Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap)

2 min read

Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap)

Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap) – Kentang adalah sayuran yang sudah tidak asing lagi tentunya bagi kita. Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang bisa dikatakan sebagai penguntung bagi para petani. Karena kentang merupakan salah satu tanaman ekspor yang banyak dikirim ke berbagai negara di luar Indonesia. Kentang juga dikenal sebagai tanaman yang mampu bertahan lama dan tidak mudah busuk, setelah proses pemanenan.

Pada kesempatan kali ini Berkebun akan memberikan informasi mengenai cara budidaya kentang, untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap)

1. Pemilihan Penanaman Kentang

Kentang merupakan umbi yang tumbuh dibawah tanah dengan tangkai daun hijau yang membentang diatas tanah. Adapun syaratnya adalah sebagai berikut:

  • Memperoleh sinar matahari yang penuh. Meski kentang tidak boleh mendapatkan panas yang berlebihan, namun kentang membutuhkan banyak sinar matahari. Maka pilihlah area yang terkena sinar matahari sepanjang hari.
  • Tanah liat yang gembur, karena kentang suka tumbuh di gundukan yang nanti akan anda buat dengan membentuk tanahnya.
  • Memiliki area dengan drainase yang sangat baik.

2. Siapkan Bibit Kentang

Bibit kentang adalah bibit kentang yang telah bertunas. Sebaiknya jangan gunakan kentang dari toko bahan makanan karena akan membawa penyakit yang akan mempengaruhi tanaman. Setelah bibit sudah siap, maka potonglah bibit yang besar menjadi beberapa potongan yang berukuran 3.8 cm. Setiap potongan harus berisi dua mata tunas. Bibit yang berukuran kecil dapat ditanam secara utuh.

Baca Juga:  15 Cara & Langkah Menanam Cabai Keriting Dengan Tepat

3. Pengolahan Tanah

  • Campurkan beberapa kompos organik untuk membuat tanah cocok dengan kentang.
  • Buat garis, kemudian gali parit selebar 10,2 cm dengan kedalaman 15,2 cm. Kemudian buatlah parit kedua dengan ukuran sama namun diberi jarak beberapa puluh centimeter dari parit pertama.
  • Setelah itu buatlah gundukan.

4. Menanam Bibit

Tekan bibit ke dalam parit dengan sisi yang terpotong berada dibawah, dengan jarak sekitar 30,5 cm antara masing-masing bibit. Kemudian bariskan tanaman sesuai dengan yang anda inginkan. Lalu tutup bibit dengan tanah setebal 10,2 cm. Perlu diingat parit harus tetap lebih rendah daripada area disekitarnya.

5. Proses Perawatan Tanaman Kentang

a. Menyiram Tanaman

Dalam proses penyiraman tanaman, jangan sampai terendam dengan air. Siramlah tanaman di pagi hari sehingga daun memiliki kesempatan untuk kering dibawah sinar matahari sebelum malam tiba. Karena kelembapan yang tersisa akan menyebabkan penyakit. Dan ketika tanaman sudah berbunga maka harus disiram dengan baik.

b. Uruk Kentang

Jika tanaman sudah berumur lima minggu, maka batang kentang akan tumbuh beberapa sentimeter diatas tanah. Kemudian batang bisa ditutup secara penuh atau biarkan bagian paling atas batang tetap kelihatan. Kentang akan tumbuh dibawah dibawah gundukan tanah, diatas bibit kentang yang ditanam sebelumnya.

  • Jika menanam kentang dalam baris, maka gundukan harus saling terhubung untuk membuat gundukan yang panjang. Jika menanam dalam bentuk gundukan yang melingkar maka harus membuat satu gundukan yang besar.
  • Jika batang terus tumbuh, maka uruk kentang setiap 2 sampai 3 minggu. Sehingga setiap menambahkan lapisan lain pada gundukan, maka lapisan kentang yang lain akan tumbuh dibawah permukaan tanah.

6. Panen

Dalam proses pemanenan tanaman kentang ini ada beberapa cara yang harus dilakukan:

Baca Juga:  Cara Menanam Terong : Tips, Menabur, Penamaman, Pemeliharaan Dan Masa Panen

a. Panen Kentang Muda

Yakni panen kentang yang masih baru atau belum matang, dapat dipanen 2 sampai 3 minggu setelah tanaman mulai berbunga. Caranya sebagai berikut:

  • Gali dengan hati-hati pada sisi gundukan kentang. Kemudian pilih kentang yang besar lalu tinggalkan kentang kecil agar dapat terus tumbuh.
  • Kemudian ganti tanah yang ada disisi gundukan tanaman tersebut.

b. Panen Kentang Matang

Tanaman yang satu ini akan berhenti tumbuh saat daunnya mulai menguning, coklat dan layu.

  • Jangan lakukan penyiraman lagi, biarkan kering dalam tanah selama satu minggu.
  • Kemudian gali gundukan dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman kentang yang lain, kemudian tarik kentang yang matang.

c. Mengeringkan Kentang

Kentang yang sudah matang sebaiknya harus dikeringkan selama beberapa hari sebelum menyimpannya. Hal ini dilakukan agar kentang mengembangkan kulit yang keras yang akan melindungi mereka dari pembusukan selama berbulan-bulan. Biarkan kentang yang baru saja dipanen terhampar di permukaan tanah, untuk satu hingga dua hari agar kering dibawah sinar matahari. Jangan dulu dicuci sebelum kering. Jika hujan maka anda bisa menggantikannya di dalam ruangan.

Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap)
Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap)

Nah itulah tadi informasi mengenaiĀ Cara Budidaya Kentang Dari Awal Hingga Panen (Panduan Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan berhasil yaaa, tetap harus banyak konsultasi kepada para petani yang lebih banyak berpengalaman. Terimakasih šŸ™‚

Cara Membuat Bibit Brokoli

admin
1 min read

Budidaya Kacang Tunggak

admin
3 min read

Makanan Yang Mengandung Fosfor

admin
2 min read