√ Cara Menanam Sayuran Dengan Sistem Hidroponik

3 min read

Cara Menanam Sayuran Sistem Hidroponik

Cara Menanam Sayuran Dengan Sistem Hidroponik Sayuran adalah salah satu kebutuhan bagi kehidupan manusia, Orang-orang yang terbiasa makan beragam jenis  sayuran secara umum memiliki risiko yang lebih rendah untuk menderita diabetes, obesitas, penyakit jantung, stroke, dan sebagian jenis kanker.  Mengonsumsi lebih banyak jenis sayur-sayuran, disertai dengan kacang-kacangan dan buah-buahan merupakan salah satu pola diet yang sehat dan aman. Di samping itu, buah dan sayur juga merupakan sumber serat, vitamin dan mineral, serta senyawa penting lain yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, seperti antioksidan.

Cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik adalah kegiatan bercocok tanam yang dilakukan tanpa tanah melainkan dengan air yang mengandung nutrisi-nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu anda juga bisa menggunakan  porus seperti sterofoam, pasir.

Cara Menanam Sayuran Dengan Sistem Hidroponik

Kegiatan menanam sayuran dengan sistem hidroponik harus dilakukan dengan perhitungan yang sangat tepat, karena anda harus memperhitungkan seberapa banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Jika tanaman mengalami kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan kegagalan panen.

Selain itu terdapat beberapa hal perlu anda perhatikan juga jumlah tanaman yang akan anda tanam, karena sudah jelas penanaman dalam jumlah besar akan berbeda dengan penanaman dengan jumlah kecil.

Jika penanaman jumlah kecil bisa menggunakan bahan-bahan sisa disekitar rumah, beda dengan penanaman dengan jumlah besar anda harus membeli semua bahan – bahan jika anda tidak ingin terjadi gagal panen.

Baiklah untuk lebih lanjut mengenai cara menanam sayuran hidroponik, cobalah lihat tips cara menanam sayuran hidroponik dibawah ini.

Dengan ini berkebun akan memberikan sedikit tips cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik sebab cara ini cocok untuk yang memiliki lahan terbatas, tetapi ingin memiliki kebun sayuran, berikut adalah langkahnya :

1. Cara Menanam Sayuran dengan sistem Hidroponik dengan Botol Bekas

  • Pertama anda siapkan botol bekas potong dan buat lubang berukuran kurang lebih 1 cm, setelah botol sudah dipotong bagian atas  dan bawahnya.
  • Selanjutnya anda siapkan pembolong atau bisa juga besi yang berukuran kescil yang sudah dipanaskan untuk membuat lubang pada daerah botol yamg dipotong tadi.
  • untuk anda  yang ingin menggunakan sumbu, anda tidak perlu membuat tutup botol yang perlu anda  lakukan adalah membuat lubang pada tengah-tengah tutup botol menggunakan besi yang sudah dipanaskan.
  • Kemudian bagi anda yang ingin menggunakan sistem apung, bisa membuat tutup botol supaya akar dapat berkembang dipermukan air yang berisi nutrisi.
  • Selanjutnya anda masukkan larutan nutrisi ke dalam potongan botol bekas yang bagian bawah.
  • Masukkan lagi potongan botol bekas bagian atas secara terbalik (tutup botol di bawah) ke potongan botol bekas bagian bawah yang baru saja diisi larutan nutrisi.
  • Selanjutnya taruhlah media tanam ke dalam potongan botol bekas bagian atas.
Baca Juga:  6 Cara Menanam Hidroponik Kangkung dengan Mudah dan Baik

2. Menggunakan Teknik Larutan Air

Selanjutnya untuk cara menanam sayuran sistem hidroponik adalah menggunakan pengaliran air, cara kerjanya anda hanya perlu menyiapkan tangki berukuran besar yang diletakkan pada daerah yang lebih tinggi dari media tanam sehingga air yang berisi nutrisi-nutrisi dapat mengalir secara baik keseluruh media tanam.

