√ Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)

2 min read

Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)

Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)  Burung kicauan dari dulu hingga sekarang ini sudah menjadi hobby turun menurun untuk sebagian masyarakat indonesia.  Akan tetapi tidak banyak orang yang memanfaatkan hobby memelihara burung itu menjadi ladang penghasilan.

Selain cocok untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan anda di rumah, burung murai batu ini bisa anda manfaatkan sebagai lahan bisnis yang begitu menjanjikan. Sebab burung murai batu memiliki suara kicauan yang indah dan  terdengar sangat merdu, bermelodi, dan juga sangat bervariasi, untuk itu berkebun akan memberikan ilmunya.

 Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)

Berikut adalah sistem cara ternak burung murai batu agar suaranya lebih gacor.  Ketika anda memelihara anakan murai batu di waktu masih kecil ini merupakan sangat diperlukan. Dan ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dalam ternak burung murai agar terhindar dari kematian. Berikut ini cara perawatan anakan murai batu :

  • Yang pertama yang harus Anda perhatikan adalah ketika murai batu sedang menetas Anda harus mencermati prilaku induk murai batu, jika induk bisa memberikan pakan dengan baik, sebisa mungkin anda harus menambahkan pakan serangga seperti jangkrik dan kroto agar terpenuhi gizi terhadap anakan murau batu.
  • Hal yang kedua adalah ketika induk sedang menyimpang, biasanya terhadap induk ada juga yang tidak suka dengan anaknya bisa jadi induk jantan atau betina membuang anaknya dari sangkar tersebut. Solusinya seperti apa? Langkah pertama adalah ambil anaknya terlebih dahulu setelah itu kita rawat sendiri.
  • Ketika merawat anakan dalam berumur 5 sampai 7 hari kita harus ambil pada sangkar nya. Maka kita harus mencari tempat yang hangat untuk murai batu anakan seperti kardus bisa juga dengan sangkar incubator ini merupakan untuk menjaga suhu udara, karena anakan sangat rentan dengan suhu udara luar.
  • Anda harus memberikan pakan alami seperti kroto bisa juga degan menggunakan jangkrik yang di campur dengan voer halus. Lakukan dengan memberikan pakan sehari minimal 3 sampai 5 kali sesuai dengan keadaan burung yang masih lapar atau tidak. Kita harus merasa burung tersebut memerlukan gizi yang begitu banyak terutama pada anakan.
  • Langkah selanjutnya pada pemeliharaan terhadap anakan bisa juga sebagai alternatif agar induk cepat diproduksi kembali. Karena sifat induk murai batu yang mudah birahi untuk diproduksi, pada umumnya dalam waktu 1 sampai 2 minggu anakan murai di ambil induk dan bisa menata pada sangkar kembali untuk bertelur.
  • Ketika perawatan makanan pada anakan sampai burung tersebut bisa memakan dengan sendirinya, mulai dari sentrat(Poer) basah sampai seantra yang kering.
Baca Juga:  Peternakan Domba

Langkah selanjutnya untuk memelihara burung murai batu anda harus mempersiapkan langkah-langkah sebagai berikutn :

1.  Persiapkan Kandang Ternak Murai Batu

Pertama jika anda ingin memelihara burung kicau murai batu anda harus memliki kandang yang layak agar burung tersebut tidak rusak bulu bulunya, sebab burung ini sangat gesit jika anda tidak berikan kandang yang layak maka burung murai anda akan mudah rontok karna burung ini sngat aktif. Sebaiknya anda memberikan kandang yang terbuat dari kayu jati atau balo, sebab struktur kayu tersebut sangat kuat dan halus tidak mudah terkena rayap.

Ada beberapa komponen didalam kandang burung murai tersebut diantaranya adalah adanya tangkringan untuk media burung tersebut bertengger, tempat makan dan minum yang bersih.

2.  Perawatan Kandang

Merawat kandang murai batu agar tetap bersih adalah  termasuk faktor terpenting untuk keberhasilan dalam nernak burung murai batu. Jika kebersihan kandangnya terjaga, tentu bisa meminimalisir bibit penyakit. Dengan sangkar burung yang bersih, burung murai batu akan merasa semakin nyaman, sehingga bisa terhindar dari stress yang merupakan penyebab penyakit dalam murai batu sehingga dapat membuat tidak mau berkicau. Membersihkan wadah pakan serta minum tiap harinya. Saat pagi hari, pakan serta air minum harus diganti dengan yang baru. Sisa dari air minum atau makanan yang belum habis sebaiknya dibuang.

Dalam satu minggu sekali, pada sangkar dibersihkan dengan keseluruhan. Sesudah kotoran dibuang, sangkar dapat dicuci kemudian disterilkan dengan disinfektan atu demgan obat antikuman. Setelah itu keringkan di bawah cahaya matahari.

3.  Pemberian Pakan Burung Murai

Pakan termasuk salah satu faktor paling penting dalam ternak burung murai batu. Murai batu perlu nutrisi yang cukup dalam menunjang aktivitas serta produktivitas suaranya.

Baca Juga:  Cara Perawatan dan Budidaya Semut Jepang

Supaya nutrisi bisa terpenuhi, murai batu harus sealu diberikan pakan segar serta bervariasi. Memberikan vitamin untuk burung murai batu juga dibutuhkan, selain itu juga anda harus rajin memberikan mkan burung muarai batu anda dengan pakan alaminya sesuai dengan kehidupan atau habitat aslinya, seperti jangkrik, kroto (telur angkrang), sebab jangkrik dan telur angkrang memiliki sumber vitamin yang baik untuk menunjang suaranya agar bisa lebih gacor.

 Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)
Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap)

Sebagai tambahan sebaiknya anda berikan suara-suara burung kicau murai batu yang lain yang sudah jadi yang sudah terekam dikaset, supaya burung peliharan yang baru anda pelihara dapat meniru dan terbiasa untuk mengikuti suara burung yang sudah terbiasa untuk kontes.

Nah itulah tadi panduan mengenai  Cara Ternak Burung Murai Batu Agar Lebih Gacor (Panduan Lengkap). Semoga dapat bermanfaat, berhasil dan juga menambah wawasan. Salam sukses. Terimakasih 🙂