panen ikan lele, hingga sehabis 2-3 bulan cacing mulai bisa dipanen.


Panen

Cacing sutra hendak berkembang sehabis 2 minggu sehabis biang cacing sutera ditebar 2 bulan apabila tanpa penebaran biang cacing sutera. Panen pertama dicoba sehabis cacing berusia kurang lebih 75 hari.

Buat selanjutnya bisa dipanen tiap 15 hari. Kolam budidaya cacing sutra yang siap panen yakni lumpur bagaikan media pemeliharaan kental dikala dipegang.

Panen cacing sutera bisa dicoba pada pagi/sore hari dengan metode menaikkan ketinggian air hingga 50-60 centimeter supaya cacing naik sehingga gampang dipanen.

Cacing serta lumpur di aduk dengan garu dimasukkan dalam baskom buat dicuci didalam saringan.

Cacing yang terangkat bercampur dengan lumpur, dimasukkan ke dalam ember/bak yang berisi air dengan ketinggian lebih kurang 1 (satu) centimeter diatas media lumpur.

Ember ditutup supaya bagian dalam jadi hitam serta dibiarkan sepanjang 1–2 jam.

Cacing hendak bergerombol diatas media bisa diambil dengan tangan buat dipisahkan dari media/lumpur. Cacing hendak dimasukkan dalam bak pemberokan kurang lebih sepanjang 10-12 jam.

Cacing siap di berikan kepada benih ikan maupun dijual dengan metode dikemas buat dikomersialisasikan bagaikan pakan ternak.

Demikian ulasan mengenai Budidaya Cacing Sutera, yang dapat dijelaskan secara singkat dan terperinci oleh Berkebun.co.id, mudah–mudahan bermanfaat bagi anda yang membacanya, selamat mencoba semoga sukses dan terimakasih.