Menggunakan cara menanam dengan sistem hidroponik dengan media air merupakan salah satu cara menanam tanaman hidroponik dengan mengalirkan air secara terus menerus ke seluruh tanaman dengan cara menyentuhkan sumbu pada rockwool ke aliran tersebut. Berikut Cara dan penjelasanya :

  • Pertama setelah anda siapkan semua peralatan apa yang dibutuhakan  lubangi pipa sesuai dengan panjangnya dan pastikan jarak antara satu lubang dan lubang lainnya sama,  lalu susunlah pipa yang sudah anda siapkan untuk menjadi tempat menanam tanaman.
  • Siapkan penampungan air di ujung pipa yang lebih rendah dan pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi agar alirannya lancar. Cara ini memiliki sebuah konsep dasar menanam agar akar tanamannya tumbuh pada bagian lapisan nutrisi yang tidak dalam dan menjaga sirkulasinya agar tanaman tetap mendapat nutrisi, oksigen, dan air secara baik dan tercukupi.
  • Selanjutnya untuk menyangga media, anda bisa menggunakan kayu, pipa, besi dan berbagai bahan lainnya hingga dinding rumah pun juga bisa anda gunakan.
  • Cara ini juga sangat baik, terutama bagi anda yang tinggal di perkotaan karena lebih efisien.
  • Selain itu anda juga dapat menggunakannya sebagai salah satu penghias dekorasi taman ataupun pekarangan rumah anda.
  • Jangan lupa untuk membuat tempat tanaman menggunakan gelas- gelas plastik bekas dan beri lubang- lubang kecil di bawahnya. Untuk mempermudah dan mengatur kelembabannya anda bisa menambahkan sumbu ataupun rockwool.

Adapun cara merawat tanaman dengan sistem  hidroponik dengan sistem media air yang harus diperhatikan, untuk perawatannya  yang  mudah dan hemat adalah sebagai berikut :

  • Anda harus rutin mengecek dan  menambahkan air jika air kurang.
  • Hindarkan tanaman dari jangkauan hewan liar yang dapat merusaknya.
  • Jika anda menanam sayur, lakukan proses perawatan hingga masa panen tiba, namun jika anda menanam tanaman hias, lakukan perawatan untuk menjaga keindahan tanaman yang anda tanam.
Baca Juga:  Cara Menanam Temulawak Untuk Pemula (Sukses)

Itulah beberapa  langkah-langkah dalam cara anda menanam tanaman hidroponik dengan media air, lakukan cara ini  dengan baik dan tepat untuk mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai yang diinginkan.

3. Keunggulan Menanam Sayuran Dengan Sistem Hidroponik

Untuk keunggulan menanam sayuran dengan sistem hidroponik ini sangat banyak sekali diantaranya adalah sebagi berikut :

  • Kelebihan bertanam menggunakan sistem hidroponik yaitu penghemat biaya, karena anda tidak harus melakukan penyiraman air anda hanya perlu melakukan kontrol setiap hari.
  • Selain itu anda tidak perlu lahan yang luas sebab penggunaan hidroponik hanya membutuhkan lahan kecil meskipun jumlah tanaman berjumlah banyak.
  • Proses perawatan lebih ramah lingkungan sebab sistem ini tidak perlu menggunakan obat hama atau pestisida.
  • Kelebihan selanjutnya dari hidroponik tidak merusak tanah sebab media penanam sama sekali tidak menggunakan tanah.
  • Hasil tanaman yang didapat terjamin kesehatannya.
  • Dapat memeriksa tanaman dalam keadaan sehat atau tidaknya dengan melihat akarnya.

Beikut adalah jenis sayuran yang dapat di proses dengan sistem hidroponik dan pada umumnya jenis sayuran adalah berdaun berikut adalah jenis-jenis sayurannya :

  • Sawi Hijau jenis sayuran ini sangat mudah untuk ditanam dengan sistem hidroponik, selain itu sayuran ini juga cepat dalam perkembangannya hanya membutuhkan sekitar 3 bulan.
  • SladaHijau banyak sekali manfaat sayuran slada hijau ini diantarannya adalah meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, menyehatkan mata,  membantu menurunkan berat badan, mengatasi insomnia, dan juga baik untuk ibu hamil.
  • Bayam Tanaman ini mempunyai kandungan gizi yang sangat luar biasa, tidak hanya vitamin akan tetapi bayam juga mengandung magnesium, kalsium, folat, protein, dan serat, selain itu sayuran ini juga banyak penggemarnya.
  • Kangkung jenis sayuran ini juga sangat diminati dan banyak sekali penggemarnya, selain itu khasiatsayuran ini diantrannya, dapat mengobati penyakit kuning dan maslah hati, mengurangi kolesterol dan masih banyak khasiat lainya.

Itulah sedikit penjelasan tentang cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik manfaat dari sistem hidroponik, dan jenis-jenis sayuran yang dapat ditanam mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca, dan tidak lupa salam sukses buat kita semua.

 

Cara Membuat Bibit Brokoli

admin
1 min read

Budidaya Kacang Tunggak

admin
3 min read

Makanan Yang Mengandung Fosfor

admin
2 min read